logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Sports Science mendongkrak prestasi OR dan AG-2018(2/2)

sports science asian games 2018(bbc.com/indonesia)- Bagaimana Indonesia?

Soal sport science, Indra Sjafri pelatih tim nasional sepakbola U-19 telah menerapkannya. Dalam skuat Indonesia, dia didampingi tim dokter, ahli gizi, dan fisioterapis. Namun, soal peralatan canggih yang lazim dipakai pesepakbola di Eropa, Indonesia belum memilikinya.

 

“Kita tidak berkeluh kesah kalau alatnya kurang. Banyak hal bisa dilakukan secara manual, walau alat kita nggak modern. Contoh cryotherapy, harus ada ruangan sauna khusus dan modern. Kita nggak punya, jadi yang dilakukan di timnas angkatan Evan Dimas cs, saya pakai 3 tong berisi air dingin, air netral, dan air es.

 

Tujuannya sama dengan alat2 modern, yaitu mempercepat pemulihan tubuh” papar Indra ke BBC News Indonesia. Soal sport science yang menjurus ke perumusan taktik dengan menggunakan statistik dan penyempurnaan teknik melalui ilmu biomekanika, Indra angkat bahu. “Kita belum sampai ke situ. Kalau dibanding dengan dunia sepak bola di Eropa dengan Indonesia, itu ketertinggalan kita” cetusnya.

 

Bukan Masalah Utama

Soal jauhnya ketertinggalan sport sains Indonesia dengan negara2 : Jepang, Cina, dan Korsel diakui menurut Amal Ganesha, salah satu pendiri Yayasan Ganesport (organisasi nirlaba) yang bertujuan menciptakan pembangunan berkelanjutan melalui OR.

 

“Contoh di sepakbola. Dunia sepakbola sudah mengenal statistik, ada penyedia jasa statistik untuk sepakbola di Indonesia beberapa tahun terakhir. Tapi pelatih sepakbola di Indonesia banyak yang standar lisensi kepelatihannya tidak tergolong elite. Jadi, pelatih tidak tahu cara menggunakan statistik, padahal itu sport science” papar Amal.

 

Mendorong agar OR prestasi Indonesia menggunakan sport science, bukan solusi tunggal karena penerapan sport sains dan tajamnya perbedaan penerapan pengetahuan OR antara Indonesia dan negara2 maju bukan masalah utama. Dia yang lulusan pascasarjana manajemen OR dari Universitas Coventry, Inggris, itu menilai masalah OR prestasi di Indonesia adalah tata kelola.

 

“Ada atlet2 yang saya ajak bicara, mereka mengaku tidak punya pekerjaan jika pelatnas dan ajang AG selesai. Itu artinya OR kita tidak menciptakan keberlanjutan. Ini masalah. Bagaimana atlet mau konsentrasi jika kesejahteraan tidak terjamin?”. (Jeromme Wirawan; Bahan dari : https://www.bbc.com/indonesia/olahraga-45386628)-FatchurR * Tamat…….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita