Dapat Mengingat Kehidupan Masa Lalu

reincarnation-soul-mateBocah 3 Tahun Dapat Mengingat Kehidupan Masa Lalu, Pembunuh dan Lokasi Makamnya. Detail Dibuat: 25 Mei 2014 Ditulis oleh Tara Macisaac – The Epoch Times; Seorang bocah lelaki 3 tahun berasal dari Dataran Tinggi Golan, dekat perbatasan Suriah-Israel, mengatakan dia telah dibunuh dengan kapak pada masa kehidupan sebelumnya.

Dia menunjukkan para sesepuh desa, di mana pembunuh itu mengubur tubuhnya, dan tentu saja mereka menemukan kerangka seorang pria di sana. Ia menunjukkan para tetua, di mana senjata pembunuhan ditemukan, dan setelah menggali, mereka memang me-nemukan ada kapak di sana.

Dalam buku Anak-anak yang Mengalami Kehidupan Sebelumnya: Reinkarnasi Saat ini (Children Who Have Lived Before: Reincarnation Today), terapis Jerman Trutz Hardo, menceritakan kisah anak ini, bersama cerita dari anak lain yang mampu mengingat kehidupan masa lalu dengan pembuktian akurat.

Cerita anak itu disaksikan sendiri oleh Dr. Eli Lasch, yang sangat dikenal karena telah mengembangkan sistem medis di Gaza sebagai bagian dari operasi pemerintah Israel pada 1960. Dr. Eli Lasch, yang meninggal pada 2009, telah menceritakan peristiwa mengejutkan ini kepada Trutz Hardo.

Anak itu berasal dari kelompok etnis Druze, dan dalam budaya tersebut, reinkarnasi diterima sebagai fakta. Namun kisahnya tetap memiliki kekuatan yang mengejutkan komunitasnya.

Anak itu lahir dengan sebuah tanda lahir yang panjang dan berwarna merah di kepalanya. Druze percaya, seperti halnya budaya lain, tanda lahir berkaitan dengan kematian pada kehidupan masa lalu. Ketika anak cukup usia untuk berbicara, ia mengatakan kepada keluarganya bahwa ia telah dibunuh dengan hantaman kapak pada kepalanya.

Sudah menjadi adat kebiasaan setempat, bagi orang tua yang punya anak yang mampu mengingat kehidupan masa lalu, maka akan membawanya pada rumah di kehidupan sebelumnya. Anak itu bisa mengingat kembali desa dimana ia tinggal, jadi akhirnya mereka pergi ke sana. Ketika tiba di desa itu, si anak teringat namanya di kehidupan lalu.

Penduduk desa setempat mengatakan, seorang pria yang diklaim anak itu sebagai reinkarnasinya, telah hilang empat tahun yang lalu. Teman-teman dan keluarganya berpikir, mungkin dia telah tersesat di wilayah musuh terdekat, karena biasanya kadang-kadang terjadi.

Anak itu juga mampu mengingat nama lengkap si pembunuhnya. Ketika ia dihadapkan pada orang tersebut, wajah si pembunuh langsung pucat pasi, Dr. Eli Lasch mengatakan kepada Trutz Hardo, tetapi ia tidak mengakui peristiwa pembunuhan itu.

 

Anak itu berkata bahwa ia bisa membawa para tetua desa ke lokasi di mana mayatnya dikuburkan. Dalam waktu singkat, mereka menemukan sebuah kerangka seorang pria dengan bekas luka di kepala yang berhubungan dengan tanda lahir anak itu. Mereka juga menemukan kapak, senjata si pembunuh.

Dihadapkan pada bukti ini, akhirnya si pembunuh mengakui kejahatannya. Dr. Eli Lasch adalah satu-satunya orang yang bukan etnis Druze, hadir menyaksikan seluruh proses ini. (Robby NSB; ajg/rahmat;

http://www.erabaru.net/headline/129-sains/misteri-peradaban/8351-bocah-berusia-tiga-tahun-dapat-mengingat-kehidupan-masa-lalunya-pembunuhnya-dan-lokasi-makamnya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita