Perjalanan kopi(b)

b-Tanaman kopiKopi Mencapai Pasar Eropa : Biji kopi masuk pertama kali ke Eropa 1615 oleh saudagar Venesia. Ia mendapat pasokan biji kopi dari Turki, namun jumlah ini tidak mencukupi.  Karena itu, Eropa membudidayakannya. Belanda salah satu negara Eropa pertama yang berhasil tahun 1616.  Tahun 1690, biji kopi dibawa ke Pulau Jawa untuk dikultivasi besar-besaran.

 

Martinik: Tahun 1714-an, Raja Perancis Louis XIV menerima sumbangan pohon kopi dari Belanda sebagai pelengkap koleksinya di Kebun Botani Royal Paris, Jardin des Plantes. Saat yang sama, seorang angkatan laut bernama Gabriel Mathieu di Clieu akan bawa sebagian pohon  itu ke Martinique. Tapi, hal ini ditolak Louis XIV. Balasannya, ia memimpin pasukan menyelinap ke dalam Jardin des Plantes, mencuri tanaman kopi.

 

Keberhasilan Gabriel Mathieu di Clieu membawa tanaman kopi ke Martinik, suatu pencapaian yang besar. Ini dikarenakan budidaya tanaman kopi di sana cukup baik. Dalam kurun 50 tahun, terdapat ± 18 juta pohon kopi dengan varietas beragam. Progeni inilah salah satu sumber kekayaan jenis kopi di dunia.

 

Bunga Kopi Untuk Brasil : Tahun 1727, pemerintah Brasil berinisiatif menurunkan harga kopi, karena saat itu harga kopi tinggi dan hanya dinikmati elit. Karena itu, pemerintah Brasil mengirim agen khusus, Letkol Francisco de Melo Palheta, menyelinap ke Perancis dan membawa pulang beberapa bibit kopi.

 

Perkebunan kopi di Perancis punya penjagaan ketat sehingga sulit. Palheta mencari cara mendekati istri gubernur. Sebagai hasilnya, ia bawa pulang buket berisi banyak bunga kopi yang diberi istri gubernur seusai jamuan makan malam. Dari pucuk ini Brasil membudidayakan kopi skala besar hingga bisa dikonsumsi semua orang.

 

Biji Kopi: Dari sekian banyak jenis biji kopi yang dijual di pasaran, hanya 2 jenis varietas utama, yaitu kopi arabika (Coffea arabica) dan robusta (Coffea robusta). Masing-masing jenis kopi ini punya keunikannya masing-masing dan pasarnya sendiri.

 

Biji Kopi Arabika: Kopi arabika tipe kopi tradisional dengan cita rasa terbaik. Sebagian besar kopi yang ada dibuat menggunakan biji kopi jenis ini. Kopi ini berasal dari Etiopia dan dibudidayakan di berbagai belahan dunia, dari Amerika Latin, Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesia.

 

Secara umum, kopi ini tumbuh di negara tropis atau subtropis. Kopi arabika tumbuh pada ketinggian 600-2000 m dpl. Tanaman ini tumbuh hingga 3 Mt bila kondisi lingkungan baik. Suhu tumbuh optimalnya adalah 18-26 oC. Biji kopi yang dihasilkan berukuran cukup kecil dan berwarna hijau hingga merah gelap.

 

Biji Kopi Robusta: Kopi robusta pertama ditemukan di Kongo 1898. Kopi robusta sebagai kopi kelas 2, karena rasanya lebih pahit, sedikit asam, dan mengandung kafein berkadar jauh lebih banyak. Selain itu, cakupan daerah tumbuh kopi robusta lebih luas dari kopi arabika yang harus ditumbuhkan pada ketinggian tertentu.

 

Kopi robusta tumbuh dengan ketinggian 800 m dpl. Selain itu, kopi jenis ini lebih resisten terhadap serangan hama dan penyakit.Hal ini menjadikan kopi robusta lebih murah.Kopi robusta banyak ditumbuhkan di Afrika Barat, Afrika Tengah, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan.

 

Kopi Luwak: Jenis kopi yang lain merupakan turunan (subvarietas) kopi arabika-robusta. Tiap daerah penghasil kopi punya keunikan sendiri dan menjadikannya sebagai suatu subvarietas. Salah satu jenis kopi lain yang terkenal adalah kopi luwak asli Indonesia yang harga jualnya tertinggi di dunia.

 

Proses terbentuknya dan rasa yang unik jadi alasan utama tingginya harga kopi jenis ini. Kopi ini jenis arabika. Biji kopi ini dimakan  luwak (musang). Tidak semua biji kopi ini dapat dicerna hewan ini. Bagian dalam biji ini keluar bersama kotorannya. Karena bertahan lama dalam pencernaan luwak, biji kopi ini terfermentasi singkat oleh bakteri alami dalam perut yang memberi cita rasa tambahan yang unik. (http://www.ahlikopilampung.com/sejarah-perjalanan-kopi-di-indonesia/)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita