<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alumnimaterdei.com &#187; Psychological</title>
	<atom:link href="http://alumnimaterdei.com/category/psychological/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alumnimaterdei.com</link>
	<description>ratusan bunga mekar bersama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 20:56:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Nilai kasih Ibu</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/nilai-kasih-ibu.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/nilai-kasih-ibu.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 20:40:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[kasih Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=11195</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya. Ongkos upah membantu ibu: 1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000 2) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/nilai-kasih-ibu.html/attachment/2253p-nilai-kasih-ibu-a" rel="attachment wp-att-11197"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-11197" title="2253p-Nilai kasih Ibu-a" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/02/2253p-Nilai-kasih-Ibu-a-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.<span id="more-11195"></span></p>
<p>Ongkos upah membantu ibu:<br />
1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000<br />
2) Menjaga adik Rp 20.000<br />
3) Membuang sampah Rp 5.000<br />
4) Membereskan Tempat Tidur Rp 10.000<br />
5) menyiram bunga Rp 15.000<br />
6) Menyapu Halaman Rp 15.000<br />
Jumlah : Rp 85.000</p>
<p>Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar.<br />
Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.<br />
1) OngKos mengandungmu selama 9 bulan &#8211; GRATIS<br />
2) OngKos jaga malam karena menjagamu -GRATIS<br />
3) OngKos air mata yang menetes karenamu &#8211; GRATIS<br />
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu- GRATIS<br />
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu &#8211; GRATIS<br />
6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu &#8211; GRATIS<br />
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku &#8211; GRATIS</p>
<p>Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, &#8221; I LOVE U MOM&#8221;. Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: &#8220;TELAH DI BAYAR&#8221;<br />
hmz.. betapa besar kasih sayang seorang ibu<br />
I LOVE U MOM!! (Suhirto M Sumarto)-FatchurR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/nilai-kasih-ibu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kita lebih baik</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/kita-lebih-baik.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/kita-lebih-baik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 23:17:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[lebih baik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=11131</guid>
		<description><![CDATA[Jika ada orang bicara mengenai kita di belakang, itu adalah tanda bahwa kita sudah ada DI DEPAN.. Saat orang bicara merendahkan diri kita,  itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di tempat yang LEBIH TINGGI. Dan saat orang bicara dengan nada iri mngenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh LEBIH BAIK dari mereka. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/kita-lebih-baik.html/attachment/2241ia-kita-lebih-baik-a" rel="attachment wp-att-11133"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-11133" title="2241Ia-Kita lebih baik-a" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/02/2241Ia-Kita-lebih-baik-a-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Jika ada orang bicara mengenai kita di belakang, itu adalah tanda bahwa kita sudah ada DI DEPAN..<br />
Saat orang bicara merendahkan diri kita,  itu adalah tanda bahwa kita sudah berada<br />
di tempat yang LEBIH TINGGI.<span id="more-11131"></span></p>
<p>Dan saat orang bicara dengan nada iri mngenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh LEBIH BAIK dari mereka.</p>
<p>Bukankah saat orang bicara buruk mngenai kita, itu adalah tanda bahwa kehidupan kita<br />
sebenarnya LEBIH INDAH dari mereka?<br />
Salam sejahtera, (Imanuel-Andre Wahjudibroto)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/kita-lebih-baik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenang kejadian maut</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/mengenang-kejadian-maut.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/mengenang-kejadian-maut.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 20:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[maut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=11065</guid>
		<description><![CDATA[Puisi cuplikan berikut ini untuk mengenang almarhum Yusuf Sigit 2,5th, korban Xenia Maut Tidak ada maksud apapun kecuali mari kita bersama mengingat bahwa  dalam menjalani kehidupan ini kita  wajib melakukan hal-hal yang tidak menyimpang dan berhati hati, agar hidup kita ada manfaatnya dan tidak merugikan orang lain Ayah terimakasih telah mengajakku ke Monas aku belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/mengenang-kejadian-maut.html/attachment/1204f-mengenang-kejadian-maut-nia" rel="attachment wp-att-11066"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-11066" title="1204f-Mengenang kejadian maut-nIA" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1204f-Mengenang-kejadian-maut-nIA-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Puisi cuplikan berikut ini untuk mengenang almarhum Yusuf Sigit 2,5th, korban Xenia Maut Tidak ada maksud apapun kecuali mari kita bersama mengingat bahwa  dalam menjalani kehidupan ini kita  wajib melakukan hal-hal yang tidak menyimpang dan berhati hati, agar hidup kita ada manfaatnya dan tidak merugikan orang lain<span id="more-11065"></span></p>
<p>Ayah<br />
terimakasih telah mengajakku ke Monas<br />
aku belum pernah lihat Monas<br />
senang sekali hatiku diajak ayah melihat Monas</p>
<p>Pagi itu aku digendong ibu<br />
kita jalan bersama ayah, nenek dan bibi<br />
pagi yang indah<br />
cuaca pun cerah<br />
kita berjalan bersama menuju Monas</p>
<p>Kita semua bahagia<br />
jarang sekali kita bisa jalan-jalan seperti ini<br />
ayah sibuk mencari nafkah<br />
aku sudah lama rindu ayah</p>
<p>Ayah<br />
tiba-tiba kita lihat mobil hitam itu<br />
melayang dari depan<br />
menggelinding menimpa kakak-kakak itu<br />
lalu menimpa kita semua<br />
aku pun terpental<br />
terlepas dari pelukan ibu</p>
<p>Ayah<br />
maafkan aku mendahuluimu<br />
aku masih sangat ingin bersamamu<br />
ingin bermain denganmu<br />
ingin berlama-lama dalam pelukanmu<br />
tapi Allah lebih menyayangiku<br />
Allah menginginkanku pulang&#8230;</p>
<p>Ayah<br />
terimakasih sudah berusaha keras menyelamatkanku<br />
terimakasih sudah mencoba memberiku minum<br />
terimakasih sudah memelukku dan menciumku<br />
aku sayang ayah sampai kapanpun</p>
<p>Ayah<br />
kita akan berjumpa kembali di alam yang jauh lebih baik daripada alam dunia</p>
<p>Oleh : Indonesian Photography<br />
(Suhirto Msumarto)-FR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/mengenang-kejadian-maut.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah anda cerdas</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/apakah-anda-cerdas.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/apakah-anda-cerdas.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 21:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[anda cerdas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=11059</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;James Bender dalam bukunya, &#8220;How to Talk Well&#8221; [New York; McGray-Hill Book Company,Inc., 1994], menyebutkan sebuah cerita tentang seorang petani yang menanam jagung unggulan dan sering kali memenangkan penghargaan. Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara dan menggali rahasia kesuksesan petani tersebut. Wartawan itu menemukan bahwa petani itu membagikan benih jagungnya kepada para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/apakah-anda-cerdas.html/attachment/1214ia-apakah-anda-cerdas-e" rel="attachment wp-att-11060"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-11060" title="1214Ia-Apakah anda cerdas-e" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1214Ia-Apakah-anda-cerdas-e-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>&#8220;James Bender dalam bukunya, &#8220;How to Talk Well&#8221; [New York; McGray-Hill Book Company,Inc., 1994], menyebutkan sebuah cerita tentang seorang petani yang menanam jagung unggulan dan sering kali memenangkan penghargaan.<span id="more-11059"></span></p>
<p>Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara dan menggali rahasia kesuksesan petani tersebut. Wartawan itu menemukan bahwa petani itu membagikan benih jagungnya kepada para tetangganya.</p>
<p>&#8220;Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama setiap tahunnya?&#8221; tanya wartawan, dengan penuh rasa heran dan takjub. Tidakkah Anda mengetahui bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yang akan berbuah dan membawanya dari satu ladang ke ladang yang lain.</p>
<p>Jika tetangga saya menanam jagung yang jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang. Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus pula,&#8221; jawab petani.</p>
<p>Petani ini sangat menyadari hukum keterhubungan dalam kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya, jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yang sama. Ingat Hukum &#8220;Tabur Tuai&#8217;&#8221;</p>
<p>Dalam kehidupan, mereka yang ingin menikmati kebaikan, harus memulai dengan menabur kebaikan pada orang-orang di sekitarnya. Jika Anda ingin bahagia, Anda harus menabur kebahagiaan untuk orang lain. Jika Anda ingin hidup dengan kemakmuran, maka Anda harus berusaha meningkatkan taraf hidup orang-orang di sekitar Anda.</p>
<p>Anda tidak akan mungkin menjadi ketua tim yang hebat, jika Anda tidak berhasil meng-upgrade masing-masing anggota tim Anda. Kualitas anda ditentukan oleh orang-orang di sekitar anda. Orang Cerdas sejatinya adalah orang yang mencerdaskan orang lain, begitu pula orang yang baik adalah orang yang mau membaikkan orang lain&#8230;</p>
<p>Selamat menebarkan kebaikan dimanapun anda berada..&#8221;   (Andre Wahjudibroto)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/apakah-anda-cerdas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu istimewa jadi pertama</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/selalu-istimewa-jadi-pertama.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/selalu-istimewa-jadi-pertama.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 21:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10951</guid>
		<description><![CDATA[Tak gampang jadi seorang pionir. Umumnya seseorang harus bekerja lebih keras, lebih berani, lebih kreatif agar bisa memecahkan tradisi lama untuk membuat sesuatu yang baru. Begitu pun dengan Ellen Johnson Sirleaf. Presiden Liberia ini menjadi presiden perempuan pertama yang terpilih melalui pemilihan umum di benua Afrika dengan perjuangan yang tak gampang. Sirleaf lahir di Monrovia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/selalu-istimewa-jadi-pertama.html/attachment/1214ia-selalu-istimewa-jadi-pertama-d" rel="attachment wp-att-10952"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10952" title="1214Ia-Selalu istimewa jadi pertama-d" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1214Ia-Selalu-istimewa-jadi-pertama-d-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tak gampang jadi seorang pionir. Umumnya seseorang harus bekerja lebih keras, lebih berani, lebih kreatif agar bisa memecahkan tradisi lama untuk membuat sesuatu yang baru. Begitu pun dengan Ellen Johnson Sirleaf. Presiden Liberia ini menjadi presiden perempuan pertama yang terpilih melalui pemilihan umum di benua Afrika dengan perjuangan yang tak gampang. <span id="more-10951"></span></p>
<p>Sirleaf lahir di Monrovia, Liberia, pada 29/10/38. Ayahnya Jahmale Carney Johnson hidup dan dilahirkan di pedalaman yang miskin dan anak dari ketua suku Gola di Liberia. Namun Jahmale dikirim ayahnya ke Monrovia. Disana ia berganti nama menjadi Johnson karena loyalitasnya pada Presiden Hilary R W Johnson, presiden Liberia pertama kelahiran negara itu. Jahmale kemudian jadi anggota legislatif Liberia.</p>
<p>Sirleaf dibesarkan di Monrovia dan menempuh pendidikan di sana. Diusia 17 tahun ia menikah muda dengan James Sirleaf.Tahun 1961 bersama suaminya mereka pergi ke AS untuk melanjutkan sekolah dan meraih pendidikan akunting di Madison Business College, Madison, Wisconsin.</p>
<p>Tahun 1970 ia meneruskan kuliah di Economic Institute (University of Colorado Boulder). Sambil kuliah di sana ia juga ambil kuliah di Harvard&#8217;s John F. Kennedy School of Government pada kurun waktu 1969-1971 dan meraih gelar Master of Public Administration.</p>
<p>Setelah itu pulang ke negaranya dan bekerja di bawah pemerintahan Presiden William Tolbert. Karier politiknya ia mulai sebagai asisten menteri keuangan pada periode 1972-1973. Ia mengundurkan diri dari jabatan itu setelah tak setuju dengan anggaran pembelanjaan menteri. Sikap kerasnya itu justru membuat karier politiknya meningkat.Tolbert kemudian mengangkatnya menjadi Menteri Keuangan pada tahun 1979 hingga 1980.</p>
<p>Sayangnya masa kepresidenan Tolbert berakhir oleh kudeta Samuel Doe. Sirleaf sendiri kemudian diangkat menjadi Presiden Liberian Bank for Developmen and Investment. Setelah itu ia jadi ekonom dan menjadi pejabat bank di luar negeri termasuk menjadi Vice Presiden of the African Regional of Citibank hingga menjadi direktur United Nations Development Programme&#8217;s Regional Bureau of Africa.</p>
<p>Ia lalu menjadi pendukung tokoh politik Charles Taylor untuk melawan Doe. Menariknya, Sirleaf justru bersaing dengan Charles Taylor pada pemilihan Presiden Liberia tahun 1997. Ia gagal menjadi presiden perempuan pertama saat itu.</p>
<p>Ia kembali maju menjadi calon presiden pada tahun 2006 dan berhasil memenangkan Pemilu. Ia dilantik tepat enam tahun lalu, 16 Januari 2006, sebagai Presiden Liberia ke-24. Selain itu ia juga menjadi presiden perempuan pertama di Liberia dan Afrika yang terpilih melalui Pemilu.</p>
<p>Predikat itu menjadikannya Presiden Liberia yang istimewa. Ini makin lengkap karena pada tahun lalu ia meraih Nobel Perdamaian bersama aktivis Leymah Gbowee (Liberia) dan Tawakel Karman (Yaman). (http://www.andriewongso.com/artikel/peristiwa_luar_biasa/4784/Selalu_Istimewa_jadi_yang_Pertama/)-FatchurR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/selalu-istimewa-jadi-pertama.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh sifat durian</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/tujuh-sifat-durian.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/tujuh-sifat-durian.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 21:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[sifat durian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10904</guid>
		<description><![CDATA[Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah” (King of Fruit), dan durian adalah buah yang kontroversial. Meskipun banyak yang menyukainya, sebagian yang lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/tujuh-sifat-durian.html/attachment/1206ia-tujuh-sifat-durian-i" rel="attachment wp-att-10905"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10905" title="1206Ia-Tujuh sifat durian-i" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1206Ia-Tujuh-sifat-durian-i-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah” (King of Fruit), dan durian adalah buah yang kontroversial. Meskipun banyak yang menyukainya, sebagian yang lain muak dengan aromanya.<span id="more-10904"></span></p>
<p>Sesungguhnya, tumbuhan dengan nama durian bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasar tempatan di Asia Tenggara di antaranya adalah lai (D. kutejensis), kerantungan (D. oxleyanus), durian kura-kura atau kekura (D. graveolens), serta lahung (D. dulcis). Untuk selanjutnya, uraian di bawah ini mengacu kepada D. zibethinus.</p>
<p>Terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.</p>
<p>Pusat keanekaragaman durian adalah Pulau Kalimantan. Daerah-daerah sekitarnya juga memilki beberapa plasma nutfah durian, seperti Mindanao, Sumatera, dan Semenanjung Malaya meskipun tidak semelimpah Kalimlantan. Meskipun demikian, pengekspor utama durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi dan sistem budidaya yang baik. Tempat lain yang membudidayakan durian dengan orientasi ekspor adalah Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka.</p>
<p>Setiap 100 g salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor.</p>
<p>Karena baunya yang keras, sejumlah perusahaan melarang orang membawa durian, misalnya di kabin pesawat udara, di kendaraan angkutan umum ataupun dibawa ke hotel. Bagi penggemar durian, agar tidak menimbulkan hal-hal tak menyenangkan dengan orang yang tak menyukai bau durian, dipercaya ada cara mudah untuk menghilangkan bau durian di jari-jari tangan dan mulut.<br />
Jari tangan dibersihkan dengan mengaduk-aduk air di dalam pangsa durian (yakni ceruk kulit buah bagian dalam, bekas tempat daging dan biji durian menempel) dan air adukan tersebut tidak dibuang, tetapi digunakan untuk berkumur.</p>
<p>Menurut banyak cerita yang berkembang di masyarakat (urban legend), Durian dianggap sebagai makanan yang panas, dan sehabis makan durian biasanya tubuh akan berkeringat. Cara yang umum digunakan untuk mengatasinya adalah dengan menuangkan air tawar pada bagian kulit buah yang telah kosong, lalu diminum. Selain itu, musim durian biasanya terjadi bersamaan dengan musim manggis, yaitu buah yang dianggap mendinginkan badan. Dengan demikian, kedua buah kemudian dimakan bersama-sama.</p>
<p>Secara ilmiah, klaim-klaim di atas tidak pernah dibuktikan. Kemungkinannya ialah karena kandungan nutrisi durian yang padat, orang yang makan durian sering makan kebanyakan sehingga akhirnya mengalami kenaikan tekanan darah. Hal tersebut merupakan reaksi yang alamiah jika terlalu banyak memakan makanan apapun.</p>
<p>Meskipun dari luar kelihatannya jelek, tapi menurut saya, ada setidaknya 7 sifat durian yang bagus untuk kita contoh :<br />
1. Beraroma Tajam<br />
Buah-buah lain tidak ada yang beraroma setajam buah durian. Sehingga dijuluki “King of Fruits”. So, berani tunjukkan siapa dirimu, just be yourself, jangan minder, show off guys.</p>
<p>2. Pohon durian itu tinggi<br />
Jangan takut untuk bermimpi setinggi pohon durian, penemuan terbesar manusia awalnya juga berawal dari sekedar mimpi, tetapi jangan diam saja, berusaha mencapainya itu yang penting.</p>
<p>3. Kulit durian keras dan berduri<br />
maksudnya jadi orang itu harus teguh pendiriannya, tidak plin-plan, tidak gampang dipengaruhi orang lain, percaya akan keputusan yang telah anda ambil, niscaya tidak akan ada yang akan meragukan kapasitas anda sebagai pemimpin.</p>
<p>4. Isinya lembut<br />
meskipun dari luar kelihatannya jelek, tetapi dalamnya lembut, enak, intinya penampilan luar bisa menipu, belum tentu mencerminkan sifat dari seseorang. Ibarat pepatah lama yang mengatakan, “Don’t judge book by its cover.”</p>
<p>5. Durian itu harganya mahal<br />
Kita harus bisa menjunjung harga diri kita, jangan sampai mau diinjak-injak orang lain, setiap manusia adalah berharga, kedudukannya sama dimata Tuhan, jangan pula merendahkan orang lain.</p>
<p>6. Durian itu musiman<br />
dalam artian lain tidak setiap hari ada (unik), kita jadi manusia itu diciptakan unik, berbeda antara satu dengan lainnya, tidak bisa disama-ratakan antara 1 individu dengan lainnya. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.</p>
<p>7. Durian tidak akan jatuh dari pohonnya sebelum matang<br />
dalam artian setiap hal memerlukan waktu, jika kita belum sukses, atau usaha kita belum membuahkan hasil, jangan berputus asa, mungkin masih ada kesalahan dalam prosesnya, yang pasti semua akan indah pada waktunya, bersabar saja, tetapi tetap berusaha, pasti jalan anda akan dibukakan Tuhan Yang Maha Kuasa. [tahukahkamu.com][kalogaksetujuabaikansaja.com]; Prasetya B Utama-FatchurR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/tujuh-sifat-durian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Zebra</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/the-zebra.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/the-zebra.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 20:45:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[Zebra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10881</guid>
		<description><![CDATA[A zebra dies and arrives at the Pearly Gates. As he enters,  he asks St. Peter, &#8216;I have a question that&#8217;s haunted me all of my days on  earth. Am I white with black stripes, or am I black with white  stripes?&#8217; St. Peter said, &#8216;That&#8217;s a question only God  can answer.&#8217; So the zebra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/the-zebra.html/attachment/1212ia-the-zebra-k" rel="attachment wp-att-10882"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10882" title="1212Ia-The Zebra-k" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1212Ia-The-Zebra-k-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>A zebra dies and arrives at the Pearly Gates.<br />
As he enters,  he asks St. Peter, &#8216;I have a question that&#8217;s haunted me all of my days on  earth.<br />
Am I white with black stripes, or am I black with white  stripes?&#8217;<br />
St. Peter said, &#8216;That&#8217;s a question only God  can answer.&#8217;<br />
So the zebra went off in search of  God.<span id="more-10881"></span></p>
<p>When he found Him, the zebra asked, &#8216;God, please &#8211; I  must know,<br />
am I white with black stripes, or am I black with white  stripes?&#8217;<br />
God simply replied &#8216;You are what you  are.&#8217;<br />
The zebra returned to see St. Peter once more, who  asked him,</p>
<p>&#8216;Well, did God straighten out your query for  you?&#8217;<br />
The zebra looked puzzled. &#8216;No sir, God simply said &#8216;You  are what you are.&#8221;<br />
St. Peter smiled and said to the  zebra, &#8216;Well then, there you are. You are white with black  stripes.&#8217;</p>
<p>The zebra asked St. Peter, &#8216;How do you know  that for certain?&#8217;<br />
&#8216;Because,&#8217; said St. Peter, &#8216;If you  were black with white stripes,<br />
God would have said, &#8216;You is  what you is.&#8217; (AndreW)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/the-zebra.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi-falsafah China</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/motivasi-falsafah-china.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/motivasi-falsafah-china.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 02:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[falsafah China]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10861</guid>
		<description><![CDATA[Seorang supir tua, dia seumur hidupnya mengendarai truk, setiap harinya hampir pergi ke seluruh sudut negara. Suatu hari, dia akan mengajari / memandu supir muda baru. Supir tua tersebut pada awalnya menyuruh anak muda tersebut untuk mengendarai sendiri. Anak muda ini telah mengendarai 18 truk besar dan mengendarai di jalan selama 3 jam, dan akhirnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/motivasi-falsafah-china.html/attachment/1253p-motivasi-falsafah-china-o" rel="attachment wp-att-10862"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10862" title="1253p-Motivasi-falsafah China-o" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1253p-Motivasi-falsafah-China-o-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Seorang supir tua, dia seumur hidupnya mengendarai truk, setiap harinya hampir pergi ke<br />
seluruh sudut negara. Suatu hari, dia akan mengajari / memandu supir muda baru. Supir tua<br />
tersebut pada awalnya menyuruh anak muda tersebut untuk mengendarai sendiri. Anak muda ini telah mengendarai 18 truk besar dan mengendarai di jalan selama 3 jam, dan akhirnya merasa lelah, meminta supir tua tersebut untuk menggantikannya.<span id="more-10861"></span></p>
<p>Supir tua tersebut pun mengambil alih dan mengendarai selama 7 – 8 jam, tetapi semangatnya masih full dan masih bisa bernyanyi lagi. Anak muda ini merasa heran, dan bertanya, mengapa supir tua<br />
tersebut mengendarai truk dalam waktu yang lama, tetapi tidak merasa lelah.</p>
<p>Supir tua itu balik bertanya: “Ketika kamu meninggalkan rumah di pagi hari, apa yang kamu lakukan ?” Anak muda tersebut menjawab : “ Saya berpamitan kepada istri, dan mengatakan kepadanya untuk<br />
pergi bekerja. ” Supir tua menjawab : “ Itulah masalah kamu.”<br />
“ Masalahku ?”</p>
<p>Supir tua menjawab sambil tertawa : “ya, betul. Pagi hari saya meninggalkan rumah juga berpamitan kepada istri saya, tetapi saya tidak mengatakan kepadanya untuk pergi bekerja, saya mengatakan bahwa pagi hari saya ingin mengendarai truk untuk jalan-jalan.<br />
看來，累還是不累，關鍵還是個心態問題。</p>
<p>Kelihatannya, masalahnya bukan lelah atau tidak lelah, yang penting adalah masalah yang ada dalam hati kita. (Bambang Setyono)-FatchurR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/motivasi-falsafah-china.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menilai kemampuan orang lain</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/menilai-kemampuan-orang-lain.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/menilai-kemampuan-orang-lain.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 21:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[Menilai orang lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10815</guid>
		<description><![CDATA[Persepsi , sudut pandang , dan anggapan perseorangan yang berbeda menciptakan batasan , perbedaan , yang condong menjadikan &#8221; konflik &#8220;. Kemampuan memahami orang lain adalah satu skill yang harus di up grade dan di up date. Jangan menilai kemampuan orang lain dr persepsi dangkal kita dan jangan merasa kita lebih baik, pandai dan lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/menilai-kemampuan-orang-lain.html/attachment/1253-menilai-kemampuan-orang-lain-p" rel="attachment wp-att-10816"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10816" title="1253-Menilai kemampuan orang lain-p" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1253-Menilai-kemampuan-orang-lain-p-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Persepsi , sudut pandang , dan anggapan perseorangan yang berbeda menciptakan batasan , perbedaan , yang condong menjadikan &#8221; konflik &#8220;. Kemampuan memahami orang lain adalah satu skill yang harus di up grade dan di up date.<span id="more-10815"></span></p>
<p>Jangan menilai kemampuan orang lain dr persepsi dangkal kita dan jangan merasa kita lebih baik, pandai dan lebih dr segalanya dibanding org lain. Justru yg begitu itu memperlihatkan kerdilnya org itu. (Suhirto M Sumarto)-FatchurR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/menilai-kemampuan-orang-lain.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan terlena</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/psychological/jangan-terlena.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/psychological/jangan-terlena.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 03:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychological]]></category>
		<category><![CDATA[terlena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10810</guid>
		<description><![CDATA[Petuah prabu Joyoboyo: &#8221; Dunyo iki wis tuwo tur keronto ronto, contone akeh putro wani karo wong tuwo, akeh joko dadi dudo, akeh rondo towo-towo rogo jare rak penak yen di kancani joko, akeh prawan nglairke putro tanpo bopo, akeh omah ibadah ra tau di sobo, di ajak ibadah mesti semoyo, jare sambat boyok&#8217;e loro, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/psychological/jangan-terlena.html/attachment/1253p-jangan-terlena-q" rel="attachment wp-att-10811"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10811" title="1253p-Jangan terlena-q" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1253p-Jangan-terlena-q-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Petuah prabu Joyoboyo: &#8221; Dunyo iki wis tuwo tur keronto ronto, contone akeh putro wani karo wong tuwo, akeh joko dadi dudo, akeh rondo towo-towo rogo jare rak penak yen di kancani joko, akeh prawan nglairke putro tanpo bopo, akeh omah ibadah ra tau di sobo, di ajak ibadah mesti semoyo, jare sambat boyok&#8217;e loro,<span id="more-10810"></span></p>
<p>Sing meneng berarti rumongso, sing mesem berarti kulino, elingo yen sa&#8217;wayah wayah di pundut sing kuwoso, ora enom ora tuwo, malaikat podo ngincer sing leno, mulo ojo lali ibadah madhep sing kuwoso, yen mati ben mlebu surgo.inggih tho? &#8221; Monggooooooooooooooooooooooo&#8230;.. (Suhirto M Sumarto)</p>
<p>Catatan, terjemahan sakkarepe dewe :<br />
Petuah prabu Joyoboyo : Dunia ini sudah tua dan sempoyongan. Contohnya banyak putra berani melawan ortu. Banyak jejaka menjadi duda. Banyak janda menawarkan raganya. Katanya gak enak bila dikencani jejaka.<br />
Banyak gadis (perawan) melahirkan putra tanpa ayahnya, banyak rumah ibadah gak pernah dikunjungi. Diajak beribadah dijawabnya dengan janji, dan mengeluh pinggangnya sakit.</p>
<p>Yang diam berarti merasa, yang senyum artinya telah terbiasa. Ingatlah sewaktu waktu kita bisa diambil yang maha kuasa, tua muda sama. Malaikat mengincar yang terlena. Karena itu beribadahlah kepada yang Maha Esa, agar kalau meninggal bisa masuk surga. (Aguk)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/psychological/jangan-terlena.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

