Mengonsumsi hewan ternak

mangroveIni ceritera dari LA. Pada acara Idhul Adha tahun lalu, saya diundang komunitas pengungsi Timur Tengah yang merayakannya di LA. Mereka punya tradisi menyatakan Hikmah Idhul Adha yang dijalaninya. Saya belum tau betul apa ini tradisi di Irak, Syria, Lebanon sekitarnya atau cuma meniru tradisi Thanksgiving di US.

 

Giliran saya dipegangi microphone, meski di pesantren saya tidak pernah diajari tradisi beginian. Saya mendapat insight untuk bilang bahwa hikmah yang saya peroleh adalah ” Dengan adanya Idhul Adha ini saya merasa mendapat petunjuk (saya tidak gegabah seperti para pendeta sekarang, dengan adanya handphone lalu selalu bilang mendapat pemberitauan TUHAN)

 

Bahwa Idhul Adha sebagai peringatan agar kita tidak sehari hari memangsa makan daging binatang, hasilnya terbukti secara Ilmu Pengetahuan, kita mendapat berbagai penyakit. Imam yang memimpin menyatakan hikmah yang saya terima ini paling mengena.

 

Kemudian dia menambahkan akibat buruk adanya peternakan yang membasmi kehidupan Ciptaan lain dilahan seluas ratusan hektar, Hewan ternak yang tersiksa. Air dan makanan berebut dengan manusia dll. Audience mempertanyakan rujukannya, mic dikembalikan kepada saya. Haiya mati aku.

 

Menerima mic saya buying time dengan berdiri jalan pelan menuju ketengah. Sayapun mendapat insight lagi ” Rujukannya di Islam ada pakem Hallalan Thoyiban yang sayangnya selalu dipersempit jadi hallal ”

Halal mustinya sejak dipeternakannya yang oleh Ustad sudah dijelaskan.

 

Harus dipertanyakan kehalalannya. Memotong hewannya, bayar pajaknya, uang untuk beli dll. Thoyiban artinya baik. Tentu baik cara menghidangkannya, sehingga kita tertarik makan. Baik rasanya sehingga kita puas memakannya.

Baik bagi kesehatan yang memakannya, ini silahkan kita masing masing merenunginya, Istikhorroh. Sadar saya bukan ahlinya, cepat  cepat saya kembali kelingkaran. Selamet selamet sampai sekarang tidak ada yang memprotes. (Salam dari : Go Hwie Khing-A60)

 

Catatan : Marilah kita kembali pada rujukan aslinya dari Alquran dan Hadits.

One Response to Mengonsumsi hewan ternak

  • GoHwieKhing King Gaudi D50 sampai A60 says:

    Meskipun sampai sekarang teman teman saya yang Muslim di LA tidak mempartanyakan insight saya. Bahkan ada yang menyatakan beberapa bulan ini dia meneladan pola makan saya, dan hasil test dokternya juga lebih baik status kesehatannya.

    Toh saya merasa bertanggung jawab mencari jawaban yang benar atas ” yang saya nyatakan sebagai insight ” itu Hari inikarena pingin tau saya membuka 22 situs yang diblokir pemerintah Indonesia. Pas membuka situs Daulah Islamiyah yang di Indonesia sudah diblokir, tapi bias dibuka di USA, saya menemukan jawaban Pola Makan Nabi MUHAMMAD S.A.W. dibawah ini. Saya merasa plong karena pola makan Beliau sama dengan yang saya utarakan. Juga sama dengan pola makan Keturunan Ibrahim yang patuh.

    Nasi Compound Makanan Pokok Saya, Peb 26 2015
    Awalnya dari buku buku pemberian Pak TALAHA dari Advent Jatim, 1970 saya diberi tips heath concern: mensyukuri diberi TUHAN kehidupan, cara terbaik berterima kasihnya adalah dengan berusaha menjaga kesehatan. Dengan badan sehat kita bisa melakukan apa saja sebagai ibadah dengan lebih baik. Anjuran Yogis Dada MITRA dari Yoga Ananda Marga International, untuk makan nasi dicampur langsung bijian dan kacangan sebanyak mungkin macamnya, saya praktekkan 6 tahun ini. Sehat tetapi berat badan cenderung naik sampai 84 Kg 3 tahun lalu. Dari buku Eat Right Live Longer dan The Enzyme Factor sejak 3 tahun lalu saya praktekkan, hampir serupa dengan cara yoga, nasinya 7 macam beras/ gandum golongan carbohydrate complex, langsung dicampur bijian, nut= kacangan dari tanah dan tree nuts= kacanganan dari pohon, sebanyak mungkin aneka jenisnya dan rumput laut. Hasilnya saya sehat, berat badan berangsur turun tanpa mengurangi jumlah yang dimakan. Okt 2014 turun jadi 71 Kg., Body Mass Index/ BMI sekitar 23, hasil bone density scanned perfect, fracture risk very very low. Test darah dan colonoscopy test saya semua tetap normal. Saya tetap aktip main bolabasket setiap pagi 2 jam 5 hari seminggu.
    Menurut Dr. NEIL BARNARD dalam bukunya Eat Right Live Longer, makan daging binatang apapun dan hasil olahannya, yaitu susu, telur, keju, meat ball, sosis dll., lebih banyak mudharat dari manfaatnya bagi kesehatan dan lingkungan hidup. Jangan lebih dari 10%. Lemak/ minyak binatang apapun dan lemak/ minyak goreng nabati setelah dipanasi untuk menggoreng menjadi transfat yang karsinogen jadi hindari saja. Keseimbangan yin dan yang pun harus dijaga dengan mengurangi lemak dan daging binatang serta hasil olahannya. Dr.HIROMI SHINYA dalam bukunya The Enzyme Factor, nasi putih adalah nasi mati, sama seperti daging binatang dan produk olehannya, karena sudah sangat habis kandungan enzymnya. Kita harus makan makanan “hidup”untuk supply enzyme dan menjaga kesehatan serta pemulihan kesehatan. Menurut teori mereka, kebutuhan kalori akan secara alami tercukupi oleh asupan nasi compound ini dari carbohydrate, protein serta lemak nabati yang dimetabolis. Lemak tidak sampai tertimbun atau menyempitkan pembuluh darah. Enzyme, vitamin, serta mineral tercukupi. Buku buku terbitan 2014 belum ada sanggahan atas ide dari teori ini, bahkan ada yang memperdalam pemanfaatannya jadi makanan enak.
    Dengan sehari hari makan secara ini, saat makan sebagai acara budaya, kita siap makan bebas apa saja, secukupnya. Yang semula sehat tidak butuh obat penurun cholesterol, pengatur tekanan dan gula darah.
    Kebiasaan bangun tidur setelah doa pagi saya adalah, minum 2 mug besar 450 cc air dingin + perasan 1/5 jeruk nipis ukuran bola golf, ditambah sedikit sekali garam berjodium. Ini untuk mengaktipkan tubuh, setelah itu lakukan kegiatan lain.
    Membeli bahan makanan ini kalau di Los Angeles, di market orang Armenia, Super King dan market orang Hispanic, Superior ada juga beberapa bahan dimarket orang Asia. Di Indonesia kita bisa memakai kacang bogor, koro, keratok, kenari, jawawut, wijen, kacang mente, biji kluwe dll. Semakin banyak macamnya semakin baik.
    Nasi Compound: Berbagai beras dan gandum semua pecah kulit, masing masing 2 tbs.: Beras merah, beras hitam ( bukan beras ketan hitam ), beras pecah kulit/ brown rice, buck wheat, adjar ( nama Armenia )/ khibblet ( nama Arabnya ), bulgur, pearl barley, sorghum. Ditambah kelompok bijian, kacang dari tanah dan kacang dari pohon sebanyak mungkin macamnya masing masing 1- 2 tsp. antara lain: garbanzo, kacang ijo, kedele, kacang tanah, kacang merah, kacang putih, kacang mata, kacang hitam, kacang Peru, kacang Lima, kacang pinto, kacang fava , kacang fava besar, lupine, lentils banyak jenisnya, green peas, kacang ginjal/ kidney beans, bubuk biji kluwek dll.. Lentils 1-2 sendok makan, untuk menhilangkan bau saat buang angin. Inovasi teman yang juga melaksanakan pola ini, beans dan nuts digiling kasar/ grained dulu baru direndam bersama kelompok beras semuanya selama 2- 3 jam, supaya tampilan lebih nyaman dipandang, mengundang selera. Diaduk lalu tanak dirice cooker seperti menanak nasi. Setelah matang kalau suka bisa dicampur parutan kelapa 2 sendok makan. Nasi compound ini dipergunakan seperti nasih putih biasa. Jadi untuk dimakan bersama lauk pauk apapun. Hanya 5 sendok makan nasi ini plus lauk pauk untuk makan siang dan lagi makan malam sudah kenyang. Ini karena carbohydrate complex menekan rasa lapar dan mengaktipkan enzyme dan hormon tubuh dll untuk menetralisir anti oksidan. Glutathione yang dihasilkannya membantu lever mempercepat sekresi buangan metabolis. Organ dalam tubuh pH nya menjadi netral lebih bersifat alkali, yang menandakan keadaan badan sehat. Berat badanpun normal dengan makan secukupnya. Tekanan darah dll normal.
    Breakfast: Saya lakukan sekitar jam 9.30 setelah latihan bolabasket. Siapkan biji bijian : almond, bunga matahari, flax seeds. canary seeds,kacang mente dan rumput laut dll. Timbang dalam jumlah sama ditambah separuh rumput laut dan 10 gram biji kluwek, giling halus. Namakan Komponen A. Juga Jagung giling halus, quinoa, bekatul, wijen, chia seeds dan oat meal serta bubuk kopi, nasi compound. Silahkan improvosasi rasa pakai kismis, kurma dan buah lain yang sehat alami, tanpa gula. Membuat breakfast : Panaskan air atau susu ( kedele, almond dll ) 2/3 mug besar bersama 3 tbs oat meal dimicrowave 3 menit. Tambahkan berurutan Komponen A 2 tbs, jagung giling, quinoa, bekatul, kopi bubuk, wijen, chia seed masing masing 1 tbs. Tambah 2 tbs. nasi compound, aduk merata, kekentalan sesuai selera. Ini untuk makan pagi, akan masih kenyang sampai jam 3 siang. Disela waktu ini makan berbagai sayur yang dichop dan berbagai buah yang diblender. Makannya sayur dituangi buah atau dressing sehat, tetap dikunyah. Buah favorit saya yang meremajakan kulit adalah bangkuang, delima. Untuk rasa saya tambahkan pisang cavendis atau jeruk nipis saat memblender. Dengan 13 sendok makan breakfast + ramuan sayur dan buah satu mug, kebutuhan carbohydrate, enzym, vitamin, protein dan mineral sudah tercukupi. Kalau sebelum jam 3 sudah terasa lapar, makan ramuan sayur dan buah 1 mug. Bagi yang tidak biasa minum kopi, lebih baik tidak memakai kopi. Ramuan sayur dan buah, nasi compound dan komponen A disimpan tertutup direfrigerator sebelum dan sesudah digunakan, untuk mencegah teroksidasi oleh udara. Makan siang dan makan malam : Cukup 5 Tbs. nasi compound plus lauk pauk sayuran, buah serta kalau terpaksa 10% daging. Kalau masih lapar makan ramuan sayur dan buah. Mensana In Corpore Sano.
    Berbagai Motivasi Kuno
    LAO TZE : Kesehatan adalah Kekayaan Besar kita.
    SIDHARTA GAUTAMA : To keep your body in good health is a duty, otherwise we shall not be able to keep our mind strong and clear.
    THOMAS ALPHA EDISON sudah memprediksi : Dokter masa depan tidak lagi memakai obat obatan mengobati orang. Melainkan menyembuhkan dan mencegah sakit dengan nutrisi sehat dan tepat.
    Perjanjian Lama : Kitab ini merupakan pegangan tiga agama besar para Keturunan Nabi IBRAHIM. Kalau kita merujuk pada Pasal di Kejadian, ada ajaran kita makan dari tanaman, bijian. Daging Binatang hanya kita tau untuk kurban kepada ALLAH.
    Perjanjian Baru : Teladan JESUS hanya saat untuk umum saja dinyatakan ada sajian ikan ( daging binatang ) mungkin demi menghargai kebiasaan makan para audien. Perjamuan Terakhir hanya menampakkan santapan roti dan minum anggur.
    Sedangkan di Islam ada rujukan Halallan Thoyiba yang mensyaratkan “ Halal “ dan “ Baik “ Dalam hal makan tentu yang baik dilihat sehingga menarik selera makan, baik karena enak dimakan dan tentu saja baik bagi kesehatan yang makan.
    Inilah 10 Teladan Pola Makan Sehat Cara Rasulullah
    By Daulah Islam
    145125 Views
    Posted In
    MedicRasul & Sahabat
    Tagged as
    cara makanpola makansehat ala Rasulullahteladan
    Related

    Mengawali artikel ini, Perlu kita mengingat kembali Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang terjemahannya ;
    “Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (al-Ahzab [33]: 21).
    Dalam berbagai aktivitas dan pola kehidupan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memang sudah dirancang oleh Allah subhaanahu wa ta’ala sebagai contoh teladan yang baik (uswah hasanah) bagi semua manusia. Teladan ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dalam hal pola makan yang bermuara pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
    Kesehatan merupakan aset kekayaan yang tak ternilai harganya. Ketika nikmat kesehatan dicabut oleh Allah subhaanahu wa ta’ala, maka manusia rela mencari pengobatan dengan biaya yang mahal bahkan ke tempat yang jauh sekalipun. Sayangnya, hanya sedikit orang yang penduli dan memelihara nikmat kesehatan yang Allah subhaanahu wa ta’ala telah anugerahkan sebelum dicabut kembali oleh-Nya.
    Karena Allah telah menegaskan kepada kita bahwa Beliau (Rasulullah) adalah teladan, inilah teladan yg bisa kita ikut bagaimana pola makan Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam agar Sehat dan berberkah dan mendapatkan amal.
    Asupan awal kedalam tubuh Rasulullah adalah udara segar pada waktu subuh. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan, udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh. Hal itu sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh.
    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda :
    “Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).
    Dalam hadist lain disebutkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,
    “Nikmat yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah ketika dikatakan kepadanya, “Bukankah Aku telah menyehatkan badanmu serta memberimu minum dengan air yang menyegarkan?”
    (HR. Tirmidzi: 3358. dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani).
    Menurut Indra Kusumah SKL, S.Psi dalam bukunya “Panduan Diet ala Rasulullah”, kesehatan sering dilupakan, padahal ia seakan-akan bisa diumpamakan sebagai mahkota indah di atas kepala orang-orang sehat yang tidak bisa dilihat kecuali oleh orang-orang yang sakit.
    Sepintas masalah makan ini tampak sederhana, namun ternyata dengan pola makan yang dicontohkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Beliau terbukti memiliki tubuh yang sehat, kuat dan bugar.
    Ketika Kaisar romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah, ternyata selama setahun dokter tersebut kesulitan menemukan orang yang sakit. Dokter tersebut bertanya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tentang rahasia kaum muslimin yang sangat jarang mengalami sakit.
    Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali sakit. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.
    Pola makan seringkali dikaitkan dengan pengobatan karena makanan merupakan penentu proses metabolisme pada tubuh kita. Pakar kesehatan selama ini mengenal dua bentuk pengobatan yaitu pengobatan sebelum terjangkit penyakit atau preventif (ath thib Al wiqo’i) dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at thib al’ilaji).
    Dengan mencontoh pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).
    Hal itu jauh lebih baik dan murah daripada harus berhubungan dengan obat-obat kimia senyawa sintetik yang hakikatnya adalah racun, berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melalui makanan dengan senyawa kimia organik.
    Beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai berikut:
    1. Di pagi hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Organ tubuh tersebut merupakan organ yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.
    2. Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
    “Sesungguhnya Rasulullah saw minum air zamzam sambil berdiri. “(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya,dari Sya’bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)
    “Sesungguhnya Rasulullah saw menarik nafas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda : “Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.” (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad,keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa’id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)
    “Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman manis yang dingin.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
    3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.
    Hal itu terbuki ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selamat dari racun tersebut.
    4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.
    “Keluarga Nabi saw tidak pernah makan roti sya’ir sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah saw wafat.” (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin Basyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja’far, dari Syu’bah, dari Ishaq, dari Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
    Sya’ir,khintah dan bur, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan “gandum” sedangkan sya’ir merupakan gandum yang paling rendah mutunya. Kadang kala ia dijadikan makanan ternak, namun dapat pula dihaluskan untuk makanan manusia. Roti yang terbuat dari sya’ir kurang baik mutunya sya’ir lebih dekat kepada jelai daripada gandum.
    Abdurrahman bin Yazid dan al Aswad bin Yazid bersaudara, keduanya rawi yang tsiqat.”Rasulullah saw. tidak pernah makan di atas meja dan tidak pernah makan roti gandum yang halus, hingga wafatnya.”(Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari’Abdullah bin `Amr –Abu Ma’mar-,dari `Abdul Warits, dari Sa’id bin Abi `Arubah, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas r.a.)
    “Sesungguhnya Rasulullah bersabda: “Saus yang paling enak adalah cuka.”
    Abdullah bin `Abdurrahman berkata : “Saus yang paling enak adalah cuka.”(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin `Askar dan `Abdullah bin`Abdurrahman,keduanya menerima dari Yahya bin Hasan,dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
    “Rasulullah saw bersabda : “Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.”(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari ` Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha’, yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)
    5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.
    6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat.
    7. Disamping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).
    “Nabi saw memakan qitsa dengan kurma (yang baru masak).”(Diriwayatkan oleh Isma’il bin Musa al Farazi, dari Ibrahim bin Sa’id, dari ayahnya yang bersumber dari `Abdullah bin Ja’far r.a.)
    Qitsa adalah sejenis buah-buahan yang mirip mentimun tetapi ukurannya lebih besar (Hirbis) “Sesungguhnya Nabi saw memakan semangka dengan kurma (yang baru masak)”(Diriwayatkan oleh Ubadah bin `Abdullah al Khaza’i al Bashri, dari Mu’awiyah bin Hisyam,dari Sufyan, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
    8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.
    9. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Hal itu yang melatari, beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
    10. Pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).
    Fakta-fakta di atas menunjukkan pola makan Rasulullah ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). Inilah yang disebut dengan siklus alami tubuh yang menjadi dasar penerapan Food Combining (FC).
    Selain itu, ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk tidak dikombinasikan untuk dimakan secara bersama-sama. Makanan-makanan tersebut antara lain:
    • Jangan minum susu bersama makan daging.
    • Jangan makan ayam bersama minum susu.
    • Jangan makan ikan bersama telur.
    • Jangan makan ikan bersama daun salad.
    • Jangan minum susu bersama cuka.
    • Jangan makan buah bersama minum susu
    Demikianlah Pola makan Rasulullah, semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Wassalam (dp/dais)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita