Kenapa terjadi bencana lagi?
Saya yang awam ini berpendapat sbb : Pola berpikir kita tentunya harus selalu berdasar kepada sifat keillahian ALLAH, yaitu maha sempurna ! Tuhan itu Maha Baik, Maha Penyayang, Maha Pencinta, Maha Pengampun dsb dsb !
Berati Tuhan itu TIDAK AKAN PERNAH marah, murkah, benci, merusak, memusnahkan, men-coba2 dsb.
(Se-akan2 TUHAN dianggap sebagai manusia belaka, mahluk yang tidak sempurna ini?). Yang ada, manusia diberikan pikiran untuk membedakan mana yang benar dan yang salah, yang baik dan yang buruk, yang membedakan dengan mahluk2 yang lain. Dan DIA telah memberikan hukumnya, yang kita sebut saja HUKUM ALAM. Dan inilah yang tidak boleh dilanggar.
Dunia sudah diciptakan amat sempurna, masalahnya manusia yang telah merusaknya yang tidak mau mensyukur Rahmat NYA, selalu merasa tidak puas, dan merasa sok, paling pintar, paling berkuasa dll. Dan celakanya saat ini hampir semua manusia menyembah berhala (lebih mementingkan materi
dari pada Sang PenciptaNYA). Hanya dalam keadaan susah, menderita ingat kembali akan TUHANnya dan itupun biasanya hanya sesaat, setelah berhasil lupa lagi (munafik !?)! Dunia merintih, bencana alam di-mana2, jelas ini bukan murkah TUHAN (Ingat, Tuhan tidak akan dan tidak pernah murkah !), ini murni tingkah laku manusia yang telah melanggar hukum alam, yang hanya berpola pikir egois, untuk amibisinya, untuk keserakahannya semata, tanpa berpikir bahwa tindakannya telah merusak lingkungan yang melanggar hukum alam! Mereka lupa bahwa semuanya itu sebenarnya bukan milik manusia, mereka lupa bahwa mereka mempunyai kewajiban untuk menjaga dan melestarikan ciptaanNYA, sesuai dengan kehendakNYA. Inilah minimal pendapat saya !” Tanpa Nurani Setelah Itu Mati ?” Komentar Anda ? Trims (Sidharta.-)






Jl. kedungsari 117-119 Surabaya
Telp. (62-31) 5312215-5353183-4
Fax. (62-31) 5312636
Buletin Media Alumni bag. 1, 

