logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Nasi Buk Kuliner Suku Madura yang Top Markotop di Malang

warung nasi buk pulosari malang(kompasiana.com)-Seorang seniorita saya yang tinggal di Malang mengabarkan bahwa siang itu dia “Sampun Nedo Sego Buk” (telah makan nasi buk yang huenak tenan. Tapia pa nasi Buk itu :, saya kutipkan dari sumber berikut ini :

 

Salah satu kreasi budaya Indonesia itu kuliner tradisionalnya, ini dipengaruhi adat istiadat dan kekayaan alamnya. Tapi ini terbantahkan dengan Nasi Buk Madura, kuliner legendaris kota Malang yang dijual oleh suku Madura di Malang. Puluhan tahun Nasi Buk dikenal warga Malang. Rasa yang khas-mantap, lauknya beragam, sayur lodeh, dendeng rempah yang gurih membuat orang2 mencari kuliner ini.

 

warung nasi buk pulosari malang-1Tadinya saya mengira kuliner ini berasal dari asal pembuatnya, yaitu Pulau Madura. Ketika saya tanya ke penjualnya yang merupakan generasi ketiga, Mbak Dewi. Nasi Buk Madura adalah asli Kuliner Malang.

 

Sejarah Nasi

Para penjual nasi Nasi Buk asal dari Desa Banjeman (Bbayeman)-Bangkalan.  Mereka hijrah ke Malang puluhan tahun lalu dan tinggal di Kotalama, sekarang Jalan Laks. Martadinata, di Gang Madiun. Sejak tinggal di sana mereka mulai usaha jualan nasi kreasi mereka. Sebutan Nasi Buk muncul dari pembeli yang saat itu yang menggemari jualan mereka yaitu dari kalangan Tionghoa.

 

Ibu penjualnya sering disebut “Buk” yaitu sebutan wanita Madura. Saat itu jualan nasi berkeliling. Nasi dan lauk pauknya ditempatkan di keranjang rotan yang digendong di pinggang. Kala itu kita bisa menemui penjual itu di daerah Pecinan dan Kotalama.

 

Salah satu penjual Nasi Buk yang mangkal di Gang Semarang, Pecinan (Jl. Pasar Besar). Sejak itu Nasi Buk Gang Semaraang makin dikenal, meski tetap ada penjual nasi buk keliling. Kini Nasi Buk Gang Semarang bisa ditemui di daerah Jalan Kidul Dalem kota Malang. Banyak penjual Nasi Buk lain, yaitu Nasi Buk Matirah di daerah Stasiun Kota Baru, ada yang di Jalan Tenaga, di Jalan Pulosari dan tempat2 lain.

 

Nasi Buk Bu Djalal adalah tempat mBak Dewi jualan. Penjual Nasi Buk ini generasi penerus turun temurun. Dari penuturan Mbak Dewi, saya tahu ada orang yang mencoba buka usaha ini dan ibunya yang mengajari. Kenyataannya tak sanggup melanjutkan.

 

“Berjualan Nasi Buk itu njlimet dan makan waktu panjang proses pembuatannya. Persiapan saja, mulai jam 2 pagi. Sepulang buka warung melanjutkan lagi!” tandasnya.Kini Nasi Buk Madura hanya ada di Malang.

 

Bagaimana di Bangkalan? “Orang Madura tidak suka” kata Mbak Dewi. Jadi Nasi Buk masakan dari warga Bangkalan, yang hijrah ke Malang dan mereka jualan nasi yang cocok di lidah warga Malang. Jadi jangan cari Nasi Buk di Madura, karena Nasi ini adanya dan lahir di Malang. Saya ternganga tahu sejarah Nasi Buk yang unik. Ber-tahun2 saya sering menyantapnya justru baru tahu sejarahnya.

 

Generasi kedua Nasi Buk Gang Semarang ; Nasi Buk Matirah, kini anak2nya buka cabang2 Nasi Buk di Malang. Penjual Nasi Buk ini  tinggalnya berdekatan di Gang Madiun, Kotalama. Menu lauk andalannya kripik paru yang kriuk.

 

Saat ini kripik paru yang mensuplai seluruh Nasi Buk di Malang satu orang, paman dari Mbak Dewi. Mbak Dewi adalah generasi ketiga, nenek dari kedua orang tuanya dahulu penjual Nasi Buk keliling. Antar penjual nasi buk di Malang masih mempunyai hubungan keluarga.

 

Ciri Khas Nasi Buk Madura

Nasi Buk, enak untuk sarapan. Sejak punya tempat mangkal, nasi buk disajikan di piring. Kalau dulu, nasi buk disajikan di daun pincuk, jam 10 pagi sudah habis. Kini siang hari pun nasi buk bisa kita nikimati. Pelengkap nasi ini : Lodeh tewel (Nangka muda); Lodeh Bung (bamboo Muda); Mendol, Bakwan Jagung, dll diantaranya : Ayam Goreng, Empal, Jantung, Limpa, Paru, Rempelo Ati; Usus dan Babat.

 

Tergolong berkolesterol tinggi. Tapi di situlah kenikmatan Nasi Buk Madura. Nasi ini juga dilengkapi dengan dendeng Rempah, dari parutan kelapa yang ditumbuk lalu dipanggang dan digoreng. Dendeng rempah ini ciri khas nasi buk yang gak ada di lain tempat. Tambahan Sambal, Tauge dan Serundeng membuat nasi buk nikmat di lidah.

 

Kuliner Nasi Buk, termasuk bercita rasa khas dibanding kuliner lain. Warga Malang menggemari kuliner ini sejak dulu. Yang sudah meninggalkan Malang, pasti rindu nasi Buk saat ke Malang lagi.

 

Pelestarian Kuliner Tradiisionil mmengandalkan Keturunan

Kuliner2 tradisional di Malang bertahan karena diturunkan ke anak cucunya. Resep andalan itu karena ada anak cucu yang sanggup meneruskannya. Pembuatan kuliner, contoh nasi buk tidak murni diproses secara tradisional seperti doeloe. Peralatan masak membuat generasi kini lebih cepat memprosesnya dengan tetap cita rasa aslinya. Bersyukur kita bisa merasakan Nasi Buk sampai sekarang.

 

Jarang ditemui pengusaha membuka usaha kuliner tradisional tanpa melibatkan pelaku kuliner aslinya. Resep masakan mudah dituliskan, tapi cita rasa butuh sentuhan khusus dan nikmat tak tergantikan, tak mudah dijiplak, atau digandakan. Bersyukurlah yang mendapat warisan resep kuliner tradisional dari nenek moyangnya karena berpeluang melanjutkan usaha dan melestarikan kuliner nusantara.

 

Kita sebagai penikmat harus berpartisipasi melestarikan kuliner tradisional dengan mengenalkan pada anak2 kita, agar lidah mereka dapat mencintai kuliner tradisional. (Majawati Oen; Bahan dari : https://www.kompasiana.com/majawati/576cc19dd27e619e04da10d0/nasi-buk-kuliner-suku-madura-yang-ngetop-di-malang)-FatchurR *

One Response to Nasi Buk Kuliner Suku Madura yang Top Markotop di Malang

  • Harry Reksosamudra says:

    Kenal lauknya Bhuk Medunten ini, waktu th 1994, ada kakak ipar di Mlg, enso (isteri kakak ipar) yg pergi beli di Pasar Besar Mlg, khusus lauk tanpa nasi.
    Mungkin di Sby ada jg tp tdk tahu tempatnya, mmg anehnya kuliner yg jual org Medunten, jk mkn disana rasanya beda jauh dibanding yg di Jawa, setiap bln keliling Madura yg disetiap kota dari Kamal s/d Sumenep, sll sy cari dan coba kulinernya spt Soto kesukaan sy, ternyata beda jauh, mungkin yg di Jawa ini sdh dimodifikasi kombinasi dg bumbu disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita