Mengintip pembangunan Tembok Besar China(3/3)

Menakjubkan inovasi dan jalan pikir Raja dan masyarakat China masa itu. Yuk kita lanjutkan kutipan dari sumber manajemenproyekindonesia.com ini :

 

Kajian aspek Manajemen Proyek

Walau memakan banyak korban jiwa hingga jutaan orang akibat kerja paksa, pembangunannya ada keistimewaan2 atas aspek design dan manajemen proyek, yaitu:

 

1-Sebagai pertahanan, tembok dibangun dengan menyusuri puncak pegunungan dan topografi yang dilewatinya rumit, seperti melewati gurung pasir, padang rumput, rawa2, ini menunjukkan kecerdasan nenek moyang bangsa masa itu yang mampu membangun Tembok Besar dengan menerapkan struktur yang beda2 sesuai dengan kondisi alam.

2-Dibutuhkan sumber daya manusia yang sangat banyak dalam proses pembangunannya. Disebutkan hingga melibatkan jutaan rakyat Cina. Pertanyaannya, bagaimana mengelola sumber daya manusia sebanyak itu pada jaman tradisional?

 

3-Butuh material berjumlah besar. Jika panjangnya 8.851 km, lebar rata2 6,5 m, dan tinggi rata2  8,0 m maka volume bangunan 460 jt m3. Jika memasukkan volume menara pengintai, volume akan lebih besar. Dengan asumsi material2 utama itu batu bata, maka volume batu bata  0,5 trilyun buah. Jumlah batu bata sebanyak itu butuh perencanaan procurement yang baik termasuk segala prosesnya.

 

4-Dengan asumsi harga batu bata saat ini Rp. 1000,-/buah  maka biaya untuk batu bata saja sudah mencapai Rp. 500 Trilyun. Ini belum termasuk pondasi, bahan perekat, biaya upah dan makannya, biaya alat, biaya supervisi, dsb bisa mencapai Rp. 1000 Trilyun secara ekuivalen pada kondisi harga sekarang.

 

Biaya itu sangat mahal, bisa jadi proyek termahal sepanjang sejarah bangunan di dunia. Mahalnya biaya ini butuh manajemen biaya dan finansial yang memadai. Terlebih dilakukan dalam 4 periode dinasti.

 

5-Membuat tembok bertujuan mempertahankan wilayah dan terbukti berhasil adalah aplikasi manajemen risiko yang baik. Mereka mempertimbangkan kajian dampak serangan dan effort untuk membangun.

 

Ternyata pembangunan The Great Wall of China telah dibangun dengan perencanaan yang baik dan dilaksanakan dengan aplikasi manajemen risiko. Ini menunjukkan Cina adalah bangsa yang maju sejak peradaban kuno. Tamat……….

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (http://manajemenproyekindonesia.com/?p=2622)-FatchurR

3 Responses to Mengintip pembangunan Tembok Besar China(3/3)

  • Harry Reksosamudra says:

    THE GREAT WALL, secara keseluruhan bermakna :
    1. Kecerdasan atas penggunaan material
    2. Management SDM dlm jumlah sangat besar
    3. Management proyek terbesar sdh dikuasai
    4. Rangkaian erection dlm 4 disnati
    5. Pertahanan ngr dan aplikasi pelaksanaan sinkron, sampai selesainya proyek tercapai sempurna.

  • GoHwieKhing King Gaudi says:

    Dari ulasan karya ANTHONY HOK TONG TJIO, sinoloog asal Indonesia Surabaya, jebolan Sekolah Tinggi Kedokteran Malang, yg mukim di USA. Memperdalam penelitian tentang asal usul Bangsa Tionghoa yg semula cuma secuil Bangsa Han yang berpusat di Shanshi, Tiongkok Tengah. Menemukan 6000-4000 tahun lalu, sejumlah besar orang Tionghoa adalah campuran berbagai pedagang yang sambil kawin mengawin lalu bertempat tinggal sepanjang Jalur Sutra Darat sampai Jalur Sutra Maritim pelabuhan2 Pantai Timur Tionkok, dari Selatan ke Utara. Mereka adalah pedagang Parsi/ Iran dan sekitarnya sekarang. India dan Arab serta orang Nusantara.
    Dalam bermukim ini mereka mendirikan” tembok tinggi “dari Tanah Lumpur yg diramu dengan rumput dipadatkan. Tembok Tanah terputus2 ini yang kemudian direnovasi dipertinggi dan disambung menyatu oleh kaisar Pertama yang Bangsa Chin tahun 300 BC, Kaisar Chin She Huangdi, berpusat di Xi’an Tiongkok Barat. Selama 25 tahun kekaisaranya dia menyatukan wilayahnya dengan system keuangan dan administrasi yang seragam. Tembok Tanah tinggi disatukan utk membendung serbuan bangsa Xiong Nu=Hun yang kemudian jadi cikal bakal Bangsa Hakka, Mongol, Siberia dan Cathay. Dihancurkan Bangsa Hun muncul bangsa Han yang mengalahkan bangsa Hun. Seluruh wilayah jadi aman tembok tinggi Tanah diperluas untuk mengusir bandit dari Barat sampai ke Eropah Timur. Teknologi tembok tinggi jaman Qin dan Han masih primitip padat karya dari perbudakan kerja paksa.
    Kerajaan Han di Tiongkok Tengah yang aman makmur lama sekali membuat Bangsa2 yang mukim dikewilayahan administrasi bangsa Han ini mengaku semua sebagai bangsa Han. Selama 1000 an tahun diera kerajaan Jin, Tang dan Song, tembok Tanah Tinggi tidak diperlukan lagi. Pedagang sekitar bebas keluar masuk di negeri terbuka ini. Percampuran antar ras semakin membentuk Bangsa Han. Sampai mulai ada serbuan bandit Mongolia yang semakin kuat dijaman Jenghis Khan. ada kerajaan. Tembok Tanah Tinggi mudah rusak dimakan cuaca dan serbuan bandi Mongol. Dijaman Song lah dibangun Tembok Tinggi yang “lebih modern”
    Toh Marcopolo tidak pernah menyebut adanya Tembok Great wall dalam cerita perjalanan dan hidupnya di kerajaan Song. Berarti tidak cukup mengesankan.

    Great Wall yang sekarang ini adalah bangunan Abad 16. jadi 300 tahun setelah Marcopolo balik ke Itali. Jadi jangan terkecoh film Great Wall nya Chang Yi Mu yang dilakoni oleh Matt Damon sbg Marcopolo dengan bagunan spektakuler Tembok panjangnya itu.

    Tembok panjang yang dibikin terkenal karena teriakan Richard Nixon ” Great Wall ” saat berkunjung ke RRT itu dibangun kokoh karena Tiongkok setelah Armada Cheng Hoo dibubarkan, sering diganggu Ronin, Samurai Perampok wakou, katai, asal Jepang. Mereka berpangkalan dari Okinawa ke Formosa, Taiwan. Merampoki pedagang Muslim Persia, Arab yang bermukim di Quanzhou Hokkian sejak abad 14. Mengganggu Jalur Sutra Maritim, banyak orang Han di Hokian yang berasimilasi dengan Muslim Persia, Arab seperti leluhur saya, dan Anda yang lain ngungsi keSelatan sampai ke Nusantara.
    Maka Tembok Besar dibangun lebih kokoh, panjang, sehingga pasukan bisa dipusatkan dipantai.

    Itulah versi temuan penelitian abad 21 sekilas Tembok Besar sebagai hasil sampingan penelitian Ras Tiongkok yang secara keseluruhan menyebut diri Bangsa Han.

  • Harry Reksosanudra says:

    Suka dg ulasan pak HE King Gaudi, detail2 yg sdh diakumulasikan mempermudah pembuatan skripsi, dg demikian menambah pengetahuan sejarahnya yg blm pernah sy baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita