Sejarah tinta dan cara membuatnya

Tinta lukisTinta adalah cairan yang digunakan untuk menulis yang pada umumnya dimasukan kedalam pupen atau pena dan digunakan untuk menulis diatas media (kertas). Kebanyakan yang digunakan adalah warna hitam, walau ada warna lain : Biru, merah dan hijau. Tergantung selera konsumen masing-masing sebagai pengguna.

Tinta tulis sering digunakan untuk pulpen sehingga peralatan ini wajib dimiliki anak sekolah, mahasiswa, para pekerja kantoran dan lain-lain. Dalam waktu tertentu walau cukup lama isi dari pulpen itu atau tintanya pasti habis dan biasanya solusi termudah adalah membeli pulpen baru. Solusi yang lebih hemat mungkin agak jarang orang yang mau melakukannya yaitu membuat tinta tulis sendiri untuk isi ulang.

Berikut cara membuat tinta tulis dan bahan yang dibutuhkan. Sebelum kita menuju ke hal tersebut mari kita juga menengok kebelakang sejenak untuk mengetahui ulasan singkat mengenai sejarah dari tinta yang menurut kami cukup menarik untuk dibahas.

 

Tinta-2Tinta dipakai di Cina pada abad ke-12 SM, yaitu memanfaatkan pewarna tanaman, hewan, dan tinta mineral. Di India kuno, tinta digunakan abad ke-4 SM dan dikenal dengan mangsi, terbuat dari tulang dibakar, tar, pitch, dan bahan lainnya. Menariknya seperti kita tahu jika di Indonesia tinta juga memiliki sebutan lain yang agak mirip dengan yang diatas yaitu Mangsi.
Dijaman yang lebih modern ± 1.600 tahun lalu resep tinta dibuat dan digunakan berabad-abad. Resep tinta ini terbuat dari garam besi seperti besi sulfat yang dicampur dengan tanin dari gallnuts dan beberapa bahan lain.

 

Hasilnya ketika digunakan menulis berwarna hitam agak kebiruan. Masih banyak macam-macam versi dari sejarah tinta ini jika kita telusuri hingga jaman modern, dan dalam perkembangannya juga beragam jenis tinta telah tercipta untuk berbagai kebutuhan yang berbeda. Bagi yang ingin mencoba membuat tinta tulis sendiri berikut cara dan bahan yang dibutuhkan :

Bahan-bahan yang dibutuhkan
A. Aniline bacis violoet  1/3 sendok teh
B. Aniline bacis marine blue  2/3 sendok teh
C. Alkohol 96 %  20 cc
D. Air aquadest  80 cc

Cara membuat
1. Campurkan bahan A dan B terlebih dahulu kemudian aduk hingga merata
2. Jika sudah campurkan bahan C dan D pada tempat yang berbeda terlebih dahulu
3. Bahan yang sudah dicampurkan nomor 1 diatas kemudian tuangkan kira-kira 20cc bahan yang campuran nomor 2 terlebih dahulu untuk melarutkan.
4. Jika sudah benar-benar larut maka sisa campuran nomor 2 masukan semuanya
5. Saringlah dengan kain halus dan tipis sebelum dimasukan kedalam botol.

Tambahan untuk bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat tinta ini bisa didapatkan pada toko-toko obat batik. (http://kiostips.blogspot.com/2013/02/membuat-tinta-tulis-sendiri-dan.html)-FatchurR

3 Responses to Sejarah tinta dan cara membuatnya

  • mimik astuti SMA Angk 68 says:

    Dulu, waktu SD, diujung tengah atas bangku, ada lubang untuk tempat tinta.Biasanya, sebelum liburan panjang, kita mengadakan kerja bakti untuk membersihkan semua tempat tempat tinta ini.Pengalaman yang paling menyedihkan, saat pelajaran menggambar, yang merupakan pelajaran yang paling kubenci, karena tidak bisa sama sekali yang namanya menggambar itu Saat selesai menggambar, yang menurutkan terbaik yang bisa kukerjakan, eh teman depan menyenggol tempat tinta hingga menodai kertas gambarku. Ya Allah, bisa dibayangkan, ya pastilah tetes air mata segera banjir diwajahku. Entah Andre atau Alex masih ingatkah kejadian itu

  • mimik astuti SMA Angk 68 says:

    Saat sudah kelas 6, nilai nilai ini akan masuk dalam daftar kelulusan, yah harus bagus dong. Gak kurang akal, setiap selesai menggambar, dikumpulkan.Tapi dirumah, ada buku gambar lain, yang saya minta gambarkan pak guru yang ngelesi dirumah. Nah lumayan kan hasilnya, Tapi menjelang ujian, saat liburan ada waktu khusus, belajar menggambar dengan mengulang seluruh pekerjaan gambar yang sudah ada duplikatnya tersebut, agar sempurna bagus dan mirip dengan pekerjaan pak guru les.Kadang disertai derai air mata, karena menyita waktu main jumpritan, atau sumbar suru kecik, isi sawo, atau main bekel.He he, tapi akhirnya lulus juga menggambar walaupun tidak terlalu tinggi.Pokok cukup untuk lulus

  • mimik astuti SMA Angk 68 says:

    Ujian menggambar, diminta menggambar sesuka hati, yang terbaik, yang mampu kita buat. Untung sudah belajar menggambar, saya menggambar peta Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dengan laut yang biru, pegunungan dan bukit2, tempat kota kota, juga sungai2 yang mengalir, yang kuhafal.(Kalau hafalan sih pelajaran favoritku)> Lumayan lah nilainya tidak merah, itu yang penting. Disamping menggambar ada lagi ujian menulis, wah ini juga harus diajari menulis yang baik,(tulis halus istilahnya).Alhamdulilah bisa menulis bagus kalau pelahan lahan.Untung aku jadi dokter, nulis resep ga harus dengan tulisan bagus he he, Perkecualian kalau nulis Kwitansi harus jelas dong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita