Ular Berbisa Atau Tidak

Beranikah Ular berbisaSaat mendengar kata “ular” biasanya kita ngeri. Langsung terbayang gigitannya mengalirkan bisa yang mematikan. Padahal kita sudah tahu ada yang berbisa dan ada yang tidak, tapi susah membedakannya. Setiap melihat ular, reaksi praktisnya adalah kabur, ambil langkah seribu.

Menurut peneliti dan ilmuwan, Anda harus tahu ular berbisa dan tidak berbisa dapat dibedakan secara fisik. Tak hanya fisik, banyak sisi yang dapat dimanfaatkan untuk melihat ular itu berbahaya atau tidak. Ingin tahu? Berikut ulasannya

1. Ular agresif tidak berbisa
Kebanyakan, ular agresif cenderung tidak berbisa. Ular sekedar menakuti atau bertahan saat terusik. Itulah caranya untuk mengusir predator. Lebih berhati-hatilah pada ular yang tenang dan gerakannya lambat. Jenis ini punya bisa tinggi. Contoh King Cobra, ular ini berjalan pelan meski terusik. Jika terusik, maka dia akan mematuk dan meninggalkan bisanya pada korban.

2. Tak perlu membelit
Jika ular berbisa, tidak perlu membelit untuk membunuh mangsanya. Sebab dengan satu gigitan saja, mangsa akan tergeletak tak berdaya bahkan mati. Sementara untuk ular yang tidak memiliki bisa cenderung membelit mangsanya agar mati.

3. Bentuk kepala
Bentuk kepala ular tidak berbisa umumnya lonjong seperti telur. Ular berbisa, memiliki bentuk kepala segitiga. Namun yang perlu diingat adalah, tetap ada pengecualian. Contohnya ular kobra, ular ini tidak memiliki bentuk segitiga namun bisanya sangat mematikan.

4. Jenis gigitan
Jika Anda digigit ular, coba lihat bekas gigitannya. Bila meninggalkan bekas dua titik akibat taring ular, maka jelas itu ular berbisa. Namun jika gigitannya meninggalkan bekas luka berupa deretan gigi yang tersusun rapi (bekas gigitannya melengkung membentuk gigi), maka itu bukanlah ular berbisa.

5. Tidak langsung pergi
Kebiasaan Ular berbisa menunggu korban gigitannya mati di hadapannya. Sehingga setelah menggigit, sejenis ular kobra akan tetap diam di tempat. Berbeda dengan ular tanpa bisa atau berbisa rendah, yang cenderung akan langsung pergi setelah menggigit apapun yang mengusiknya. (Suhirto M; sumber” pengetahuan.com)-FatchurR

One Response to Ular Berbisa Atau Tidak

  • GoHwieKhing King Gaudi D50-A60 says:

    Saya penggemar memelihara ular. Belajarnya dari Fratef FIANEY Celaket malang yang mengarang buku Ilmu Hayat untuk SMP itu. Kemudian dianjurkan dan diantar Frater belajar Ilmu mistiknya pada Pak AGUS seorang Katolik yang di Jogya. Beliau ini ga mempan digigit ular berbisa, berkat jampi doa yang dilafalkannya. Maka di Trawas saya mengkoleksi banyak ular. yang berbisa ada 7 jenis. Phyton saya pelihara dari sepanjang 480 cm sampai jadi 510 cm. Semua jinak setelah diberi makan. Saya berhenti memlihara ular2 ini setelah putera saya ESA usia 2 tahun ketahuan memegang megang ular yang berbisa, ga digigit. Tetapi jelas ini berbahaya. Sejak itu aya tinggalkan hobby ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita