Waisak

sidharta gautamaDirayakan dalam bulan Mei pada waktu terang bulan (purnama sidhi) untuk memperingati 3 (tiga) peristiwa penting, yaitu :
1.Lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini pada tahun 623 S.M.,
2.Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 tahun pada tahun 588 S.M.
3.Buddha Gautama parinibbana (wafat) di Kusinara pada usia 80 tahun pada tahun 543 S.M.
Tiga peristiwa ini dinamakan “Trisuci Waisak”.

 

Keputusan merayakan Trisuci ini dinyatakan dalam Konferensi Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists – WFB-) yang pertama di Sri Lanka pada tahun 1950. Perayaan ini dilakukan pada purnama pertama di bulan Mei. Waisak adalah nama salah satu bulan dalam penanggalan India Kuno.

(Sidharta Yong; http://id.wikipedia.org/wiki/Waisak)

 

Lebih lengkapnya :

Hari besar Agama Buddha salah satunya adalah hari Trisuci Waisak yang merupakan hari raya terbesar dan paling bermakna bagi umat Buddha.

 

‘Waisak’ berasal dari bahasa Pali ‘Vesakha’ atau dalam bahasa Sansekerta disebut ‘Vaisakha’. ‘Vesakha’ diambil dari bulan dalam kalender buddhis yang biasanya bulan Mei kalender Masehi. Disebut demikian karena Waisak memperingati Tiga Peristiwa Penting yang semuanya terjadi di bulan Vesakha dan pada waktu yang sama yaitu tepat saat bulan purnama.
Tiga Peristiwa Penting itu adalah :
1. Kelahiran Pangeran Sidharta

Pangeran Sidharta adalah Putra dari seorang Raja yang bernama Raja Sudodhana dan seorang Permaisuri yang bernama Ratu Mahamaya. Pangeran Sidharta lahir ke dunia sebagai seorang Bodhisatva (Calon Buddha, Calon Seseorang yang akan mencapai Kebahagiaan Tertinggi). Beliau Lahir di Taman Lumbini pada tahun 623 sebelum Masehi.
2. Pencapaian Penerangan Sempurna

Pangeran Sidharta tidak pernah keluar dari istana, pada usia 29 tahun beliau pergi meninggalkan istana dan pergi menuju Hutan untuk mencari Kebebasan dari Usia Tua, Sakit dan Mati. Kemudian pada saat Purnama Sidhi di bulan Waisak, Pertapa Sidharta mencapai Penerangan Sempurna dan mendapat gelar SANG BUDDHA.
3. Pencapaian Parinibbana

Ketika usia 80 tahun, SANG BUDDHA Wafat atau Parinibbana di Kusinara. Semua Makhluk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha dan begitu juga Para Anggota Sangha, mereka bersujud sebagai tanda penghormatan terakhirnya kepada Sang Buddha.
Waisak sebagai sebuah hari raya Agama Buddha bisa memberi contoh positif pada tiap orang. Contoh positif yang diteladani adalah pengembangan cinta kasih kepada setiap makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa berdana membantu mereka yang membutuhkan mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya.

 

Akhirnya satu harapan besar dari Hari Waisak tersebut adalah bahwa setiap manusia diharapkan dapat merenungi segala perbuatannya dan setiap saat selalu hidup dengan rasa cinta kasih tanpa kebencian, seperti yang tertulis di dalam Dhammapada.

 

“Kebencian tak akan selesai jika dibalas kebencian, tetapi hanya memaafkan dan cinta kasihlah maka kebencian akan lenyap” Inilah Sejarah Singkat dan Makna Hari Tri Suci Waisak. Happy Vesak Day 2556 BE / 2013; (http://waisak-sejarah-indonesia-24-05-2013.blogspot.com/2013/05/sejarah-waisak-dan-makna-hari-suci.html)-Aguk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita