Wisata Legenda(2)

4-Danau Toba, Sumatera Utara4-Danau Toba, Sumatera Utara :
Ditinjau dari IPTEK, Danau Toba merupakan kawah vulkanik panjangnya 100 Km dan lebar 30 Km yang tercipta dari ledakan gunung sekitar 75.000 tahun silam. Bagi penduduk setempat, danau terbesar di Asia Tenggara ini terbentuk karena dilatari sebuah legenda.

Konon, pemuda miskin bernama Toba hidup dari bertani dan menangkap ikan di sungai. Suatu hari, ia menangkap seekor ikan mas yang dapat berbicara sebagaimana layaknya manusia. Ikan itu kemudian dibawa pulang, dan menjadi seorang gadis yang amat cantik.

Menurut gadis itu, dirinya bidadari bernama Mina yang dikutuk dewa, sehingga menjadi ikan, dan minta Toba tidak membocorkan rahasia ini kepada siapapun. Toba bersedia asalkan Mina mau menikah dengannya, dan Mina setuju. Maka, menikahlah mereka, dan dikaruniai anak bernama Samosir.

Suatu hari, Mina menyuruh Samosir mengantar makan siang untuk Toba di ladang. Samosir menolak. Karena Mina memaksa, Samosir menurut. Di tengah jalan, karena lapar, Samosir makan sebagian besar nasi-lauk pauk itu, sehingga ketika dia tiba di ladang, dia bukan hanya terlambat, tapi makanan Toba tinggal sedikit.

 

Toba marah besar dan memukuli anak semata wayangnyanya itu sambil mengatakan; “Anak kurang ajar. Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan” . Samosir menangis dan bergegas pulang. Ia mengadu kepada Mina, dan menyampaikan apa yang dikatakan Toba.

 

Mina kecewa karena Toba melanggar janji. Ia menerjunkan diri ke sungai dan kembali menjadi ikan. Tak hanya itu, air sungai meluap dan hujan turun deras, sehingga lembah tempat Toba tinggal, tenggelam. Air menggenangi desa di sekitarnya, dan air tak surut lagi sehingga terciptalah danau besar yang dikenal dengan Danau Toba.

Konon, Toba tak dapat menyelamatkan diri dari banjir besar itu, dan dari tengah danau itu muncul pulau yang dikenal dengan nama Pulau Samosir. Danau Toba berjarak 176 Km dari Medan. Danau ini salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, karena pemandangannya yang indah.

5. Danau Tolire, Ternate5. Danau Tolire, Ternate :
Danau ini berada di kaki Gunung Gamalama, 10 Km dari Kota Ternate. Danau ini, jika dilihat dari udara, seperti mangkok yang menjorok ke dalam. Dari pinggir atas tepi danau hingga ke permukaan, kedalaman airnya 50 Mt. Kedalaman danau tepatnya tak ada yang tahu karena belum ada yang mengukurnya. Warga percaya, danau ini tidak punya dasar, sehingga tidak ada yang berani menyelaminya.

Konon, bila Anda melempar sesuatu ke Danau Tolire, meski sekuat apapun lemparan Anda dari tepi danau, sesuatu itu tak pernah menyentuh air danau. Meski, air permukaan danau terlihat tidak begitu jauh. Banyak mitos yang berkembang di Danau Tolire. Yang terbanyak dibicarakan adalah kisah anak dan ayah kandungnya.

Menurut cerita masyarakat, di tempat Danau Tolire berada saat ini, dulunya kampung. Namun, kampung ini dikutuk Penguasa Alam karena seorang ayah tega menghamili anak gadisnya. Tempat si ayah berdiri ambles ke tanah dan jadi tempat Danau Tolire Besar. Sedang anaknya berubah menjadi Danau Tolire Kecil, yang berada tak jauh dari situ.

6-Pantai Air Manis, Sumatra Barat6-Pantai Air Manis, Sumatra Barat :
Pantai ini berada di Kota Padang. Panoramanya indah, ombak bergulung-gulung yang pas untuk berselancar. Pasir pantai ini berwarna coklat keputihan, terhampar luas-landai. Dari waktu ke waktu, terutama di akhir pekan-hari libur, wisatawan membanjiri pantai ini berekreasi, kemping atau berselancar.

Konon, pantai ini terkait legenda Malin Kundang, anak durhaka pada ibunya, dan dikutuk jadi batu. Malin mulanya anak orang miskin yang tinggal bersama ibunya di kampung. Suatu hari, Malin merantau karena ingin menjadi orang kaya, dan meninggalkan ibunya seorang diri.

 

Bertahun-tahun kemudian, Malin kembali sebagai saudagar kaya raya dengan istri cantik. Sayang, karena malu melihat ibunya yang miskin dan berpakaian compang-camping, ia tak mengakui ibunya itu. Bahkan sang Ibu diusir dari kapalnya yang megah.

Sakit hati karena anaknya durhaka, Ibu Malin Kundang berdoa dan mengutuk anaknya itu agar jadi batu. Kutukan itu terjadi. Malin-istri-kapal-semua anak buahnya menjadi batu. Hingga kini, batu penjelmaan mereka dapat dilihat di Pantai Air Manis yang berjarak 15 km dari kota Padang. Tamat …………..  (http://terselubung51.blogspot.com/2013/10/6-tempat-wisata-berlegenda-di-tanah-air.html)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita