logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Expedisi Kapsul tiba di Ibu kota

Merdeka.comGubernur menyambut rombongan pembawa kapsul waktu di Balai kota. Kapsul waktu merupakan simbol peringatan Gerakan Ayo Kerja yang terintegrasi dari ujung barat sampai timur Indonesia ini memilih DKI Jakarta sebagai tempat ke-17 persinggahannya setelah berkeliling di 16 tempat di Sumatera dan Kalimantan selama dua bulan ini.

Menurut Ahok, kapsul waktu adalah sebuah harapan bagi generasi penerus bangsa ini untuk mewujudkan semua mimpi dari para generasi yang sekarang.

“Ini akan membuat generasi berikutnya tahu apa yang kami inginkan. Mungkin mimpi kami generasi ini tak kesampaian. Ini harapan kami sebagai orangtua.Untuk yang belum lahir sekarang bisa meneruskan mimpi kami yang belum terwujud. Terima kasih untuk ide yang baik ini,” ujar Ahok dalam sambutannya di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Sabtu (31/10).

Sementara itu, Koordinator Panitia Nasional Ekspedisi Kapsul Waktu 2015, Nick Nurachman mengatakan, tujuan peluncuran kapsul waktu adalah sebuah proses pewujudan revolusi mental, memperkokoh keutuhan NKRI, mengembalikan kejayaan Indonesia, memupuk rasa nasionalisme, mengukuhkan rasa kebanggaan dan mengejajahwantahan visi dan misi Pemerintah serta pelaksanaan Nawa Cita.

Adapun momen penting dalam acara ini adalah ketika dibacakan 7 harapan dan mimpi warga DKI yang dibacakan para pelajar. Pada mimpi yang ke-7 Ahok membacakan mimpi dan harapan warga DKI yang kemudian disimpan dalam kapsul waktu tersebut.

Setelah dari DKI Jakarta, Kapsul waktu selanjutnya akan dibawa ke Bandung, Banyumas, Yogyakarta, Semarang dan berakhir di Surabaya sebelum menuju Pulau Bali pada 14 November 2015.

Di sisi lain, keberadaan Kapsul Waktu merupakan bagian dari perjalanan Kapsul Waktu yang dimulai dari kilometer 0 di Pulau Sabang sejak 22 September 2015 dan berakhir di Merauke pada 21 Desember 2015. Perjalanan ini akan dibagi dalam 7 zona waktu yakni Zona I (Sumatera, 22 September-15 Oktober 2015).

 

Zona II (Kalimantan, 19-30 Oktober 2015), Zona III (Jawa, 1-10 November), Zona IV (Bali, NTT, dan NTB, 16-21 Desember), Zona V (Sulawesi 23 November-10 Desember), Zona VI (Malut dan Maluku, 13-14 Desember) dan Zona VII (Papua Barat, 15 Desember dan Merauke, 21 Desember).

“Di zona akhir, kapsul waktu ini akan disimpan di sebuah monumen di Kabupaten Merauke, Papua dan akan dibuka pada 2085,” pungkas dia.

Pantauan merdeka.com, suasana di Balai Kota terlihat semarak dengan aneka penyambutan yang diwarnai dengan tarian dan paduan suara. Sementara itu, warga terlihat penuh antusias mengikuti acara ini. [eko; http://www.merdeka.com/jakarta/tiba-di-ibu-kota-ekspedisi-kapsul-waktu-diterima-ahok.html]-FatchurR

————

 

Berikut tambahan sajian lainnya :

  1. Solar Cell di Istana
  2. Teknologi anti sadap buatan Indonesia
  3. Bersama Google awasi kegiatan kapal laut

———

 

 

Solar Cell di Istana

Merdeka.com-Indonesia mulai mengurangi penggunaan energi fosil untuk kebutuhan dalam negeri. Ini terlihat dari alokasi anggaran pemerintah yang 40 persen dari Rp 25 triliun untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE).

 

Anggota DEN, Rinaldy Dalimi mengatakan, salah satu pengembangan energi baru terbarukan adalah penggunaan solar cell atau panel listrik surya. Presiden Joko Widodo sendiri mendukung pemasangan alat panel listrik surya ini, dan terlebih dulu akan dipasang di atap Istana Negara, Jakarta.

 

“Setelah kami rapat sama Pak Jokowi, beliau minta solar cell dipasang di atap Istana,” ujarnya di Hotel Acacia, Jakarta (31/10). Rinaldi menyebut, ada beberapa pihak yang khawatir pemasangan solar cell merusak bangunan Istana. Panel surya di Indonesia saat ini baru digunakan untuk melistriki lampu2 jalan.

 

Panel surya sendiri berfungsi mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. “Ada yang khawatir, istana itu kan bangunan tua, takutnya rusak keasliannya. Tapi menurut saya itu bisa dihindari kalau dipasang dengan estetika yang bagus,” jelas dia.

 

Selain di Istana Negara, di atap Kantor DEN akan dipasang panel surya. Kantor DEN bakal jadi kantor pertama di Indonesia yang memakai panel surya di atapnya. “Di Kantor DEN sedang dipasang, kantor pertama yang pakai solar cell di Indonesia,” ungkapnya. [idr; http://www.merdeka.com/uang/panel-listrik-surya-akan-dipasang-di-atap-istana-negara.html]-FatchurR

————-

 

Teknologi anti sadap buatan Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Tingginya kasus penyadapan belakangan ini mendorong perusahaan IT Security asal Indonesia, PT Indoguardika Cipta Kreasi (ICK), mengembangkan teknologi khusus mencegah penyadapan terjadi.

“Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyadapan terjadi adalah menggunakan teknologi enkripsi,” ungkap Agung S Bakti, President Director PT Indoguardika Cipta Kreasi, saat Media Briefing Teknologi Antisadap di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Namun, kata Agung, Indonesia saat ini masih lebih sering menggunakan layanan teknologi enkripsi yang berasal dari luar negeri. Oleh karena itu, ICK mengembangkan teknologi enkripsi khusus dengan menggunakan beberapa modul enkripsi.

“Dengan teknologi yang dikembangkan, ICK ingin menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia juga memiliki teknologi enkripsi yang tidak kalah dengan teknologi luar negeri,” ujar Agung.

Teknologi yang digunakan Indoguardika adalah dengan membagi memecah aliran data menjadi 2-4 jalur, sehingga pencuri data akan sulit mengetahui isi data tersebut.

“Dengan sistem ini, meski pencuri berhasil memperoleh satu bagian data yang diinginkan, ia tidak bisa membukanya. Dikarenakan enkripsi baru bisa dilakukan ketika seluruh data sudah terkumpul,” jelas Sujoko, Research and Production Director ICK.

 

Agung juga menambahkan bahwa lewat teknologi yang dikembangkan, PT ICK ingin mendukung Indonesia agar lebih berdikari. Salah satunya dalam hal IT Security. Terlebih menurutnya, layanan serupa dari luar negeri juga tidak menjamin 100 persen keamanannya.

Di sisi lain, keberhasilan ICK dalam mengembangkan teknologi enkripsi berhasil menarik perhatian banyak pihak, tak terkecuali pemerintah. Lewat Kementerian Pertahanan, ICK diikutsertakan dalam gelaran Defence and Security Bangkok 2015 bersama dengan 11 industri pertahanan nasional lainnya. (dam/cas; http://tekno.liputan6.com/read/2353518/inilah-teknologi-antisadap-buatan-indonesia)-FatchurR

———-

 

Bersama Google awasi kegiatan kapal laut

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian KKP meluncurkan sistem Pemantauan Perikanan Global atau Global Fishing Watch. Sistem ini merupakan hasil kerja sama dengan SkyTruth, Oceana, dan Google.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengatakan sistem ini menyajikan tampilan kegiatan penangkapan ikan komersial di seluruh dunia yang belum pernah ada sebelumnya. Indonesia jadi negara pertama yang menerapkan sistem tersebut.

“Kita harus menggunakan perangkat yang kita punya untuk memastikan bahwa kita bisa mengawasi dan mencatat semua kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan kita,” ujarnya di kantor KKP, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Penerapan sistem ini akan menjadi langkah awal untuk mewujudkan reformasi pemerintahan yang baik dalam sektor perikanan, sehingga memungkinkan negara untuk membuka data perikanan swasta pada pihak yang berkepentingan sesuai aturan dan pada akhirnya dapat dibuka secara publik.

Illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing adalah kejahatan global,” kata dia. Susi menyatakan Global Fishing Watch ini diharapkan bisa diakses secara umum 2016. Masyarakat bisa mendapat analisis data dari jaringan Automatic Identification System (AIS) yang dapat menyiarkan secara akurat identitas kapal, lokasi, kecepatan, arah tujuan, dan sebagainya.

AIS pada dasarnya dirancang sebagai mekanisme keamanan untuk menghindari tabrakan di laut. Namun informasi lain tentang perilaku kapal, seperti kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan secara ilegal, dapat diunduh dari Global Fishing Watch. (Dny/Ndw; http://bisnis.liputan6.com/read/2353282/menteri-susi-gandeng-google-awasi-kegiatan-kapal-di-laut-ri)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita