<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alumnimaterdei.com &#187; Muda-Mudi</title>
	<atom:link href="http://alumnimaterdei.com/category/muda-mudi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alumnimaterdei.com</link>
	<description>ratusan bunga mekar bersama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 20:56:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Dialog sepasang kekasih</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/dialog-sepasang-kekasih.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/dialog-sepasang-kekasih.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 01:57:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=10692</guid>
		<description><![CDATA[Dialog Sebelum Menikah (Harap membaca mulai dari baris kalimat paling atas sampai ke baris kalimat paling bawah ) Pria : Akhirnya , inilah saat yang kutunggu-tunggu !. Wanita : Kenapa, apakah kau senang bila aku pergi meninggalkanmu ? Pria : Oh tidak !. Sedikitpun tak pernah terpikir olehku Wanita : Apakah sesungguhnya kau mencintaiku ? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dialog Sebelum Menikah<br />
<a href="http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/dialog-sepasang-kekasih.html/attachment/1246ia-sepasang-kekasih-a" rel="attachment wp-att-10696"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10696" title="1246Ia-Sepasang kekasih-a" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/01/1246Ia-Sepasang-kekasih-a-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>(Harap membaca mulai dari baris kalimat paling atas sampai ke baris kalimat paling bawah )<br />
Pria : Akhirnya , inilah saat yang kutunggu-tunggu !.<br />
Wanita : Kenapa, apakah kau senang bila aku pergi meninggalkanmu ?<br />
Pria : Oh tidak !. Sedikitpun tak pernah terpikir olehku<br />
Wanita : Apakah sesungguhnya kau mencintaiku ?<span id="more-10692"></span></p>
<p>Pria : Pastilah di setiap waktu<br />
Wanita : Pernahkah engkau menghianatiku dengan berselingkuh bersama<br />
perempuan lain ?<br />
Pria :Tidaklah ! Kenapa kau bertanya seperti itu ?<br />
Wanita : Maukah engkau menciumku ?</p>
<p>Pria : Setiap ada kesempatan akan kulakukan<br />
Wanita : Apakah engkau tega menamparku ?<br />
Pria : Ya oloooh ! Yang gilanya kau, tidaklah !<br />
Wanita : Apakah dirimu bisa kupercaya ?<br />
Pria : Ya.<br />
Wanita : Oh sayangku !</p>
<p>Dialog Setelah Menikah<br />
(Harap membaca mulai dari baris kalimat paling bawah sampai ke baris kalimat paling atas )<br />
(Nyoman Jaya Prana-FatchurR)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/dialog-sepasang-kekasih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SISWA SMP MEMBUAT BOM TIRUAN</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/siswa-smp-membuat-bom-tiruan.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/siswa-smp-membuat-bom-tiruan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 20:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[BOM TIRUAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7994</guid>
		<description><![CDATA[Sajian ini sudah terlambat, maklum kejadiannya sekitar 2 bulan yang lalu yaitu 12/05/2011, namun masih relevan bagi kita semua untuk berinstrospeksi (mawas) diri, agar kecerdasan dan kreativitas  yang kita (adik-adik)  miliki dapat digunakan untuk hal hal yang bermanfaat. Feby Yulianda, siswa SMPN 2 Kabupaten Kepahiang, ditahan Polda Bengkulu karena membuat tiruan bom buku. Komponen elektroniknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sajian ini sudah terlambat, maklum kejadiannya sekitar 2 bulan yang lalu yaitu 12/05/2011, namun masih relevan bagi kita semua untuk berinstrospeksi (mawas) diri, agar kecerdasan dan kreativitas  yang kita (adik-adik)  miliki dapat digunakan untuk hal hal yang bermanfaat.<span id="more-7994"></span></p>
<p>Feby Yulianda, siswa SMPN 2 Kabupaten Kepahiang, ditahan Polda Bengkulu karena membuat tiruan bom buku. Komponen elektroniknya dari bekas joy stick play station, tak ada bahan peledak sama sekali.</p>
<p>Kapolres Kepahiang AKBP Chaerul Yani di Kepahiang, Kamis (12/5), Feby mengaku terinspirasi membuat bom buku setelah membaca buku berjudul Mengungkap Berita Besar dalam Kitab Suci karangan Abdul Wahab terbitan Tiga Serangkai.</p>
<p>&#8220;Sebelum merakit bom Feby membaca buku setebal 444 halaman itu,&#8221; katanya. Kepada penyidik Polres Kepahiang, Feby mengaku mengambil buku itu dari perpustakaan SDN 18, tak jauh dari rumahnya. Feby sempat pusing setelah membaca buku itu. Lalu dia teringat dengan berita TV tentang bom buku, sehingga berinisiatif merangkai bom itu.</p>
<p>Rangkaian kabel dan komponen elektronik dari joycstick Play Station (PS) itu dimasukkan ke dalam buku tebal yang sudah dilubangi bagian tengahnya. &#8220;Memang tidak ada bahan peledak dan batere yang bisa membuat rangkaian itu meledak,&#8221;.</p>
<p>Siswa yang dikenal baik dan rajin di mata guru di sekolahnya ini membuat rangkaian bom buku di rumahnya, disaksikan teman sepermainannya. Setelah bom buku selesai dikerjakan, layaknya bom buku yang dikirim teroris ke markas Jaringan Islam Liberal (JIL), Feby mengaku ketakutan sendiri dan menyimpan hasil karyanya itu di loteng rumah.</p>
<p>Rakitan bom buku itu secara tidak sengaja ditemukan ayahnya, Imron Joni dan melaporkan temuan tersebut ke Polres Kepahiang. &#8220;Dari laporan itulah kami memeriksa buku yang dilapisi lakban bening itu dan menemukan rangkaian sirkuit joystik Playstation dan kabel-kabel,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kapolres belum berani memastikan apakah tindakan Feby iseng atau ada pihak yang mendalangi. Penyelidikan masih terus berlangsung dengan memeriksa anggota keluarganya dan rekan sepermainan. Kepala SMPN-2, tempat ia bersekolah Anelia Risa mengatakan, Feby adalah sosok rajin dan berlaku layaknya anak normal seusia dia.</p>
<p>&#8220;Hobinya bermain sepak bola dan kami sama sekali tidak tahu kalau Feby merakit bom. Kami baru tahu setelah baca berita,&#8221;. Anelia mengatakan, dalam keseharian di sekolah Feby juga tergolong anak yang pintar tetapi tidak suka membaca dengan nilai rata-rata rapor tujuh.</p>
<p>Orangtua Feby, Imron Joni ketika ditemui di rumahnya dengan mata yang basah karena kesedihan mendalam, merasa tidak percaya jika anaknya sampai merakit bom buku. Apalagi disebutkan ia terinspirasi setelah membaca buku jihad tersebut.</p>
<p>&#8220;Anak saya itu tidak suka membaca buku, kalau mau belajar dia harus saya pukul dulu, lalu jika ia membuat rangkaian bom karena terinspirasi dari membaca buku itu, saya tidak habis fikir,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ditambahkan Imron, selama ini ia tidak pernah melihat tingkah laku aneh anaknya apalagi sampai membaca buku yang bersampul merah muda itu. &#8220;Saya tahu dari polisi bahwa anak saya membuat rangkaian bom karena terinspirasi setelah membaca buku,&#8221; tambahnya. (FatchurR; bahan dari TMA, Ant; http://www.gatra.com/artikel.php?id=148069)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/siswa-smp-membuat-bom-tiruan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warren Buffet</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/warren-buffet.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/warren-buffet.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 21:23:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=8046</guid>
		<description><![CDATA[Twenty years ago, Warren Buffett invited Sharon Osberg to Omaha to play cards. It was a game that changed their lives. Now best friends, the pair chat about their relationship and the rigors of low-stakes, high-pressure bridge. Here&#8217;s how the second-richest man in America introduced himself to Sharon Osberg : He invited her into his [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Twenty years ago, Warren Buffett invited Sharon Osberg to Omaha to play cards. It was a game that changed their lives. Now best friends, the pair chat about their relationship and the rigors of low-stakes, high-pressure bridge.<span id="more-8046"></span></p>
<p>Here&#8217;s how the second-richest man in America introduced himself to Sharon Osberg : He invited her into his office, got her down on hands and knees, and had her play him in a fixed-dice game. At the time, Osberg was an executive at Wells Fargo and a world-champion bridge player. She had briefly met Warren Buffett, an avid amateur, at a game in New York City, and the Berkshire Hathaway CEO had invited her to his Omaha headquarters.</p>
<p>&#8220;His theory was, this is how he would break the ice,&#8221; Osberg says. &#8220;They were nontransitive dice [a sort of party trick for statistics geeks]. There I was, in my dress, on my hands and knees, rolling dice on Warren Buffett&#8217;s floor, in a situation where I couldn&#8217;t win. He thought it was hilarious.&#8221; After Buffett finished laughing, the two went out for steak, then played bridge at his local club. The game was &#8220;terrible,&#8221; Buffett recalls. &#8220;Humiliating,&#8221; says Osberg. &#8220;But we had a really good time.&#8221;</p>
<p>That was 20 years ago, and the two have been bridge partners and friends ever since. They play together an average of four times a week. It&#8217;s a long-distance, platonic relationship that was founded on the card game but has evolved. Osberg lives in Marin County, outside of San Francisco, and communicates with Buffett a couple of times a day by phone, and then again via the computer, where the two chat as they play online.</p>
<p>&#8220;She&#8217;s a very good friend now, even though we don&#8217;t see each other that often,&#8221; says Buffett. Osberg agrees. &#8220;He&#8217;s just my best friend. He&#8217;s changed my life. I&#8217;m the luckiest human being in the world.&#8221;</p>
<p>Beyond their passion for the game, the pair relate in other ways—like the dry humor they share. Even their differences are complementary. Osberg is a professional technologist who ran Wells Fargo&#8217;s online banking group, and Buffett famously steers clear of anything with a chip.</p>
<p>&#8220;At least two or three times a month, he&#8217;ll call me and say, &#8216;This is on my screen, what do I do?&#8217;&#8221; she says. But serving as a billionaire technophobe&#8217;s IT director is relatively easy work, Osberg allows: &#8220;Whenever there&#8217;s any kind of a problem with his computer, he just goes out and buys another one.&#8221;<br />
In 2005, Buffett and Microsoft co-founder Bill Gates—who plays bridge with both of them—pledged a million dollars to promote bridge in schools. The nonprofit effort, headed by Osberg, never gained traction and closed shop earlier this year. Buffett concedes that bridge is never going to experience the mainstream success it enjoyed 70 years ago. &#8220;There&#8217;s too many different things people can do,&#8221; he says. Fortunately for him, though, he doesn&#8217;t lack for willing bridge mates. &#8220;There&#8217;s a lot of people I could play bridge with, but there would be nobody better to have as a partner than Sharon.&#8221;</p>
<p>Buffett on Osberg<br />
Carol Loomis at Fortune introduced us. I was playing at some event at the Empire State Building, where Carol and Sharon were also playing.<br />
I liked her. She was very likable, an interesting person, and clearly very smart. She had developed online banking for Wells Fargo very early; she was a pioneer in that. I invited her to play in Omaha and she accepted—we both played terribly that night. Because we were both trying to please the other one and it didn&#8217;t work worth a damn.<br />
She&#8217;s an extremely good player, but she&#8217;s a good partner too. Unlike chess, or unlike a lot of games, in bridge if you&#8217;re a bad partner, it&#8217;s going to materially affect the result the two of you get based on your skill alone. I&#8217;ve learned a lot from her.<br />
When we play, I do a lot of dumb things, and then I also do some extremely dumb things from time to time. But whenever I do something extremely dumb, we usually get a good result. Don&#8217;t ask me why—she can explain that to you. But that&#8217;s the only thing she would find extremely irritating about me, is when I make some colossal mistake and it turns out to give us a good score.<br />
I never want to quit. It&#8217;s the opponents who want to quit. Last night we played for only an hour and a half, but I would go on forever. We play up at Bill Gates&#8217;s house periodically, and those games will start at 2 in the afternoon, break for dinner, then finish at 11 at night.<br />
We were playing in Omaha at annual meeting time and Sharon came in with my sister and her husband. We played and much to my chagrin and, I might add, my surprise, my sister and her husband actually beat Sharon and me. So my sister at that point reached to get the score pad, and I ripped it off and ate it. It&#8217;s a very competitive game. It&#8217;s about as competitive as you can get.</p>
<p>Osberg on Buffett<br />
I wasn&#8217;t all that familiar with Warren. I sort of knew who he was. I knew he was wealthy. I knew he was an investor. And I knew he was from someplace in the middle of the country. So when I did meet him, he said, &#8220;You&#8217;ve got to come to Omaha.&#8221; I said, &#8220;Where&#8217;s that?&#8221; I could have brushed up a bit more on my facts before I met him.<br />
We liked each other a lot. Once I got over being terrified, he&#8217;s such an easy person to be with, and we have a similar sense of humor—it just clicked.<br />
I didn&#8217;t play online at the time—I was playing face-to-face, in serious tournaments—but it seemed to me that this was the way to go. That&#8217;s why Warren got a computer. It took me a long time, probably six months, to convince him that what he really needed was a computer and then he could play bridge anytime he wanted. Bill Gates had tried to get him a computer—he volunteered to send people from Microsoft out to hook it up, but none of that worked. Finally, he said OK.<br />
I was in Chicago or Cleveland or someplace, and he said, &#8220;I&#8217;ll pick you up,&#8221; because he was on his way home from a meeting, &#8220;and I&#8217;ll take you to Omaha. We&#8217;ll go to the Furniture Mart and buy a computer and you&#8217;ll set it up for me.&#8221; I think it was an HP.<br />
Then there was the time he nearly cost me my world status: We&#8217;d never played together in a tournament before, let alone a world championship. We were huge underdogs to qualify for the finals, but God bless us, we qualified, at which point Warren said, &#8220;I can&#8217;t do this anymore. It&#8217;s so stressful. Tell them I have a business emergency. Tell them anything.&#8221; So I go and try to tell the officials my partner has a business emergency—they were furious. We were probably the only couple ever to qualify for a world championship and withdraw without one of us dying.<br />
Edited from Peter Kafka&#8217;s interviews with Buffett and Osberg (Khing dari Los Angeles)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/warren-buffet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MEMAJUKAN BUDAYA DAERAH</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/memajukan-budaya-daerah.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/memajukan-budaya-daerah.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 20:59:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA DAERAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7989</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com — Lantunan suara kecapi dan seruling mengiringi siluet aktivitas masyarakat tanah Luwu, Sulawesi Selatan, yang ingin memperlihatkan kekayaan sumber daya laut dan darat mereka. Beberapa lama berselang, muncul tiga lelaki yang membawa pohon lontara. Pohon tersebut dikenal sebagai tanaman multifungsi, termasuk menjadi media penulisan naskah kuno seperti Sureq Galigo sebelum abad ke-14 yang mengisahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOMPAS.com — Lantunan suara kecapi dan seruling mengiringi siluet aktivitas masyarakat tanah Luwu, Sulawesi Selatan, yang ingin memperlihatkan kekayaan sumber daya laut dan darat mereka. Beberapa lama berselang, muncul tiga lelaki yang membawa pohon lontara.<span id="more-7989"></span></p>
<p>Pohon tersebut dikenal sebagai tanaman multifungsi, termasuk menjadi media penulisan naskah kuno seperti Sureq Galigo sebelum abad ke-14 yang mengisahkan perjalanan I La Galigo dengan kejayaan Kerajaan Luwuq. Itu hanya merupakan penggalan dari pementasan teater tari dan musik I La Galigo yang digelar pada 23-24 April 2011 di Benteng Rotterdam, Makassar.</p>
<p>Setelah sekian tahun karya sastra terpanjang di dunia itu melanglang buana dipentaskan di Eropa dan Asia, akhirnya teater yang terinsipirasi dari Sureq Lagaligo yang diketahui panjangnya mencapai 6.000 halaman (melebihi panjang karya sastra India, Mahabharata) akhirnya dapat dipentaskan di tanah kelahirannya.</p>
<p>Menurut sutradara termahal ketiga di dunia, Robert Wilson, yang membawa pementasan I La Galigo kembali ke Makassar, epos dari budaya tanah Bugis ini merupakan cerita terlengkap skala internasional karena merupakan akumulasi dari seni, budaya, sampai sains.</p>
<p>&#8220;Pementasan I La Galigo ini membuka akses, bukan hanya untuk bidang kebudayaan, melainkan juga industri kreatif lain, khususnya di bidang pariwisata,&#8221; katanya. Berkaitan dengan itu, Wilson tidak tanggung-tanggung melibatkan lebih banyak seniman Sulawesi Selatan dan menggunakan peralatan panggung yang sebagian besar diperoleh dari Makassar.</p>
<p>Mengenai tingkat kesulitan dalam memperkenalkan karya sastra milik masyarakat Sulsel ini, dia mengakui hal itu tidaklah mudah. &#8220;Tidak mudah membawakan La Galigo dalam dunia teater, khususnya karya sastra yang sama sekali tidak dikenal di dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia mengatakan, sebenarnya lebih mudah mengerjakan karya lain daripada La Galigo. Karena itu, untuk membawa I La Galigo ke pentas dunia, ia terpaksa harus mengambil risiko yang sangat berat. Tantangan terberat saat itu, mencari penerjemah naskah La Galigo dan membuat &#8220;visualisasi&#8221; yang dapat menarik perhatian dunia internasional.</p>
<p>Oleh karena itu, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kerja berat Wilson melalui pementasan spektakuler di Makassar ini dapat menjadi pendorong bagi masyarakat Sulsel untuk mengangkat karya-karya besar di daerah ini.</p>
<p>&#8220;Kalau kini, karya itu diperhatikan orang lain. Kita jangan tinggal diam, tapi bisa berbuat menyempurnakan karya-karya ini,&#8221; katanya. Menyikapi hal itu, dia berjanji bahwa pementasan epos I La Galigo akan dimasukkan dalam kalender kepariwisataan Pemerintah Provinsi Sulsel dan nasional.</p>
<p>Sebagai wujud terima kasih masyarakat Sulsel, Gubernur menyerahkan keris Kerajaan Luwu kepada tim kreatif opera I La Galigo yang diwakili Fanco Laera dari Change Performing Art. &#8220;Ini satu bentuk apresiasi masyarakat Susel terhadap tamu agung yang berhasil membawa kisah I La Galigo di teater besar di dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski penonton epos I La Galigo yang terdiri dari 12 adegan itu tidak seheboh penonton bintang dunia Justin Bieber yang bertandang ke Jakarta, karya sastra tersebut cukup menghipnotis masyarakat pencinta budaya untuk berjejal di Benteng Rotterdam.</p>
<p>Hal itu terbukti dengan penjualan tiket pementasan I La Galigo yang sudah terjual sebanyak 350 lembar di Makassar dan 700 lembar terjual di Jakarta sebelum pementasan. Kadin Kebudayaan dan Pariwisata Makassar Rusmayani Madjid mengaku kewalahan menerima pemesanan tiket.</p>
<p>&#8220;Tiket habis semua, bahkan undangan 1.000 lembar yang dibagikan semuanya sudah dikonfirmasi untuk hadir,&#8221; ujarnya. Karena itu, dia menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah pihak yang tidak sempat memperoleh undangan karena kapasitas halaman Benteng Rotterdam sangat terbatas.</p>
<p>Jenis tiket yang disiapkan terdiri dari tiga kategori, yakni tiket Platinum Rp 500.000, tiket Titanium Rp 250.000, dan tiket Gold Rp 150.000. Tingginya animo masyarakat dan pejabat di Sulsel dalam menyaksikan pentas pertama di Indonesia ini membuat jumlah tiket yang dicetak panitia tidak cukup.</p>
<p>Akibatnya, sebagian masyarakat di kota berjulukan &#8220;Angin Mammiri&#8221; ini kecewa karena tidak bisa masuk di lokasi pementasan yang dijaga ketat petugas keamanan.<br />
&#8220;Pementasan ini terlalu eksklusif bagi kami mahasiswa kos-kosan dan masyarakat level menengah ke bawah, padahal masyarakat Sulsel berhak menikmati karya seni dan budaya sendiri,&#8221; kata salah seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Anwar.</p>
<p>Karena itu, ia menyarankan agar pementasan I La Galigo selanjutnya di daerah ini harus lebih intensif dan tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Ini agar masyarakat umum di daerah ini lebih mengetahui dan mengenal seni budayanya, kemudian berujung pada kecintaan atas hasil karya leluhur.</p>
<p>Pementasan spektakuler itu  turut ditonton Dubes Singapura untuk Indonesia Mr Ashok Kumar Mirpuri dan salah satu Konsulat Jenderal USA. Selain itu, ada pula para menteri, seperti Menpora Andi Alfian Mallarangeng dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.</p>
<p>Tak ketinggalan, hadir pemrakarsa pementasan I La Galigo di Makassar, termasuk pengusaha Tanri Abeng, dan mantan Wapres, JK. Namun, sebagian rombongan VVIP itu mengaku tidak mengerti jalan cerita epos I La Galigo yang didominasi gerak tari dan sedikit menggunakan percakapan.</p>
<p>Kendati demikian, mereka cukup puas dengan melihat penampilan para tokoh yang diperankan dalam terater tari dan kolaborasi musik tradisional Bugis, Makassar, dan Toraja, serta musik modern. Tata pencahayaan dan penataan panggung juga mendapat acungan jempol karena pementasan tersebut dirancang untuk skala internasional dan berkategori luar ruangan (out door).</p>
<p>Pada akhir pementasan, riuh suara tepuk tangan penonton menandakan kepuasan dan harapan agar masih ada atraksi seni budaya karya sastra spektakuler di daerah ini. Dengan demikian, ke depan, mimpi I La Galigo dapat terwujud menjadi tuan rumah di negeri sendiri.</p>
<p>Kapan rek kita menggali dan mempopulerkan budaya leluhur Probolinggo atau sekitarnya dan kita ikut aktif berperan mmenyukseskannya ?. (Oleh Suriani Mappong</p>
<p>http://oase.kompas.com/read/2011/04/29/00521946/Mimpi.I.La.Galigo.di.Makassar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/memajukan-budaya-daerah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LADY GAGA-ACARA AMAL YG HIJAU</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-acara-amal-yg-hijau.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-acara-amal-yg-hijau.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 21:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[ACARA AMAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7983</guid>
		<description><![CDATA[Biar lebih lengkap, maka saya lanjutkan artikel yang pernah dimuat di  http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-dan-acara-amal.html#more-7979Semoga dapat menambah wawasan kita. Lady Gaga Tampil Serbahijau Dalam Acara Amal. BUKAN Lady Gaga namanya kalau tidak bikin sensasi. Baik melalui perilaku hingga fesyen yang dikenakan, penembang &#8220;Born This Way&#8221; ini selalu sensasional. Kali ini, Gaga tampil serbahijau di Jepang. Penyanyi yang terkenal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-7985" href="http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-acara-amal-yg-hijau.html/attachment/120ia-muda-a-lady-gaga"><img class="alignnone size-full wp-image-7985" title="120Ia-Muda-a Lady Gaga" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2011/07/120Ia-Muda-a-Lady-Gaga.png" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p>Biar lebih lengkap, maka saya lanjutkan artikel yang pernah dimuat di  http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-dan-acara-amal.html#more-7979Semoga dapat menambah wawasan kita. Lady Gaga Tampil Serbahijau Dalam Acara Amal. BUKAN Lady Gaga namanya kalau tidak bikin sensasi. <span id="more-7983"></span></p>
<p>Baik melalui perilaku hingga fesyen yang dikenakan, penembang &#8220;Born This Way&#8221; ini selalu sensasional. Kali ini, Gaga tampil serbahijau di Jepang. Penyanyi yang terkenal lewat lagu &#8220;Poker Face&#8221; ini memang tak pernah bosan menyajikan sesuatu yang baru bagi penggemarnya.</p>
<p>Dia terbiasa berkreasi pada mahkotanya, mulai dari rambut berhias sepatu, rambut berbentuk pita, rambut megah bagai matahari, hingga wig berbentuk telepon pernah dicobanya. Kali ini, Gaga memakai wig hijau dengan pakaian hingga sepatu yang senada warna mahkotanya.</p>
<p>Penyanyi berambut lurus itu pamer penampilan warna-warni saat menghadiri MuchMusic Awards di Kanada pada Minggu (19/6) lalu. Selepas acara itu, dalam tampilan hijau zamrud, penyanyi berusia 25 tahun itu menyapa penggemarnya di bandara Narita International. Demikian yang dinukil dari The Sun, 22/6/2011.</p>
<p>Tatanan make up Mac dan stiletto tinggi yang dipakainya tampak nyaman untuk penerbangan jarak jauh. Tak heran membuat Gaga tampak segar seperti bunga aster saat dia berjalan melalui ruang kedatangan.</p>
<p>Kunjungan Gaga ke Negeri Sakura dengan penampilan serbahijau ternyata dalam rangka perwujudan aksi sosial yang dilakukannya dengan merilis gelang amal. Sambil memamerkan gelang bertuliskan “We Pray for Japan”, penyanyi asal Amerika itu memeluk penggemar dan melambaikan tangan.</p>
<p>Gelang rancangan Gaga sejauh ini berhasil terjual sebesar Rp 2,1 miliar. Gelang berwarna putih itu dijual di toko online-nya, Ladygaga.shop.bravadousa.com, dengan harapan dapat membantu mereka yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami di Jepang.</p>
<p>Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan dalam upaya memberikan bantuan kepada masyarakat Jepang. Suatu ide yang patut kita teladani, kalau potensi dan kemampuan Alumni untuk tampil mencari sumbangan bagi peningkatan kemajuan MDP dan kemanusiaan (FatchurR; bahan dari http://www.forumkami.net/showbiz/166699-lady-gaga-tampil-serbahijau-dalam-acara-amal-wow.html)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-acara-amal-yg-hijau.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LADY GAGA DAN ACARA AMAL</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-dan-acara-amal.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-dan-acara-amal.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 20:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[LADY GAGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7979</guid>
		<description><![CDATA[NEW YORK &#8211; Lady Gaga membantu meningkatkan amal secara besar-besaran sehingga mencapai USD47,4 (Rp 406 miliar) di sebuah acara amal di New York pada Senin, 9/5/11. Pelantun Poker Face itu tiba di gala tahunan Robin Hood Foundation di Manhattan dalam telur raksasa untuk tampil di depan para bankir top Wall Street, yang menyumbang hingga USD [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NEW YORK &#8211; Lady Gaga membantu meningkatkan amal secara besar-besaran sehingga mencapai USD47,4 (Rp 406 miliar) di sebuah acara amal di New York pada Senin, 9/5/11. Pelantun Poker Face itu tiba di gala tahunan Robin Hood Foundation di Manhattan dalam telur raksasa untuk tampil di depan para bankir top Wall Street, yang menyumbang hingga USD 250 ribu (Rp 2,1 miliar). <span id="more-7979"></span></p>
<p>Beberapa artis yang turut hadir di Javits Convention Center itu : Penyanyi Tony Bennett, komedian Seth Meyers dan Kid Rock. Anggota Black Eyed Peas, Fergie dan Apl.de.ap tampil untuk memberikan satu penonton yang beruntung mendapatkan kesempatan menulis dan merekam lagu dengan William. Hadiah tersebut senilai USD400 ribu (Rp3,4 miliar). Demikian Femalefirst, 12/5/2011.</p>
<p>Bintang tamu di gala amal tahunan tersebut termasuk Sarah Jessica Parker, Michael J, Fox, Naomi Watts, Liev Schreiber, Gisele Bundchen dan Tom Brady. Dana yang terkumpul pada acara tersebut akan diberikan kepada Robin Hood Foundation untuk program kemiskinan di New York City. (FatchurR bahan dari ang; http://celebrity.okezone.com/read/2011/05/12/33/456325/lady-gaga-bantu-acara-amal-new-york)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/lady-gaga-dan-acara-amal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MELANTJONG PETJINAN ANAK-ANAK</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/melantjong-petjinan-anak-anak.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/melantjong-petjinan-anak-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 22:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[MELANTJONG PETJINAN ANAK-ANAK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7848</guid>
		<description><![CDATA[Yukkk adik-adik TK-SD, isi liburan dengan kegiatan menyenangkan bareng YCCLC dan komunitas Jejak Petjinan, Thursday, July 7 at 8:00am; Location: Surabaya; Nonton bareng wayang potehi; Membuat wayang potehi; Pembuatan misua; Games dan hadiah seru dan Goddie bag Lokasi Acara : *Klenteng Hong Tiek Han &#38; Pabrik mie dan misua MargaJaya* Informasi &#38; Pendaftaran: Shanty &#8211; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yukkk adik-adik TK-SD, isi liburan dengan kegiatan menyenangkan bareng YCCLC dan komunitas Jejak Petjinan, Thursday, July 7 at 8:00am; Location: Surabaya; Nonton bareng wayang potehi; Membuat wayang potehi; Pembuatan misua; Games dan hadiah seru dan Goddie bag<span id="more-7848"></span></p>
<p>Lokasi Acara : *Klenteng Hong Tiek Han &amp; Pabrik mie dan misua MargaJaya*<br />
Informasi &amp; Pendaftaran: Shanty &#8211; 031 60051560 dan Pak Gwan &#8211; 031 71616970 (Paulina Mayasari)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/melantjong-petjinan-anak-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENIKAH DI KUBURAN</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/menikah-di-kuburan.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/menikah-di-kuburan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 20:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[MENIKAH DI KUBURAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7406</guid>
		<description><![CDATA[Ini sebuah kejadian langka dan membuat banyak orang mengernyitkan dahi. Dua pasang pengantin melangsungkan pernikahan di area kuburan. Mereka adalah Wu Di dengan Yang Xi, serta Wei Jian dengan Liu Ling. Kedua pasangan ini menilai kuburan alias pemakaman merupakan simbol bahwa  hanya maut yang bisa memisahkan hidup mereka. “Kami saling berjumpa dan berkenalan di pemakaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-7407" href="http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/menikah-di-kuburan.html/attachment/07ia-menikah-di-kuburan"><img class="alignnone size-full wp-image-7407" title="07Ia-Menikah di kuburan" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2011/05/07Ia-Menikah-di-kuburan.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a></p>
<p>Ini sebuah kejadian langka dan membuat banyak orang mengernyitkan dahi. Dua pasang pengantin melangsungkan pernikahan di area kuburan. Mereka adalah Wu Di dengan Yang Xi, serta Wei Jian dengan Liu Ling.<span id="more-7406"></span></p>
<p>Kedua pasangan ini menilai kuburan alias pemakaman merupakan simbol bahwa  hanya maut yang bisa memisahkan hidup mereka. “Kami saling berjumpa dan berkenalan di pemakaman ini. Makam ini menjadi saksi kisah cinta kami dan cuma maut yang bisa memisahkan kami,” ujar Wudi.</p>
<p>Wu Di menambahkan, dirinya sangat suka dengan lokasi pemakaman tersebut. Pasangan ini menanam pohon di pemakaman sebagai lambang tumbuhnya cinta mereka. (Yong Sidharta; bahan dari Uda/Nova; Foto: Orange.co.uk)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/menikah-di-kuburan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SUPAYA DIKEJAR ORANG YG DISUKA</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/supaya-dikejar-orang-yg-disuka.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/supaya-dikejar-orang-yg-disuka.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 11:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[SUPAYA DIKEJAR ORANG YG DISUKA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7258</guid>
		<description><![CDATA[Tips supaya kamu dikejar-kejar orang yang kamu suka : (1) Perlahan-lahan dekati dia, (2) Beri dia senyuman termanis, (3) Buat dia terlena, ama kamu, (4) Terus pelan-pelan ambil dompetnya dan lariiiii,,,,,,,,,, Dijamin dech pasti kamu dikejar ama orang yang kamu suka itu. Bahkan saking sayangnya dia sampe minta bantuan polisi buat cariin kamu. Selamat mencoba,,,,hehehehehehe [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tips supaya kamu dikejar-kejar orang yang kamu suka :<br />
(1) Perlahan-lahan dekati dia,</p>
<p>(2) Beri dia senyuman termanis,</p>
<p>(3) Buat dia terlena, ama kamu,<span id="more-7258"></span><br />
(4) Terus pelan-pelan ambil dompetnya dan lariiiii,,,,,,,,,,<br />
Dijamin dech pasti kamu dikejar ama orang yang kamu suka itu. Bahkan saking sayangnya dia sampe minta bantuan polisi buat cariin kamu. Selamat mencoba,,,,hehehehehehe (Aguk bahan dari <a href="http://www.facebook.com/n/?profile.php&amp;id=100000012803676&amp;mid=41f48fbG61377bb0G21077bfG96&amp;bcode=sGUDX7OX&amp;n_m=fatkhurr%40gmail.com" target="_blank">Suhirto Mgl</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/supaya-dikejar-orang-yg-disuka.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KISSING (BERCIUMAN)</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/kissing-berciuman.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/kissing-berciuman.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 20:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muda-Mudi]]></category>
		<category><![CDATA[KISSING (BERCIUMAN)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=7090</guid>
		<description><![CDATA[Sejatinya, berciuman adalah proses pembersihan rongga mulut secara alami. Aktivitas berciuman meningkatkan aliran air liur (saliva), yang akan membilas partikel-partikel sisa makanan yang tersisa di dalam mulut. Ion-ion mineral yang ada dalam saliva ikut membantu proses demineralisasi (peletakan kembali mineral-mineral gigi yang hilang) pada gigi yang mengalami karies dini. Meski demikian bukan berarti kegiatan berciuman dapat menggantikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejatinya, berciuman adalah proses pembersihan rongga mulut secara alami. Aktivitas berciuman meningkatkan aliran air liur (saliva), yang akan membilas partikel-partikel sisa makanan yang tersisa di dalam mulut. <span id="more-7090"></span></p>
<p>Ion-ion mineral yang ada dalam saliva ikut membantu proses demineralisasi (peletakan kembali mineral-mineral gigi yang hilang) pada gigi yang mengalami karies dini. Meski demikian bukan berarti kegiatan berciuman dapat menggantikan sikat gigi ataupun flossing.</p>
<p>Tidak sekedar itu saja, ternyata berciuman yang dilakukan secara intens dapat melatih otot muka, karena pada saat berciuman cukup banyak otot wajah yang terlibat sehingga dampaknya seseorang dapat tampak bahagia dan muda.</p>
<p>Selain itu, berciuman juga dapat membawa kepada ketenangan dan kondisi yang rileks, bila dilakukan dengan penuh perasaan kepada pasangan. Hal ini disebabkan karena keluarnya hormon-hormon tertentu saat berciuman termasuk oksitosin yang memberi efek nyaman dan menenangkan.</p>
<p>JANGAN ASAL BERCIUMAN<br />
Di balik efek positif itu, berciuman dapat menyebarkan penyakit yang bersumber dari bakteri dan virus bila dilakukan dengan sembarang orang. Pada saat berciuman, ada beberapa organ di sekitar wajah yang ikut terlibat, yaitu terutama mulut dan hidung.  Virus dan bakteri yang ada pada saliva (liur) atau darah seseorang dapat disebarkan ke orang lain melalui ciuman, dan beberapa penyakit lebih mudah ditularkan melalui cara ini daripada penyakit lain.<br />
Penyakit yang paling umum adalah flu atau infeksi saluran pernafasan bagian atas (ISPA). Flu dapat disebarkan dari udara atau kontak langsung dengan sekresi orang yang sedang flu, termasuk dari cairan mulut, hidung dan tenggorokannya.</p>
<p>Selain itu ada juga yang dikenal sebagai “kissing disease” yang disebabkan oleh Epstein-Barr virus. Penyakit ini disebut “mononukleosis” yang disebar melalui liur dan infeksi dapat terjadi melalui kontak langsung dengan penderita saat berciuman.</p>
<p>Gejalanya cukup serius, karena virus ini juga dapat menyebabkan radang otak. Selain Epstein-Barr, virus lain yang termasuk dalam famili herpes yaitu HSV (Herpes Simplex Virus) dan Varicella-zoster yang menyebabkan penyakit cacar juga dapat ditularkan melalui kontak langsung selama berciuman.</p>
<p>Tak hanya itu, HPV (Human Papilloma Virus) dapat ditularkan melalui ciuman, terutama cara berciuman dengan mulut terbuka yang sering disebut dengan “French kissing” dan seks oral. Virus ini dikaitkan dengan gonorrheal pharyngitis yang merupakan penyakit yang ditransmisikan secara seksual berupa infeksi di tonsil dan bagian belakang tenggorokan.</p>
<p>Tidak semua kasus menimbulkan gejala yang nyata, namun infeksi ini dapat mengarah kepada kanker mulut yang baru akan timbul 10-20 tahun ke depan. Salah satu contoh penyakit yang disebabkan bakteri dan dapat disebarkan melalui aktivitas berciuman adalah penyakitmeningococcal yang merupakan kondisi berbahaya dan dapat mengancam nyawa, termasuk peradangan yang terjadi pada selaput otak (meningitis).</p>
<p>Bakteri ini dapat tersebar melalui kontak langsung atau dari udara. Namun dari salah satu penelitian dikatakan bahwa hanya kegiatan berciuman yang dalam dan intens yang dapat menjadi faktor resiko dari penyakit ini.</p>
<p>Kesimpulannya, tidak ada salahnya berciuman apalagi bila dilakukan dengan setia hanya pada pasangannya. Yang penting, selalu jaga kebersihan gigi dan mulut, dan sebisa mungkin hindari berciuman saat pasangan sedang menderita penyakit yang disebabkan virus dan bakteri, yang dapat disebarkan melalui cairan mulut, hidung dan tenggorokan seperti yang dicontohkan di atas.<br />
(FR-bude Koesh bahan dari : drg. Martha Mozartha)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/muda-mudi/kissing-berciuman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

