logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical
Komentar baru

Sebutan Indonesia

J.B. Ave, adalah anthropoloog, pernah kerja di Jakarta dan di Volkunkunde Leiden. Sudah lama retired. Yang dia pakai untuk menyebut Indonesia ialah: Indios Nesos, pulau-pulau dari India, semua ini sudah pernah ditulis dalam sebuah artikel oleh J.B. Avé. DR

Tambahan: Adolf Bastian, Ethnologe Germany, memberi nama Indios Nesos = Negeri kepulauan,yang kemudian disebut Indonesia. Pada Sen, 3/10/11, Tom Iljas menulis: Dalam buku The Idea of Indonesia Sejarah pemikiran dan gagasan, tulisan R.E.Elson, terbitan Serambi Januari 2009, antara lain ditulis : Kata “ Indonesia ” pertama kali digagas pada 1850 dalam bentuk ”Indu-nesians” oleh pelancong dan pengamat sosial asal Inggeris, George Samuel Windsor Earl.

Earl ketika itu sedang mencari istilah etnografis untuk menjabarkan “cabang ras Polinesia yang menghuni Kepulauan Hindia” atau “ras-ras berkulit cokelat di Kepulauan Hindia”. Namun, setelah menciptakan istilah baru itu, Earl langsung membuangnya – karena terlalu ”umum” – dan menggantinya dengan istilah yang dia angggap lebih “khusus”, “Malayunesians”:

Seorang kolega Earl, James Logan, tanpa mengindahkan keputusan Earl, memutuskan bahwa ”Indonesian” sebenarnya adalah kata yang lebih tepat dan benar untuk digunakan sebagai istilah geografis, bukan etnografis:

Saya lebih menyukai istilah geografis “Indonesia”, yang sekadar pemendekan istilah ”Indian Islands” atau ”Indian Archipelago”. Dari sana kita dapatkan ”Indonesian”  untuk “Indian Archipelagian” atau “Archipelagic”, dan “Indonesian” untuk “Indian Archipelagians” atau “Indian Islanders”. {J.R.Logan, “The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders”, JIAEA 4 (1850), 254n}.

Dengan membedakan antara penggunaan kata itu secara geografis dan etnologis, Logan menjadi orang pertama yang menggunakan nama ”Indonesia” untuk menjabarkan, walau secara longgar, kawasan geografis kepulauan Indonesia.

Logan lantas terus menggunakan kata “ Indonesia ”, “Indonesian”, dan “Indonesians” dalam arti geografis secara relatif bebas, tapi tidak eksklusif (” `Indian Archipelago` harus tetap dipakai”), dalam tulisan berikutnya. Logan bahkan membagi “ Indonesia ” menjadi tempat kawasan geografis terpisah, membentang dari Sumatra sampai Formosa ( Taiwan ).

Penggunaan “ Indonesia ” oleh Logan tidak segera diikuti orang lain. Baru pada 1877 E.T. Hamy, ahli antropologi asal Perancis, menggunakan kata ”Indonesia” untuk menjabarkan kelompok-kelompok ras prasejarah dan ”pra-Melayu” tertentu di kepulauan Indonesia. Pada 1880, ahli antropologi Britania A.H. Keane mengikuti penggunaan Hamy.

Pada tahun yang sama, istilah ”Indonesia” dengan pengertian geografis yang lebih pas, mengikuti Logan, digunakan ahli linguistik Britania, N.B. Dennys, dan dua tahun sesudahnya Sir William Edward Maxwell, administrator kolonial dan ahli bahasa Melayu dari Britania, mengikuti praktik Dennys.

Adolf Bastian, ahli etnografi dari Jerman, mengetahui penggunaan istilah ”Indonesia” untuk pertama  kali oleh Logan, menggunakan istilah tsb dalam lima jilid Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel karyanya, yang terbit pada 1884-94. Mengingat cukup terkenalnya Bastian di dunia cendekia, penggunaan isitilah ” Indonesia ” jadi lebih dianggap. //Tom Iljas

Sebutan ‘ Indonesia ’ di Koran AS Tahun 1890. Ini satu penemuan yang cukup menarik untuk diperhatikan pekerja sejarah anak bangsa. Untuk kembali meneliti sejak kapan sebutan Indonesia sudah eksis didunia, yang biasa kita kenal sebutan Indonesia dicetuskan dan dipopulerkan sejak Sumpah Pemuda 1928 itu ? (Sumitro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita