Edamame, Okra Menyusul Buncis

EdamameSURABAYA – Anak usaha PTPN X, PT Mitratani-27 mulai berekspansi dengan membidik pasar Australia dan Timteng. Perluasan ini menyusul perkembangan pasar di Jepang. Anak usaha PTPN X melihat prospek memperlebar usaha ini terbuka lebar, apalagi pasar di Australia dan Timur Tengah sangat baik.

“Kami mencoba mengembangkan ekspor ke Australia dan Timur Tengah sebagai upaya diversifikasi pasar. Tetapi, saat ini kami tetap menjadikan Jepang sebagai pasar utama,” kata Direktur Mitratani Dua Tujuh, Wasis Pramono, Rabu (21/5/2014).

Saat ini, pihaknya sudah menguasai pasar edamame di Jepang. Seiring perkembangan zaman, pasar Australia dan negara Timur Tengah potensial karena konsumsi hortikultura di negara itu cukup tinggi. Kesadaran untuk mengonsumsi makanan sehat mampu meningkatkan permintaan edamame.

“Kami ingin ke depan pasar non-Jepang berkembang. Setidaknya 35% produk kami terdistribusi ke luar Jepang. Selama ini, 80% dari ekspor tertuju ke Jepang, baru sisanya ke dalam negeri dan negara di luar Jepang. Kami akan memperkuat pasar dalam negeri karena potensinya cukup menjanjikan,” ujarnya.

Tahun ini, Mitratani menargetkan pendapatan Rp130 miliar. Target ekspor dipatok 6.700 ton produk edamame. “Hingga kuartal I/2014, kinerja sudah on the right track,” paparnya. Wasis mengatakan, pasar di Jepang tetap prioritas karena produk Mitratani mendominasi pasar edamame di Negara Sakura itu.

 

Mitratani memiliki 22 konsumen besar di Jepang. Dalam setahun pihaknya selalu melihat perkembangan di Jepang, dan mencermati gerak kompetitor. “Kita juga mengundang agen-konsumen untuk berkunjung ke pabrik kami untuk melihat pabrik berstandard tinggi sesuai keinginan mereka. Kita tunjukkan produk kami kaya nutrisi, higienis, dan bebas bahan kimia,” jelasnya.

okraDi Jepang, pasar edamame Mitratani terdiri atas pembeli ritel dan pembeli pabrikan. Khusus untuk pembeli ritel, produk dikemas lebih kecil, yaitu 2 ons per bungkus. Mitratani juga akan intensif mengembangkan pasar komoditas selain edamame, seperti okra, buncis, dan beragam sayuran lainnya.

Mitratani telah memproduksi 39 produk bumbu dan sayur siap pakai : Bumbu rendang, bumbu sambal goreng, sayur sop, cap cay, dan perkedel.  Dia mengungkapkan, pasar okra sangat besar di Jepang dan pihaknya sudah mengekspor ke Jepang. Margin keuntungan Okra lebih baik dari edamame. Untuk buncis, tahun ini pihaknya uji coba dan rencana ekspor awal 70 ton ke Jepang.

“Sedangkan produk bumbu dan sayur siap pakai kami pasarkan ke sejumlah perusahaan pertambangan seperti Freeport yang memang membutuhkan makanan siap saji di lokasi pertambangannya yang jauh dari kota,” kata Wasis.

Produk turunan edamame juga digarap dengan mengembangkan minuman, tepung, dan pasta. Sehingga perseroan tidak hanya jual edamame sebagai produk primer, tapi sudah ada turunannya yang bisa memberi nilai tambah.

Saat ini, Mitratani mengembangkan komoditas talas jepang (satoimo/colocasia esculenta) dan ketela rambat varietas beniazuma untuk diekspor ke Jepang. “Kami menguji coba pengembangan talas dan ketela rambat, sudah survei pasar di Jepang, hasilnya prospektif. Semoga tahun depan mulai berjalan,”.

Corporate Communication PTPN-X (Persero) Firda Suraida menambahkan, saat ini Mitratani adalah anak perusahaan PTPN X dengan kepemilikan saham 65%. Sisa saham 35% dimiliki PT Kelola Mina Laut (KML), perusahaan produk pertanian subsektor perikanan yang berjaringan ekspor luas di Asia-Eropa.

Untuk kebutuhan lokal, melalui 20 mitra konsumen besar di indonesiia serta jaringan ritel modern Seven Eleven yang mempunyai 140 outlet di kota2 besar di Indonesia, telah terjual 800kg setiap pekan kedelai Edamame dengan target pada tahun ini akan terjual 1000 ton
Saat ini luas lahan Mitratani 1.100 HA di Jember dan Bondowoso, Jatim. “Dengan kapasitas perusahaan kami, kami yakin bisa berkembang,” katanya. ((Yong Sidharta – sumber data Jawa Pos dan izz; http://m.sindonews.com/read/865920/34/anak-usaha-ptpn-x-bidik-pasar-australia-dan-timteng)

One Response to Edamame, Okra Menyusul Buncis

  • Edamame ……enak dan lezat! Pulang dari Jember, saya dibawai relasi sbg oléh2. Cukup banyak 6 bungkus besar. Sepanjang perjalanan sambil stir mobil sbg obat ngantuk saya nyamil edamame sebungkus ludes. Hari-hari di rumah, nyamil. Edamame teroooooos ……..! Badan mulai sakit semua, jari-jari khususnya saat tidur malam mulai kaku-kaku. Besoknya check Lab, kadar asam urat 10,4. Nikmat sekali rasanya, tapi hati2 bagi penderita penyakit Asam Urat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita