logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Mengenal Kue tradisional Tanah Rencong

kue timpan aceh(momtraveler.com)-Kini kuliner khas Aceh digemari seantero Indonesia. Sudah saatnya kuliner khas Aceh itu top markotop. Bukan me-lebih2kan sama tanah leluhur, tapi cobalah bagi yang belum pernah mencobanya. Rasakan sendiri dan di jamin bakalan setuju kalau kuliner khas Aceh itu T.O.P.
Kuliner khas Aceh, dominan rasa pedas dan rempahnya. Orang Aceh itu hobby  masakan dengan rempah dan pedes super nendang. Mereka mengakui nggak suka makanan manis. Seperti suami waktu pertama  ke Jawa dan sempat stres dan sakit karena nggak cocok sama masakan Jawa yang didominasi rasa manis. Bertolak belakang dengan masakan pedes, kue2 tradisional Aceh dominan  manisnya lho.

 

Dari beragam kue tradisional Aceh, ada yang sering tampil di hari spesial &(lebaran atau ketika acara adat seperti pernikahan). Seperti waktu keluarga suami abang melamar doeloe, ada satu keranjang besar dengan kue tradisional Aceh yang asli bikin aku kegirangan secara nggak nemu makanan kaya beginian di Semarang asal sayam. Ada kue2 tradisional Aceh yang terkenal dan enak. Mari kita kenalkan:

 

1-Kue Timphan
Kue berbungkus daun pisang rasa legit ini pasti ada di meja orang Aceh saat lebaran meki kini kita bisa menemukannya di kedai2 kopi. Timphan dari tepung tepung ketan, gula, santan, dan bahan2 lain bercitarasa manis. Salah satu timphan yang paling digemari itu Timphan rasa srikaya. Kalau aku suka Timphan isi kelapa parut yang di gongseng bersama gula.

 

Jelang lebaran, Mamak biasanya menunggu kami, anak dan mantu berkumpul di rumah untuk membuat Timphan bersama sambil ngobrol asyik di teras belakang. Ketika Timphan keluar dari dandang aromanya menyebar diseantero rumah dan langsung diserbu dengan sukses.

 

2-Kue Bhoi
kue bhoi khas acehIni salah satu kue kesukaan aku, nggak terlalu manis dan paling enak kalo makannya di cocolin ke kopi. Bentuk Kue Bhoi ini unik, ada yang berbentuk bunga dan bintang, tapi lazimnya berbentuk ikan. Yang lebih asyik lagi, meski kue ini rumit membuatnya, harganya murah. Tinggal cari di toko kue tradisional Aceh dan cobain deh.

 

 

 

3-Meuseukat

meuseukat khas acehIni kue langka dan jarang ditemukan di toko2 kue tapi bisa di pesan ke pembuatnya. Kue ini hanya muncul di acara tertentu yang spesial. Kue Meuseukat ini jadi simbol masyarakat Aceh yang menghargai dan memuliakan tamu. Mereka menghidangkan yang terbaik untuk tamu termasuk Meuseukat ini.

 

Kue ini warna putih sebagai perlambang kesucian hati orang Aceh menyambut tamu, tambahan aksen kuning di dapat dari sari buah nanas yang jadi rasa utama kue ini. Meuseukat ini semacam dodol nanas dengan citarasa legit dan khas banget. Nggak bisa nemuin kue satu ini di luar Aceh. Selain rasanya yang manis bentuknya juga cantik ya, dengan hiasan bunga-bunga gitu.

 

4-Kue Adee
kue adee khas acehKue Adee berasal dari kabupaten Pidie Jaya. Jika perjalanan darat dari Medan ke Banda Aceh di sepanjang kota Merdu, di Pidie kita temukan banyak toko yang jual kue Adee ini. Di kota Banda Aceh juga banyak kok yang jualan kue Adee ini. Salah satunya ada di penjual kue tradisional Aceh yang berjejer di depan Museum Tjut Nyak Dien.

 

Sehabis ke Museum Tjut Nyak Dien cobalah mampir ke toko2 itu dan minta lah kue Adee ini terutama yang baru keluar dari oven. Lagi2 kue ini manis dan enak dinikmati hangat. Kue yang mirip bikang ini berasa legit dan lembut, aromanya khas.

 

5-Kue Kembang Goyang atau Kembang Loyang
kue kembang goyang manisDi Sumatra, juga Aceh kue ini kondang. Kue ini kering, bisa ditemukan di rumah orang Aceh saat lebaran. Bentuknya seperti bunga atau tepatnya tusuk konde yang juga bernama, kembang goyang. Tusuk konde emak2 jaman dahulu berbentuk kembang yang ber-goyang2 di kepala. Cara pembuatannya di bentuk dalam Loyang/cetakan berbentuk bunga dan di goreng. Bercitarasa manis, kue ini renyah dan gurih.

 

 

 

6-Kue Karah (Keukarah)

keukarah acehBentuknya unik. Menurut cerita Keukarah bentuknya tergantung asalnya dari Aceh mana. Yang sering aku lihat setengah lingkaran. Keukarah bertekstur renyah-garing akibat proses penggorengan. Bentuknya mirip jalinan mi yang rapat dan kecil2 padahal kue ini dari adonan tepung beras dan gula.  (Muna Sungkar; Bahan dari : http://www.momtraveler.com/berkenalan-dengan-kue-tradisional-aceh.html)-FatchurR *

One Response to Mengenal Kue tradisional Tanah Rencong

  • Harry Reksosamudra says:

    Nampaknya kueh asal Aceh, tdk jauh berbeda yg berasal dr Jawa yg skrg ini sdh dijual selalu tersedia, lain dg tempo doeloe, hanya dihari Raya Iedh sj baru bisa menikmatinya. Mmg kue tradisional yg dimkn sejak usia muda, akan selalu dikenang tak lekang dimkn waktu, aplgi diiringi nuansa seremonial yg di seantero kampung semua merayakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita