Cinta produk Indonesia

4-cara-kabinet-jokowi-pamer-cinta-produk-dalam-negeriMerdeka.com – Wapres JK sejak dulu dikenal sebagai pejabat yang gemar dan bangga produk lokal. Berkali-berkali dia mengingatkan bawahannya untuk memakai produk lokal. “Saya konsisten produk lokal yang baik itu harus konsisten, sepatu saya selalu buatan Cibaduyut,”. Tahun depan, pasar bebas ASEAN diterapkan. Produk asing mengincar pasar Indonesia karena tingkat konsumsi yang tinggi.

Ketua Kadin Suryo B. Sulisto menyebut, jelang pasar bebas ASEAN, Indonesia harus jadi tuan rumah di negeri sendiri. Produk dalam negeri harus menguasai pasar. “Kita harus menguasai pasar dalam negeri. Kalau kita tidak lakukan itu maka yang manfaatkan negara lain,” kata Suryo.

Pernyataan JK itu menyiratkan pemerintah harus mulai mencintai produk dalam negeri agar jadi contoh dan menularkan pada masyarakat. Implikasinya sejumlah aturan di pemerintahan menetapkan penggunaan produk lokal di operasional sehari hari. Apa saja arahan di internal untuk menunjukkan budaya penggunaan produk lokal? Berikut merdeka.com mencoba merangkumnya.

 

1-sajian-panganan-lokal-dalam-rapat-pemerintah1-Makanan tradisional

Men PAN-RB Birokrasi Yuddy Crisnandi mengatakan, penerbitan surat edaran larangan sajian panganan impor dalam rapat di kantor pemerintah banyak manfaatnya. Hasil pertanian lokal akan meningkat. Yuddy yakin produk lokal akan bersaing dengan produk impor berharga murah dan bagus.

“Kan menghidupi petani dalam negeri, ya kan. Dan merangsang orang mau bercocok tanam, menyuburkan lahan,” ujarnya. Yuddy mengatakan sajian itu berlaku untuk tamu negara asing yang datang. Menurutnya, banyak olahan yang bisa dibuat dari ubi, singkong dan ketela.

“Semua, singkong kalau diolah jadi getu, enak. Kayak kue yang dalamnya kacang mochi kan enak. Banyak olahannya, kreatif dong, jangan pikir kacang cuma direbus, pisang cuma direbus. Banyak cara mengolah makanan produk lokal menjadi panganan yang menarik dan nikmat,” ujarnya.

 

2-Wajibkan pejabat pemerintah gunakan batik

Sejak mnang pilpres 2014, Joko Widodo menginginkan menterinya tidak menggunakan jas tetapi batik. “Masak pakai jas, pakai batik bagus. Bisa saja kita buatkan Keppres. Sama pecinya jangan lupa,” ungkapnya di Pasar Raya, Jakarta Selatan.

Menurut Jokowi hal ini bisa dilakukan, sebab banyak batik di Indonesia. Dari Sabang-Merauke memiliki batik. Sehingga menteri dapat menggilir menggunakan batik dengan berbagai motif. “Nanti dua hari pakai batik Aceh, Padang, Jawa, Sulawesi, dua hari Papua. Di rapat kabinet dilarang pakai jas”.

Namun, Jokowi mengatakan saat melakukan inspeksi atau blusukan di lapangan harus menggunakan pakaian kerja. “Pinginnya tiap hari pakai batik. Kalau ke lapangan pakai putih,” tutupnya.

 

3-minum-jamu-tiap-jumat-rev13-Wajib minum jamu

Beberapa waktu lalu Men PAN RB Yuddy Chrisnandi mengedarkan yang mewajibkan menyediakan panganan lokal di tiap rapat Kementerian. Kini giliran Menko PMK Puan Maharani mengeluarkan kebijakan juga. Puan minta tiap Kementerian dan lembaga (K/L) mulai gerakan minum jamu 1x sepekan.

“Kami akan memulai gerakan sehat minum jamu di semua kantor pemerintahan. Tiap hari Jumat minimal sehabis senam minum jamu tradisional,” ujar Puan di kantor Kemendag, Jakpus. Puan menambahkan, aksi itu wujud menghargai produk dalam negeri dan memperkuat produk lokal jelang pemberlakuan MEA 2015.

“Kita tingkatkan produk nasional kita, salah satunya jamu. Kita akan tetap menghargai produk dalam negeri, di tengah keadaan menghadapi AEC,” tandasnya.

 

4a-kantor-pemerintah-wajib-pelihara-ikan-hias-rev14-Pelihara ikan hias

Kementerian Koordinator Kemaritiman menilai Indonesia berpotensi sumber daya alam ikan hias yang cukup besar. Tapi pemanfaatan potensi ikan hias ini belum optimal. Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan potensi ini terlihat dari nilai ekspor ikan hias Indonesia ke negara ASEAN seperti Singapura dan Eropa yakni Spanyol mencapai USD 1,5 miliar atau setara Rp 18,75 triliun.

“Potensi ikan hias di Indonesia USD 1,5 miliar. Ekspor ikan kita sangat besar, karena negara itu tidak memiliki laut sehingga kami ekspor ke mereka,” ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta. Menurut dia, untuk memperkuat budidaya ikan hias perlu sinergi dari seluruh pemangku kepentingan. Salah satu caranya, seluruh kementerian bisa memelihara ikan hias. Dirinya minta seluruh hotel di Indonesia ikut membudidayakan ikan hias.

“Masalah pembudayaan ikan hias saya himbau seluruh hotel, lalu bandara di Indonesia, terminal dan kantor pemerintah harus ada ikan hiasnya,” jelas dia.

“Nanti saya minta juga sama Menteri Pariwisata (Arif Yahya) menerapkan hal ini,” tambahnya. (http://m.merdeka.com/uang/4-cara-kabinet-jokowi-pamer-cinta-produk-dalam-negeri.html)- FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita