ratusan bunga mekar bersama

candi borobudur magelang(travel.tempo.co)-JAKARTA; Zikri Daulay gembira saat travelling ke Candi Prambanan dan Candi Borobudur pada Oktober 2018. Ini pengalaman pertama dia ke dua candi yang sarat makna sejarah itu.

 

“Gua suka Candi Borobudur dari kecil dan pernah ke Yogya tapi baru sekarang kesampian ke candi yang jadi  satu dari 7 keajaiban dunia,” tulis Zikri Daulay di akun Instagramnya pada 16/10/2018. “Uniknya, candi ini terbuat dari balok vulkanik yang tersusun tanpa bahan perekat apapun.”

 

Candi Borobudur di Magelang, Jateng. Untuk sampai ke candi ini, ZD menempuh jarak 40 km ke sebelah barat laut dari arah Yogya. Candi ini kuil Buddha terbesar di dunia yang dibangun 770 Masehi.

 

Wisatawan biasanya akan dipakaikan kain motif batik atau kotak-kotak hitam putih. Petugas candi yang memberi kain itu dan membantu memasangkannya di pinggang para pelancong. Ada mitos yang jadi tantangan bagi pengunjung Candi Borobudur. Siapa yang bisa menyentuh patung Buddha di stupa, maka keinginannya akan terwujud.

 

Beberapa hari sebelum ke Candi Borobudur, ZD ke Candi Prambanan. Candi yang bernama lain Candi Roro Jonggrang ini di perbatasan dua provinsi. Sama2 di kecamatan Prambanan, namun sebagian masuk wilayah Kabupaten Sleman, Yogya, dan sebagian lagi masuk Kabupaten Klaten, Jateng.

 

“Mimpi jadi nyata. Sejak SD gue pengen ke Candi Prambanan karena gue suka arsitektur yang unik,” tulis ZD pada 13/10/. “Candi Prambanan diklaim sebagai candi Hindu tercantik di dunia dan menurut kepercayaan setempat, ini dibangun sebagai bentuk cinta Bandung Bondowoso ke Roro Jonggrang.”

 

ZD begitu senang karena keinginannya untuk berwisata ke Candi Prambanan terwujud. Dia pun memotret bagian Candi Prambanan yang paling disuka sejak kecil. (Reporter : Tempo; Editor : Rini Kustiani; Bahan dari : https://travel.tempo.co/read/1171099/zikri-daulay-girang-travelling-ke-borobudur-dan-candi-prambanan/full&view=ok)-FatchurR *

One Response to Pengalaman ZD-Travelling ke Borobudur dan Prambanan

  • Seingat sy hny dua kali ke candi Borobudur, mungkin sbg person pragmatis yg tdk menyukai perjalanan lama dimobil, spt contoh kakak berlibur ke Batu bermalam 4 hr, sdh jalan banyak lubang bergelombang , macet lagian jd lama baru sampai, bikin sy ngomel sepanjang jalan.
    Apalagi ke Borobudur, minimal 6 jam perjalanan, mungkin sy terbiasa jk keluar hrs ada target urusan tugas dr toko, walau milik keuarga tp untuk urisan job toko ini sdh jd suatu hipotesa kewajiban yg mutak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
alamo
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar