Ada keterlibatan orang dalam

Airasia dan awan tebalMerdeka.com – Kemenhub mengaku ada indikasi keterlibatan orang dalam terkait perubahan jadwal penerbangan pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura. Pasalnya, menurut aturan pesawat itu tidak diperkenankan terbang hari Minggu (28/12).

“Bisa jadi tidak mungkin pesawat bisa terbang tanpa pihak terkait. Mungkin operator bandara, atau ATC, atau pengatur slot, termasuk pemberi izin di kementerian,” kata Staf Khusus Kemenhub Bidang Keterbukaan Informasi Publik Hadi Mustofa Djuraid saat dikonfirmasi di Kemenhub, Jakarta. (3/1).

Hadi mengatakan, lantaran proses keseharian di bandara melibatkan empat unsur :  Air Traffic Control (ATC), Indonesian Coordinator Slot, Bandara serta maskapai. Maka dari itu, pihaknya terus melakukan investigasi guna menemukan titik terang mengenai permasalahan ini.

“Kita investigasi semua dan Pak Menteri tidak segan menjatuhkan sanksi. Siapa bersalah, ATC-nya, pengelola bandaranya, atau internal kemenhub” ujarnya. Hadi menuturkan, kementerian yang dipimpin Ignasius Jonan itu sudah melakukan pertemuan dengan pihak-pihak bersangkutan.

“Tadi Pak Menteri manggil Dirutnya Airnav, Angkasa Pura, koordinator slot, untuk bersama-sama melihat persoalannya di mana,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang jatuh di perairan Karimata, Minggu (2/1) ternyata penerbangan ilegal. Sebab, maskapai AirAsia dengan rute itu tidak diberikan izin terbang pada hari Minggu.

Kapuskom Publik, J.A Barata membeberkan pelanggaran izin oleh AirAsia. Pada surat Dirjen Perhubungan Udara Nomor AU.008/30/6/DRJU.DAU-2014 tanggal 24/10/14 perihal izin penerbangan luar negeri periode winter 2014/2015, rute Surabaya-Singapura (PP) yang diberikan kepada Indonesia AirAsia hanya pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

“Namun pada pelaksanaannya penerbangan maskapai ini di luar izin itu, yaitu hari minggu,” ujarnya di Kemenhub, Jakarta (2/1). Pihak Indonesia AirAsia tidak memohon perubahan hari operasi kepada Ditjen Perhubungan Udara. Dengan begitu, Kemenhub memasukkan kategori pelanggaran izin dan aturan yang berlaku.

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia terbukti mengabaikan aturan standar jelang penerbangan. Pihak maskapai baru mengambil laporan kondisi cuaca di BMKG pukul 07.00 WIB setelah pesawat nomor penerbangan QZ8501 rute Surabaya-Singapura hilang kontak.

Maskapai ini tidak selalu memberi briefing pada pilot sebelum berangkat. Temuan ini didapati saat Menhub Ignasius Jonan menginspeksi mendadak ke kantor operasional penerbangan atau Flight Operation Officer (FOO) AirAsia di Bandara Soekarno Hatta. [eko; http://m.merdeka.com/peristiwa/airasia-qz8510-terbang-ilegalkemenhub-duga-orang-dalam-terlibat.html]-FatchurR

 

Catatan : Masih ada saja kemungkinan petugas nakal untuk kepentingan pribadi dengan mengorbankan masyarakat. (FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita