<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alumnimaterdei.com &#187; IPTEK yang perlu</title>
	<atom:link href="http://alumnimaterdei.com/category/iptek-yang-perlu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alumnimaterdei.com</link>
	<description>ratusan bunga mekar bersama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 20:41:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Keajaiban tubuh kita</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/keajaiban-tubuh-kita.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/keajaiban-tubuh-kita.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 20:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Keajaiban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12613</guid>
		<description><![CDATA[Dalam buku ini telah diberikan beberapa contoh dan diterangkan bahwa ada banyak proses yang terjadi di dalam tubuh kita padahal kita benar-benar tidak menyadari semua itu. Setiap alat tubuh dan setiap sel dalam tubuh kita bekerja dengan kecepatan yang luar biasa dan melakukan tugasnya dengan sempurna pada saat bersamaan. Semuanya melakukan tugas yang diberikan kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam buku ini telah diberikan beberapa contoh dan diterangkan bahwa ada banyak proses yang terjadi di dalam tubuh kita padahal kita benar-benar tidak menyadari semua itu. Setiap alat tubuh dan setiap sel dalam tubuh kita bekerja dengan kecepatan yang luar biasa dan melakukan tugasnya dengan sempurna pada saat bersamaan. <span id="more-12613"></span></p>
<p>Semuanya melakukan tugas yang diberikan kepada mereka dalam keselarasan. Darah tetap mengantarkan ke dalam sel zat makanan yang mereka butuhkan untuk hidup. Lambung dan usus memecah zat makanan ini dan menjadikannya cocok untuk digunakan oleh sel-sel. Sel-sel saraf tetap mengirimkan stimulus ke seluruh bagian tubuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Otak meneliti stimulus-stimulus tersebut, sehingga kita bisa melihat, mendengar, mengecap, dan menggunakan alat indera lainnya. Jika salah satu tugas ini tertunda atau tidak dilakukan, tata tertib fungsi tubuh akan menurun. Jika sel-sel saraf pincang, tangan dan kaki kita tidak akan bisa digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika sel-sel lambung cacat, kita tidak dapat mencerna makanan yang kita makan. Jika sel-sel dalam lidah kita cacat, kita tidak bisa merasakan kue coklat, jeruk, pisang, atau biskuit yang kita makan. Syukurlah, kalau kita tidak sedang menderita suatu penyakit, semua itu tidak terjadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setiap bagian tubuh kalian terus melakukan tugas rutinnya tanpa henti sepanjang kehidupan kalian. Kesempurnaan yang dianugerahkan kepada kalian di setiap segi kehidupan pastilah ada sebabnya. Tidak ada yang bisa terjadi dengan sendirinya untuk kemudian menjadi mekanisme yang begitu lengkap dan sempurna seperti itu. Televisi, kulkas, komputer, dan pena yang kalian gunakan ketika menulis, singkatnya segala hal mempunyai perancang dan pembuat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebuah mobil atau pesawat terbang tidak bisa muncul dengan sendirinya. Semuanya bisa digunakan berkat para insinyur dan teknisi yang merancang dan membuatnya. Oleh sebab itu, sangatlah tidak mungkin seluruh sistem dalam tubuh manusia yang sempurna terjadi karena kebetulan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kalian pasti penasaran, mengapa ada beberapa orang yang berpikir bahwa tubuh mereka bekerja begitu sempurna hanyalah karena kebetulan. Ini jelas adalah pernyataan yang paling tidak masuk akal yang pernah dilontarkan. Keteraturan mengagumkan dalam tubuh manusia tidak bisa terjadi karena kebetulan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/keajaiban-tubuh-kita.html/attachment/keajaiban-tubuh" rel="attachment wp-att-12614"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12614" title="Keajaiban tubuh" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Keajaiban-tubuh-150x149.jpg" alt="" width="150" height="149" /></a>Keteraturan yang hebat ini membuktikan bahwa semua ini dirancang oleh suatu Zat dengan kecerdasan dan kebijaksanaan agung. Itulah ciptaan Pencipta yang Mahaagung, Tuhan kita. Tuhan memberi tahu kita bahwa Dia Maha Pengasih kepada hamba-hambanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang harus kita lakukan adalah tunduk kepada-Nya, mematuhi perintah-Nya sepenuhnya dan bersyukur kepada-Nya atas segala karunia yang telah Dia berikan untuk kita. Bentengi anak-anak anda dari ajaran-ajaran yang menyesatkan yang menghina dan merendahkan pekerjaan TUHAN. (Andre W)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/keajaiban-tubuh-kita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soegija Bukan Film Agama</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/soegija-bukan-film-agama.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/soegija-bukan-film-agama.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 22:55:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Bukan Film Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12783</guid>
		<description><![CDATA[SOEGIJA, merupakan film layar lebar teranyar garapan Sutradara Garin Nugroho, bersama Produser Djaduk Ferianto. Soegija mengangkat kisah kehidupan Monsinyur (Mgr.) Albertus Soegijapranata, orang pribumi pertama yang menjadi Uskup (pimpinan umat Katolik) di Indonesia. Sisi kemanusiaan, multiculturalism dan kebhinekaan, yang belakangan seolah tergerus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, justru menjadi hal menonjol ditampilkan dalam film ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/soegija-bukan-film-agama.html/attachment/film-sugija" rel="attachment wp-att-12784"><img class="alignleft size-full wp-image-12784" title="Film Sugija" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Film-Sugija.jpg" alt="" width="123" height="85" /></a>SOEGIJA, merupakan film layar lebar teranyar garapan Sutradara Garin Nugroho, bersama Produser Djaduk Ferianto. Soegija mengangkat kisah kehidupan Monsinyur (Mgr.) Albertus Soegijapranata, orang pribumi pertama yang menjadi Uskup (pimpinan umat Katolik) di Indonesia.<span id="more-12783"></span></p>
<p>Sisi kemanusiaan, multiculturalism dan kebhinekaan, yang belakangan seolah tergerus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, justru menjadi hal menonjol ditampilkan dalam film ini. Semasa hidupnya, Soegija selalu mengatakan, “Kemanusiaan itu satu, kendati berbeda bangsa, asal usul dan ragamnya, berlainan bahasa dan adat istiadatnya, kemajuan dan cara hidupnya, semua merupakan satu keluarga besar.”</p>
<p>Mengingat film Soegija bercerita tentang seorang tokoh umat Katolik, memang banyak orang sempat berpikir sarat aroma dakwah atau seputar dogma agama Katolik. Padahal, Soegija dikenal bukan saja karena tokoh Katolik, melainkan sebagai pahlawan nasional yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Termasuk memperjuangkan pengakuan luar negeri, sehingga Vatikan menjadi negara pertama mengakui kemerdekaan RI.</p>
<p>“Tentu, ini bukan film yang mengajari atau mendikte. Justru temanya sangat pas dalam konteks Indonesia saat ini yang kehilangan sosok pemimpin,” ujar G. Djaduk Ferianto, yang menjadi Produser Film Soegija, dalam diskusi di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (26/04/2012).</p>
<p>Sebagai seorang pejuang kemerdekaan, tentu saja seting Film Soegija menampilkan banyak kisah-kisah pada periode pra kemerdekaan tahun 1940, hingga masa agresi ke dua 1949, yang ditafsirkan secara independen oleh Garin Nugroho sebagai sutradara. “Garin menggambarkan pemikiran Soegijapranata yang humanis,” cetus Djaduk.</p>
<p>Mengambil lokasi syuting di Semarang dan Yogjakarta, Film Soegija pun sangat kental dengan nuansa musik lawas tradisonal Jawa, sebagai faktor penerawangan masa lalu, seperti lagu Kopi Susu, Zandvoort Aan De Zee, Langkahku, Pengabdian Yang Kau Pinta, Donga, Soedara Tua dan Lentera.</p>
<p>Pemilihan Nirwan Dewanto sebagai pemeran Soegija, dinilai bukan saja pas dan mampu menampilkan sosok dan kharakter sang uskup. Bahkan dengan nada hiperbolis, Djaduk mengistilahkan, “Justru melihat Soegijapranata itu mirip dengan Nirwan, bukan sebaliknya.”</p>
<p>Film Soegija yang dimotori Puskat Pictures, Yogjakarta, termasuk kategori kolosal yang membutuhkan waktu produksi hingga tiga tahun dan melibatkan 2.275 orang, diantaranya pemain asal Belanda, Jepang, serta artis Olga Lydia dan Butet Kertarajasa.</p>
<p>Film yang direncanakan tayang di bioskop-bioskop tanah air mulai 7 Juni 2012, menghabiskan biaya sebesar 12 miliar rupiah. “Berkisah tentang tokoh Katolik, tetapi film Soegija bisa dinikmati seluruh masyarakat, karena lebih menonjolkan sisi kemanusiaan,” tandas Garin Nugroho.(*d/che/ghu; Features Headlines | Fri, Apr 27, 2012 at 14:01 | Jakarta, <a href="http://matanews.com/" target="_blank">matanews.com</a>; yongsidharta)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/soegija-bukan-film-agama.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menanam terbalik</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/menanam-terbalik.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/menanam-terbalik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 20:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Menanam terbalik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12673</guid>
		<description><![CDATA[Saya barusan dikasi oleh Bu EKO, kontributor kita KWEI HWA dan Pak YUSUP, pot gantung dengan ide baru, pohonnya disungsang ditanam dipantat Pot. Saya malah mikir kalau di Indonesia bisa bikin sendiri, dari kaleng cat yang sekarang dari plastik. Kamu hobi berkebun? Bagaimana kalau tidak didukung tersedianya halaman cukup untuk menaruh tanaman? Gantung saja tanamannya! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/menanam-terbalik.html/attachment/menanam-terbalik" rel="attachment wp-att-12674"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12674" title="Menanam terbalik" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Menanam-terbalik-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a>Saya barusan dikasi oleh Bu EKO, kontributor kita KWEI HWA dan Pak YUSUP, pot gantung dengan ide baru, pohonnya disungsang ditanam dipantat Pot. Saya malah mikir kalau di Indonesia bisa bikin sendiri, dari kaleng cat yang sekarang dari plastik.<span id="more-12673"></span></p>
<p><em>Kamu hobi berkebun? Bagaimana kalau tidak didukung tersedianya halaman cukup untuk menaruh tanaman? Gantung saja tanamannya!</em> Ya, berkebun memang mengasyikan. Penelitian menunjukkan bahwa hobi berkebun bisa membantu kita menghindari stress. Selain keuntungan tersebut, kita juga bisa menikmati hasil kebun yang kita tanam sendiri untuk kita santap atau dijual.</p>
<p>Walau demikian, ada hal-hal kecil yang kelihatannya cukup mengganggu pada saat berkebun. Apabila kita tidak punya halaman luas, maka tanaman harus ditaruh di dalam pot di teras rumah. Pot yang letaknya di bawah membuat kita harus membungkuk bila hendak menyirami atau merawatnya. Nah, bila terus menerus membungkuk,kita akan mengalami sakit punggung yang cukup mengganggu.</p>
<p>Masalah lain yang dihadapi oleh para peminat tanaman adalahtidak tersedianya tempat yang cukup menaruh tanaman di halaman rumah. Selain itu, masalah lain yang muncul adalah kotoran dari tanah dan pupuk yang sering membuat repot karena harus sering dibersihkan. Kini kedua masalah itu bisa diatasi dengan adanya pot baru yang unik bernama <em>Topsy-Turvy </em>.</p>
<p><em>Topsy-Turvy</em> adalah sejenis pot khusus yang diciptakan untuk menanam tanaman kecil seperti tomat dan bunga. Dengan menggunakan pot khusus ini, tanaman di dalamnya akan lebih besar, lebih berkualitas, lebih sehat, dan tumbuh dengan lebih cepat. Pot ini tidak perlu membuat kita membungkuk untuk mengurus tomat tersebut. Karena letaknya yang menggantung, pot ini membebaskan tanaman dari bakteria, cacing, dan hewan-hewan pengganggu lainnya yang bisa merusak tanaman.</p>
<p><strong>Menggunakannya</strong></p>
<p>Langkah pertama adalah meletakkan tanaman secara terbalik dalam pot <em>Topsy-Turvy. </em>Saat ini, tanaman yang baru bisa ditanam dalam <em>Topsy-Turvy</em> adalah tanaman-tanaman kecil seperti bunga, dan sayuran seperti tomat dan cabai. Kemudian tanaman itu ‘diikat’ oleh sebuah cincin khusus supaya tidak jatuh. Cincin itu juga berfungsi untuk mencegah agar tanah tidak jatuh. Setelah cincin terpasang, masukkan tanah ke dalam pot <em>Topsy-Turvy</em>.</p>
<p>Untuk semakin menguatkan posisi tanaman dalam pot, kamu perlu meletakkan satu cincin pengikat lagi di atas tumpukan tanah yang sudah dimasukkan. Langkah terakhir adalah meletakkan tambahan tumpukan tanah untuk menyuburkan tanaman. Setelah itu, gantung pot di gantungan lalu berikan pupuk dan air bila perlu.</p>
<p>Saat ini pot <em>Topsy-Turvy</em> dijual dengan harga sekitar Rp. 18.000,-. Untuk kamu yang hobi berkebun, pot ini merupakan sebuah hal yang patut dilirik, karena selain praktis dan memberikan keuntungan, bentuknya pun cantik. (<a href="http://cosmozone.wordpress.com/2007/12/18/menanam-terbalik/">http://cosmozone.wordpress.com/2007/12/18/menanam-terbalik/</a>; Khing Los Angeles)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/menanam-terbalik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Things that will disappear</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/9-things-that-will-disappear.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/9-things-that-will-disappear.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 22:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[disappear]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12682</guid>
		<description><![CDATA[Whether these changes are good or bad depends in part on how we adapt to them. But, ready or not, here they come. 1. The Post Office Get ready to imagine a world without the post office. They are so deeply in financial trouble that there is probably no way to sustain it long term. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Whether these changes are good or bad depends in part on how we adapt to them. But, ready or not, here they come.</p>
<p>1. The Post Office<br />
Get ready to imagine a world without the post office. They are so deeply in financial trouble that there is probably no way to sustain it long term. Email, Fed Ex, and UPS have just about wiped out the minimum revenue needed to keep the post office alive. Most of your mail every day is junk mail and bills. <span id="more-12682"></span></p>
<p>2. The Cheque<br />
Britain is already laying the groundwork to do away with cheque by 2018. It costs the financial system billions of pounds a year to process cheques. Plastic cards and online transactions will lead to the eventual demise of the cheque. This plays right into the death of the post office. If you never paid your bills by mail and never received them by mail, the post office would absolutely go out of business.</p>
<p>3. The Newspaper<br />
The younger generation simply doesn&#8217;t read the newspaper. They certainly don&#8217;t subscribe to a daily delivered print edition. That may go the way of the milkman and the laundry man. As for reading the paper online, get ready to pay for it. The rise in mobile Internet devices and e-readers has caused all the newspaper and magazine publishers to form an alliance. They have met with Apple, Amazon, and the major cell phone companies to develop a model for paid subscription services.</p>
<p>4. The Book<br />
You say you will never give up the physical book that you hold in your hand and turn the literal pages. I said the same thing about downloading music from iTunes. I wanted my hard copy CD. But I quickly changed my mind when I discovered that I could get albums for half the price without ever leaving home to get the latest music.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The same thing will happen with books. You can browse a bookstore online and even read a preview chapter before you buy. And the price is less than half that of a real book. And think of the convenience! Once you start flicking your fingers on the screen instead of the book, you find that you are lost in the story, can&#8217;t wait to see what happens next, and you forget that you&#8217;re holding a gadget instead of a book.</p>
<p>5. The Land Line Telephone<br />
Unless you have a large family and make a lot of local calls, you don&#8217;t need it anymore. Most people keep it simply because they&#8217;ve always had it. But you are paying double charges for that extra service. All the cell phone companies will let you call customers using the same cell provider for no charge against your minutes</p>
<p>6. Music<br />
This is one of the saddest parts of the change story. The music industry is dying a slow death. Not just because of illegal downloading. It&#8217;s the lack of innovative new music being given a chance to get to the people who would like to hear it. Greed and corruption is the problem. The record labels and the radio conglomerates are simply self-destructing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Over 40% of the music purchased today is &#8220;catalogue items,&#8221; meaning traditional music that the public is familiar with. Older established artists. This is also true on the live concert circuit. To explore this fascinating and disturbing topic further, check out the book, &#8220;Appetite for Self-Destruction&#8221; by Steve Knopper, and the video documentary, &#8220;Before the Music Dies.&#8221;</p>
<p>7. Television<br />
Revenues to the networks are down dramatically. Not just because of the economy. People are watching TV and movies streamed from their computers. And they&#8217;re playing games and doing lots of other things that take up the time that used to be spent watching TV.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prime time shows have degenerated down to lower than the lowest common denominator. Cable rates are skyrocketing and commercials run about every 4 minutes and 30 seconds. I say good riddance to most of it. It&#8217;s time for the cable companies to be put out of our misery. Let the people choose what they want to watch online and through Netflix.</p>
<p>8. The &#8220;Things&#8221; That You Own<br />
Many of the very possessions that we used to own are still in our lives, but we may not actually own them in the future. They may simply reside in &#8220;the cloud.&#8221; Today your computer has a hard drive and you store your pictures, music, movies, and documents. Your software is on a CD or DVD, and you can always re-install it if need be. But all of that is changing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apple, Microsoft, and Google are all finishing up their latest &#8220;cloud services.&#8221; That means that when you turn on a computer, the Internet will be built into the operating system. So, Windows, Google, and the Mac OS will be tied straight into the Internet. If you click an icon, it will open something in the Internet cloud.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>If you save something, it will be saved to the cloud. And you may pay a monthly subscription fee to the cloud provider. In this virtual world, you can access your music or your books, or your whatever from any laptop or handheld device.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>That&#8217;s the good news. But, will you actually own any of this &#8220;stuff&#8221; or will it all be able to disappear at any moment in a big &#8220;Poof?&#8221; Will most of the things in our lives be disposable and whimsical? It makes you want to run to the closet and pull out that photo album, grab a book from the shelf, or open up a CD case and pull out the insert.</p>
<p>9. Privacy<br />
If there ever was a concept that we can look back on nostalgically, it would be privacy. That&#8217;s gone. It&#8217;s been gone for a long time anyway. There are cameras on the street, in most of the buildings, and even built into your computer and cell phone.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>But you can be sure that 24/7, &#8220;They&#8221; know who you are and where you are, right down to the GPS coordinates, and the Google Street View. If you buy something, your habit is put into a zillion profiles, and your ads will change to reflect those habits. &#8220;They&#8221; will try to get you to buy something else. Again and again.</p>
<p>All we will have left that can&#8217;t be changed are &#8220;Memories&#8221;, and then probably Alzheimers will take that away from you too. (Andre Wahjudibroto)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/9-things-that-will-disappear.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merak Jawa</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/merak-jawa.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/merak-jawa.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 20:35:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Merak Jawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12666</guid>
		<description><![CDATA[Merak Jawa ini mendapat suaka di Arboretum Arcadia Los Angeles, sekarang beranak pinak, karena hidupnya aman terjamin setiap sore hari selalu keluyuran dijalan dan dirumah penduduk Arcadia sekitar Arboretum. &#160; Orang sekitar maupun penghuni dilarang mengganggu meski dengan memberi makan. Sanksi bagi pengganggu binatang yang dilindungi dan hampir semua binatang dilindungi, berat sekali! &#160; Asal tau Racoon, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/merak-jawa.html/attachment/merak-jawa" rel="attachment wp-att-12668"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12668" title="Merak Jawa" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Merak-Jawa-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Merak Jawa ini mendapat suaka di Arboretum Arcadia Los Angeles, sekarang beranak pinak, karena hidupnya aman terjamin setiap sore hari selalu keluyuran dijalan dan dirumah penduduk Arcadia sekitar Arboretum.<span id="more-12666"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Orang sekitar maupun penghuni dilarang mengganggu meski dengan memberi makan. Sanksi bagi pengganggu binatang yang dilindungi dan hampir semua binatang dilindungi, berat sekali!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Asal tau Racoon, sebangsa musang, aman menghuni tempat yang jarang didatangi orang disekitar perumahan sekalipun, kalau Anda merasa terganggu, silahkan melapor pada Dinas Perlindungan Hewan untuk diamankan, betul betul diamankan, baik sipelapor dibikin nyaman, maupun hewan terlapornya dengan dialih tempatkan dilokasi yang masih ada lowongan bagi sihewan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi istilah diamankan di USA sangat beda dengan di Indonesia. Sangat paradox dengan saat penggusuran orang Indian Pemilik benua America atau orang Aborigin Australia tahun 1500 an sampai tahun 1960, mereka dianggap lebih rendah dari ternak maupun kelinci, digusur dilahan tandus padang pasir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan Orang Jepang maupun Asia lainnya tahun 1942 digiring masuk kamp konsentrasi di USA saat USA perang melawan Jepang. Mudah mudahan para ilegal gak mengalami nasib yang sama disaat Amerika kesulitan ekonomi. (Go Hwie Khing)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/merak-jawa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernikahan unik China</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/pernikahan-unik-china.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/pernikahan-unik-china.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 20:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12578</guid>
		<description><![CDATA[Tradisi budaya memang Harus terus kita lestarikan agar tidak hilang dan terus bisa di rasakan anak cucuk kita begitu juga dengan tradisi etnis Tionghoa setelah reformasi Etnis Tionghoa di indonesia bebas menyalurkan tradisinya salah satunya yang akan kita bahas adalah tradisi Unik Pernikahan Etnis Tionghoa. &#160; ChioTau merupakan tradisi pernikahan etnis Tionghoa yang kental dengan unsur budaya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/pernikahan-unik-china.html/attachment/pernikahan_unik_china" rel="attachment wp-att-12579"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12579" title="Pernikahan_Unik_China" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Pernikahan_Unik_China-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tradisi budaya memang Harus terus kita lestarikan agar tidak hilang dan terus bisa di rasakan anak cucuk kita begitu juga dengan tradisi etnis Tionghoa setelah reformasi Etnis Tionghoa di indonesia bebas menyalurkan tradisinya salah satunya yang akan kita bahas adalah tradisi Unik Pernikahan Etnis Tionghoa.<span id="more-12578"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ChioTau merupakan tradisi pernikahan etnis Tionghoa yang kental dengan unsur budaya. Prosesi Chio Tau terdiri atas 13 ritual yang harus dilewati calon pasangan suami-istri. Tradisi sekali seumur hidup Chio Tau bukanlah sembarang upacara bagi warga Tionghoa. Tradisi ini merupakan titik balik dari dunia remaja dan dunia dewasa di hadapan Tuhan. Berikut ini 13 rangkaian prosesi Chio Tau Yang palingseru kutip dari<a href="http://palingseru.com/rdir/go.php?to=http://travel.okezone.com/read/2012/02/05/409/569893/13-ritual-chio-tau-kental-unsur-budaya" target="_blank"> okezone</a> :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penghormatan di meja sam kai (leluhur)</strong></p>
<p>Awal upacara, orangtua mempelai memasang lilin di meja Sam Kai, di depan gantang yang berisi beras dan perangkat yang diletakkan di sebuah meja. Dilanjutkan dengan memasang dupa (hio) oleh orang tua agar upacara berkalan lancar. Pengantin lalu digandeng orangtua di tangan kirinya. Pengantin juga ikut memasang hio di meja Sam Kai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penyisiran rambut</strong></p>
<p>Pengantin duduk di atas kursi yang diletakkan di atas tampah. Naik tampah berarti pengantin memasuki dunia rumah tangga sehingga ia harus hidup mandiri. Pengantin pria mengenakan baju putih dan perempuan mengenakan atasan putih dengan bawahan kain onde. Rambut pengantin disisir sebanyak tiga kali dengan ditarik lurus. Lalu adik paling kecil dari mempelai wanita menyisir dengan harapan ‘panjang jodoh, panjang umur, dan panjang rejeki’.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pemberian uang pelita</strong></p>
<p>Pengantin menerima uang pelita yang digunakan untuk modal dagang bagi keluarga barunya. Uang ini diletakkan di dalam gantang berisi beras.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pemakaian baju pengantin</strong></p>
<p>Pengantin perempuan akan dipasang kembang goyang 25 bunga dan burung Hong sebagai lambang putri raja. Hal ini dimaksudkan agar mempelai menjadi ratu sehari. Pengantin wanita lalu dipasangkan kun (rok) warna hijau menutupi celana panjang. Pengantin pria dipakaiakan baju Chio Tau seperti baju pejabat Mandarin di jaman kekaisaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pai Ciu</strong></p>
<p>Orangtua memberikan ciu (arak beras) kepada anak agar berani tumbuh dan bernyali menghadapi kehidupan dalam keluarga baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Makan 12 mangkuk</strong></p>
<p>Pengantin harus memakan hidangan dalam 12 mangkuk kecil sebagai simbol makanan tiap bulan sepanjang tahun. Sepasang bocah pendamping mendampingi proses ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Makan nasi melek</strong></p>
<p>Ini adalah simbol suapan terakhir dari ibu yang memberi makan terakhir kali kepada pengantin. Ayahnya juga menyuguhkan minuman terakhir. Arti dari proses ini adalah bahwa tugas orang tua telah selelsai dalam membimbing anaknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pemasangan oto dan kerudung</strong></p>
<p>Pengantin perempuan memakai oto (kantong yang diikat di perut) yang berisi buku Tong Shu, angpao, dan kue. Hal ini berarti orang tua membekali anak perempuannya dengan pengetahuan dan panganan. Pemasangan kerudung hijau melambangkan pelepasan orangtua untuk diserahkan pada pengantin lelaki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sawer</p>
<p>Pengantin disawer oleh kedua orang tua berupa beras kuning dan uang logam. Itu bertujuan agar pengantin mendapat berkah yang melimpah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sembahyang kawin</strong></p>
<p>Pengantin melakukan sembahyang kawin dengan pemasangan dupa di meja Sam Kai untuk berterimakasih kepada tuhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Soja pengantin</strong></p>
<p>Pengantin lelaki bersoja tiga kali menghormati si perempuan yang dalam posisi duduk. Hal ini melambangkan niat baik dan penghormatan bagi teman hidup. Dilanjutkan dgn membuka kerudung hijau yang dikenakan pengantin perempuan dgn menggunakan kipas yang dipegang oleh pengantin pria.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengantin pria lalu melepas oto yang dipasang di pengantin perempuan, sementara pengantin perempuan membuka satu kancing baju pengantin lelaki. Hal ini sebagai lambang dimulainya kehidupan rumah tangga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Suap-suap</strong><strong>an pengantin</strong></p>
<p>Saling suap-suapan onde, buah atap (kolang kaling), kue lapis, dan agar-agar. Makna onde adalah kehidupan rukun, buah atap adalah mantap menapaki hidup, kue lapis adalah rejeki berlapis, agar-agar adalah lambang perkawinan tetap segar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Teh pay</strong></p>
<p>Kedua pengantin menyuguhkan teh pada orang tua, yang dibalas dengan pemberian angpao sebagai bekal hidup. Dengan ini, penikahan Chio Tau telah sah dilakukan. (<a href="http://palingseru.com/7657/tradisi-unik-pernikahan-etnis-tionghoa">http://palingseru.com/7657/tradisi-unik-pernikahan-etnis-tionghoa</a>)-FatchurR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/pernikahan-unik-china.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Top Hotspots for Human Longevity-5</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/top-hotspots-for-human-longevity-5.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/top-hotspots-for-human-longevity-5.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 20:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Human Longevity-5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12564</guid>
		<description><![CDATA[Macau; Average Life Expectancy: 84.43 years Like several other nations on this list, Macau can attribute its high life expectancy, at least somewhat, to its fruitful economy. But why this tiny nation in the South China Sea is so prosperous might surprise you: &#160; Gambling is its main source of revenue, and 70 percent of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/top-hotspots-for-human-longevity-5.html/attachment/human-longevity-5" rel="attachment wp-att-12565"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12565" title="Human Longevity-5" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Human-Longevity-5-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Macau; Average Life Expectancy: 84.43 years</p>
<p>Like several other nations on this list, Macau can attribute its high life expectancy, at least somewhat, to its fruitful economy. But why this tiny nation in the South China Sea is so prosperous might surprise you:<span id="more-12564"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gambling is its main source of revenue, and 70 percent of the money generated on the casino floor is reportedly invested by the Macau government in public healthcare. The island boasts a variety of casinos, many of which are owned by the same bigwigs who gave Las Vegas its &#8220;Sin City&#8221; reputation. In January 2012, Macau welcomed 2,461,640 visitors looking to test Lady Luck.</p>
<p>&#8212;-</p>
<p>Monaco; Average Life Expectancy: 89.68 years</p>
<p>Residents of Monaco live, on average, 5.25 years longer than the second longest-living nation, Macau; that&#8217;s approximately a decade longer than the average American. Monaco shares several aspects with other long-living nations, including an abundance of wealth and state-funded healthcare.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Monaco residents also live on a Mediterranean diet, which is associated with a reduced risk for a variety of health problems, including cardiovascular disease and high blood pressure. But many say it&#8217;s Monaco&#8217;s relaxing atmosphere that keeps residents hanging on until a ripe old age.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Its location along the Mediterranean Sea and clean environment do their part to reduce stress, which can lower immunity and contribute to cardiovascular diseases. Maybe Ponce de León should have stayed closer to home in his search for the Fountain of Youth. <em>(By Miriam Weiner | U.S.News &amp; World Report LP – Fri, Mar 9, 2012 11:59 AM EST; </em>Go Hwie Khing)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/top-hotspots-for-human-longevity-5.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mesin kecil dalam tubuh : otot</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/mesin-kecil-dalam-tubuh-otot.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/mesin-kecil-dalam-tubuh-otot.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 21:24:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[otot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12574</guid>
		<description><![CDATA[Otot merupakan sumber kekuatan tubuh dan bertanggung jawab atas pengalihan energi menjadi kekuatan, yang dengan sempurna dilakukan selama hidup kita. Kita kadang  memperhatikan hal ini, tetapi paling sering kita tidak menyadarinya. Misalnya, beberapa otot mengerut meskipun kita tidak menyadarinya. &#160; Otot jantung dan lambung merupakan jenis otot ini. Tindakan mereka berada di luar kendali kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/mesin-kecil-dalam-tubuh-otot.html/attachment/otot" rel="attachment wp-att-12575"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12575" title="otot" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/otot-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Otot merupakan sumber kekuatan tubuh dan bertanggung jawab atas pengalihan energi menjadi kekuatan, yang dengan sempurna dilakukan selama hidup kita. Kita kadang  memperhatikan hal ini, tetapi paling sering kita tidak menyadarinya. Misalnya, beberapa otot mengerut meskipun kita tidak menyadarinya.<span id="more-12574"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Otot jantung dan lambung merupakan jenis otot ini. Tindakan mereka berada di luar kendali kita. Otot-otot yang mengerut atas dasar kehendak kita terkait pada rangka. Ada 650 otot sadar dalam tubuh manusia. Ketika kita bergerak, otot-otot ini mengerut atau beristirahat bersama-sama dengan tulang tempatnya menempel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Otot digerakkan oleh pembuluh darah dan syaraf. Pembuluh darah membawa oksigen dan zat makanan ke otot-otot, sedangkan syaraf menggerakkan pergerakan otot. Apa yang terjadi jika kendali otot kalian sepenuhnya terserah pada kalian? Anggaplah, misalnya, bahwa otot jantung kalian mengerut hanya jika kalian sadar harus mengendalikannya mulai sekarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kalian tidak akan bisa melakukan apa pun selain berkonsentrasi pada pengerutan dan pengistirahatan otot jantung kalian. Hal ini karena jika otot jantung kalian tidak mengerut bahkan untuk satu ketika saja, kalian akan mati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan kematian tidak akan terelakkan ketika kalian tertidur pulas, karena kalian tidak akan mampu mengendalikan kerja jantung kalian. Akan tetapi, hal ini tidak pernah terjadi karena kalian tidak perlu memikirkan hal-hal seperti itu berkat sistem pengendalian yang sempurna dalam tubuh kalian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang perlu kita lakukan, akhirnya, hanyalah bersyukur pada Allah, Yang membuat segalanya mudah, dan bertingkah laku dengan cara yang membuat-Nya ridha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Otot bekerja dengan selaras</p>
<p>Tahukan kalian bahwa 17 otot dalam muka kalian akan mengerut serentak ketika kalian tersenyum? Jika salah satu dari otot ini tidak mengerut atau tidak bekerja, kalian tidak akan bisa tersenyum. Selanjutnya, kalian tidak akan punya ekspresi pada wajah kalian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada 28 otot yang mengendalikan raut muka kalian. Dengan adanya pengerutan sambungan otot-otot ini, kalian bisa melakukan ratusan ekspresi berbeda. Kalian bisa mengungkapkan kemarahan, kebingungan, kebahagiaan, dan kesenangan serta banyak lagi perasaan lain berkat otot-otot ini. Di samping otot-otot wajah, otot-otot lain dalam tubuh kita juga bekerja selaras.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mengambil satu langkah sederhana, misalnya, 54 otot bekerja pada saat bersamaan. Oleh karena itu, kita bisa dengan mudah melakukan ratusan gerakan, yang terlihat biasa bagi kita. Tetapi, setelah membaca semua ini, kita harus berhenti dan berpikir, karena manusia tidak melakukan apa pun sama sekali agar otot-otot ini bisa bekerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika otot-otot tidak bekerja dengan baik, kita tidak mungkin melakukan satu langkah pun, apalagi berlari, berenang, atau mengendarai sepeda. Oleh karena itu, kita harus mencamkan kebenaran yang sangat penting: Allah telah menciptakan sistem yang sempurna dalam tubuh manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tangan memegang segala sesuatu dengan lihai</p>
<p>Membolak-balik halaman buku, membuka pintu mobil, mencuci tangan&#8230; Semua ini hanyalah beberapa dari hal-hal yang sering kita lakukan dengan menggunakan tangan, tanpa mengalami kesulitan apa pun. Kita menggunakan tangan kita dalam melakukan ratusan tindakan lain juga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tangan seorang manusia begitu kuat sehingga tangan bisa melakukan tekanan setara 45 kg pada suatu benda bahkan tanpa mengepalkan tangan. Di samping kekuatan seperti itu, kita juga bisa menggunakan tangan untuk perbuatan yang sangat membutuhkan ketelitian dan keluwesan tangan, seperti memasukkan benang ke dalam lubang jarum, kapan pun kita inginkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara beberapa tindakan memerlukan sejumlah besar kekuatan, lainnya memerlukan kecermatan tinggi. Akan tetapi, kita bahkan tidak menyadari betapa istimewanya prestasi yang dilakukan oleh tangan kita sesungguhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kita tidak pernah sadar untuk memutuskan memberikan kekuatan sebesar 500 gram untuk mengangkat selembar kertas dari meja atau memberikan kekuatan 5 kilogram untuk melempar sebuah bola. Kita melakukan seluruh hal ini secara otomatis tanpa pemikiran sadar, karena Allah telah menciptakan kita dengan sempurna.</p>
<p align="center">
<p>Tahukah kalian bahwa salah satu usaha terbesar yang dilakukan oleh para ilmuwan adalah membuat tangan buatan yang mirip dengan tangan manusia? Tangan-tangan robot yang dibuat sejauh ini telah menyerupai tangan manusia dalam hal kekuatan, tetapi kurang dalam hal sentuhan dan kemampuan melakukan berbagai tugas pada saat bersamaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebenarnya, menurut pendapat banyak ahli, tangan sebuah robot yang memiliki seluruh fungsi tangan manusia tidaklah bisa dibuat. Insinyur Hans J. Schneebeli, yang telah merancang tangan robot yang dikenal sebagai &#8220;Tangan Karlsruhe&#8221; menyatakan bahwa semakin banyak ia membuat tangan robot, semakin ia mengagumi tangan manusia. Ia menambahkan bahwa tangan robot itu masih membutuhkan banyak waktu agar mampu melakukan sedikit pekerjaan yang dilakukan oleh tangan manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kalian dapat melakukan apa saja sekehendak kalian dengan tangan. Kalian dapat menulis, melahap makanan, membasuh muka, memegang bola dan sebagainya. Selain itu, kalian dapat melakukan semua ini tanpa mengalami kesulitan. Namun, tangan tiruan yang dibuat ilmuwan dan perekayasa setelah penelitian bertahun-tahun, hanya mampu melakukan gerakan terbatas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tangan-tangan kita, yang tidak bisa ditiru oleh teknologi saat ini, dirancang oleh Allah. (AndreW)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/mesin-kecil-dalam-tubuh-otot.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makanan Top</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/makanan-top.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/makanan-top.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 21:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Top]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12619</guid>
		<description><![CDATA[1. Teh hijau: Tidak ada akhir untuk manfaat dari minuman super; teh hijau menawarkan banyak manfaat yang mendapatkan itu posisi teratas di anti-penuaan daftar makanan kita. Teh hijau dipercaya membantu mengatur tekanan darah, gula darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol dan penelitian bahkan menunjukkan bahwa teh hijau dapat efektif untuk mencegah kanker. Itu sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/makanan-top.html/attachment/teh-hijau-2" rel="attachment wp-att-12620"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12620" title="Teh hijau" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Teh-hijau-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>1. Teh hijau: Tidak ada akhir untuk manfaat dari minuman super; teh hijau menawarkan banyak manfaat yang mendapatkan itu posisi teratas di anti-penuaan daftar makanan kita. Teh hijau dipercaya membantu mengatur tekanan darah, gula darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol dan penelitian bahkan menunjukkan bahwa teh hijau dapat efektif untuk mencegah kanker. Itu sebagai dekat dengan cairan kehidupan yang Anda bisa mendapatkan<span id="more-12619"></span><br />
2. Sayuran hijau: Sementara makan bayam tidak akan cukup untuk mengubah Anda menjadi Popeye, memang sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh dari penyakit. Makanan berdaun bayam dan lain seperti kangkung dan collard yang tinggi folat yang sangat penting dalam mencegah kerusakan DNA dan pembuluh darah. Jika Anda dapat mempertahankan sistem peredaran darah sehat Anda mengurangi resiko terkena kondisi seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, penyakit ginjal.<br />
3. Dark chocolate: Siapa yang akan berpikir ini memperlakukan manis akan menampilkan dalam daftar anti-penuaan, tetapi kabar baiknya adalah cokelat dapat membantu memerangi beberapa tanda-tanda penuaan karena kandungan kakao. Kakao kaya sekelompok antioksidan yang disebut flavanoids yang membantu memelihara fungsi sehat dari pembuluh darah. Dan sistem peredaran darah yang sehat berarti menekan risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe II, penyakit ginjal dan demensia. Jangan berlebihan meskipun, hari persegi adalah panduan yang baik dan pastikan Anda pergi untuk lebih dari 70 persen bar kakao.<br />
4. Produk kedelai: Seperti ikan, produk kedelai seperti tahu juga merupakan sumber alternatif protein dari daging merah atau bahkan susu, karena mereka memiliki lemak jenuh sedikit atau tidak ada. Pola makan yang rendah lemak jenuh akan mengurangi risiko penyakit jantung dan tekanan darah. Sebagai bagian pokok dari makanan Jepang, produk kedelai yang besar untuk membantu menjaga kolesterol turun dan merupakan tambahan yang berguna untuk diet yang sehat.<br />
5. Yogurt: Dilihat dari pers mereka sering buruk, Anda mungkin menganggap bahwa semua bentuk bakteri yang keluar untuk mendapatkan Anda. Untungnya, ini tidak bisa lebih jauh dari kebenaran. &#8216;Bagus&#8217; bakteri sangat bagus untuk mengatur sistem kekebalan tubuh, dengan meningkatkan antibodi dan mencegah munculnya organisme patogen seperti salmonella dan E.coli. Yoghurt banyak termasuk volume tinggi &#8216;baik&#8217; bakteri yang membantu menjaga kesehatan pencernaan serta mengurangi timbulnya berkaitan dengan usia penyakit usus. Yogurt juga kaya akan kalsium, yang dapat membantu mencegah osteoporosis.<br />
6. Anggur merah: Segelas anggur merah menambahkan sampai dosis yang baik anti-penuaan unsur termasuk antioksidan polifenol, mineral, dan resveratrol. Resveratrol yang membantu untuk meningkatkan tingkat &#8216;kolesterol baik&#8217; dalam tubuh dan mencegah pembekuan darah dan sistem peredaran darah sehat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Resveratrol ditemukan pada anggur merah juga dapat bermanfaat bagi perempuan selama menopause dengan mengurangi risiko untuk kondisi misalnya kanker payudara dan osteoporosis yang dihasilkan dari tingkat estrogen berkurang. Seperti coklat, itu tidak kekuasaan penuh untuk membuang waktu sebanyak yang Anda inginkan, kami sarankan segelas standar setiap hari adalah pendekatan yang baik.<br />
7. Air: Hanya sedikit orang &#8211; apakah aktif atau tidak &#8211; minum air yang cukup, dan efek samping dari dehidrasi bahkan sedikit termasuk sakit kepala, kelelahan dan tingkat konsentrasi yang rendah. Namun peningkatan asupan cairan dapat meningkatkan tingkat energi, membantu pencernaan, membuat kulit dorongan dan membantu meningkatkan anti-penuaan gudang senjata Anda. Berkonsentrasi pada minum sedikit dan sering sepanjang hari, menjadi ekstra waspada setelah latihan atau ketika Anda telah terbatas dalam lingkungan, kering atau terlalu panas ber-AC. (Andre W)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/makanan-top.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hotspots for Human Longevity-4</title>
		<link>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/hotspots-for-human-longevity-4.html</link>
		<comments>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/hotspots-for-human-longevity-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 20:15:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fatkhurr</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK yang perlu]]></category>
		<category><![CDATA[Human Longevity-4]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumnimaterdei.com/?p=12558</guid>
		<description><![CDATA[Singapore; Average Life Expectancy: 83.75 years A sound diet and a clean environment contribute to the longevity exhibited by the population of this fast-paced city-state, located on the southern edge of the Malay Peninsula. Like in Hong Kong, Singapore&#8217;s cuisine centers on rice and vegetables, which are rich in nutrients that help keep residents healthy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/hotspots-for-human-longevity-4.html/attachment/human-longevity-4" rel="attachment wp-att-12559"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-12559" title="Human Longevity-4" src="http://alumnimaterdei.com/wp-content/uploads/2012/05/Human-Longevity-4-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Singapore; Average Life Expectancy: 83.75 years</p>
<p>A sound diet and a clean environment contribute to the longevity exhibited by the population of this fast-paced city-state, located on the southern edge of the Malay Peninsula. Like in Hong Kong, Singapore&#8217;s cuisine centers on rice and vegetables, which are rich in nutrients that help keep residents healthy and active.<span id="more-12558"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Singapore&#8217;s government also enforces a strict code of cleanliness&#8211;such as heavily restricted smoking areas&#8211;to ensure that all residents live in healthy surroundings. Interestingly, back in the 1980s, the government recognized that the nation&#8217;s population was aging steadily, and with careful planning, Singapore now features excellent healthcare facilities and programs for the elderly.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Japan; Average Life Expectancy: 83.91 years</p>
<p>Japan boasts an impressive obesity rate: 3.1 percent compared with 33.9 percent in the United States. Much of the credit is owed to the Japanese diet, which revolves around fresh vegetables, rice, and most importantly, fish. Fresh fish is a rich source of omega-3 fatty acids, which promote healthy blood pressure levels and reduce the risk of strokes and heart attacks. In addition, omega-3 fatty acids encourage healthy brain function, helping prevent diseases like Alzheimer&#8217;s. The Japanese also make healthier lifestyle choices: They tend to walk more and not overeat. <em>(By Miriam Weiner | U.S.News &amp; World Report LP – Fri, Mar 9, 2012 11:59 AM EST; </em>Go Hwie Khing)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumnimaterdei.com/iptek-yang-perlu/hotspots-for-human-longevity-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

