logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Lagi tentang BJBR dan Tiga Serangkai pencetusnya(2/2)

bjbr probolinggo(kompasiana.com)-Pemkot Probolinggo memasukkan program wisata ini ke Rencana Pembangunan RPMJD (2006-2009) . Pada,(17/3/13) investor-PT Beejay Sarana Hiburan bertemu Pemkot dan sepakat kerja sama mengembangkan dan mengkonsep kawasan hutan mangrove jadi ekowisata di Kota ini.

 

Kesepakatan dan penandatanganan MoU oleh Direktur CV Beejay Sarana Hiburan Benjamin M. dengan Walikota HM. Buchori di Taman Wisata Studi Lingkungan.

 

Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Prasetya, volume V, No. 50, Februari 2013, hlm. 32-34

 

Dari dua artikel di atas dan melihat serta merasakan perubahan sebelum dan sesudah berdirinya BJBR, ada  catatan2 yang dapat dikaitkan dengan Gerakan Budaya Bersih dan Senyum dari pemerintah melalui Kemenko Maritim, diantaranya:

 

Mangitung-Justinus Tan-Juda MangitungGerakan Budaya Bersih dan Senyum menumbuhkan kawasan laut dan pantai jadi destinasi, perlu melibatkan, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat. BJBR dirintis 3 serangkai. Investornya PT. BeeJay Sarana Hiburan, yaitu Benyamin Mangitung, Tan Justinus, dan Juda Mangitung, mengubahnya jadi emas.

 

*Tiga Serangkai ini : Swasta. Pemkot, penyedia lahan dan rumusan regulasi sebagai kawasan wisata. Alhasil, pantai Mayangan yang kumuh, tempat pembuangan sampah dari Kali Banger, berbau tak sedap, dikelola jadi destinasi wisata  BJBR, salah satu dari 5 ekowisata mangrove terpadu terbaik di Indonesia.

 

Masyarakat, dilibatkan langsung oleh pihak BJBR ikut membersihkan dan membudayakan hidup bersih, serta menunjang kebutuhan lain seperti ketersediaan ikan segar untuk kuliner seafood dari nelayan.

 

*Gerakan Budaya Bersih dan Senyum, butuh tekad pantang menyerah. Tantangannya  sampah2 diantara mangrove. Masyarakat buang sampah sembarangan, tak sadar lingkungan. Sampah, bau banger, selaras nama Kali Banger. Rasa mual ingin muntah jadi pemandangan tiap orang yang dekat muara Kali Banger.

 

Dengan perjuangan pantang menyerah, sampah2 di hutan ini diubah  jadi emas. Ini jadi teladan pihak lain untuk meniru kesuksesan 3 serangkai. Mengubah mangrove “banger” jadi emas.

 

*Keberhasilan Gerakan Budaya Bersih dan Senyum, ditunjukkan pada kesungguhan perintis dan pengelola BJBR.  Sepanjang track masyarakat dilibatkan berjualan makanan ringan. Pembeli harus makan ditempat, agar tidak membuang bungkus makanan sembarangan. Ada papan2 pengumuman untuk tidak membawa makanan dan minuman memasuki kawasan BJBR.

 

Mengingat pentingnya menjaga kebersihan itu rendah. Dengan aturan2 yang ditetapkan BJBR, masyarakat diharapkan sadar budaya bersih. Karyawan2 melayani dengan ramah dan murah senyum. Sehingga memberi kenyamanan dan pengunjung betah selama berwisata di BJBR.

 

Kesuksesan program dan mengubah pola budaya ini sulit. Perintis dan pengelola BJBR, mampu menyulap jadi emas. Keberhasilan “Tiga Serangkai” mudah mewujudkan ekowisata mumpuni, sebab mereka pengusaha bermodal. Pandangan ini jelas keliru besar.

 

Tantangan budaya, ekosistem kumuh luar biasa sebelum terwujud BJBR, membuktikan “Tiga Serangkai” tak main2 menyulap hutan kumuh. Tiga Serangkai ini datang, melihat peluang, dan terjun mewujudkan impian. Dreamland mereka didukung Pemkot dan masyarakat. Tiap hari bisa ribuan wisatawan dan Wisman berkunjung ke BJBR.

 

BJBR beberapa kali dikunjungi kapal pesiar internasional seperti Princess Cruises. Terakhir dari akun FB BeeJay Bakau Resort (5/10/16 pukul 14:27), terpampang unggahan foto2 memperlihatkan aktifitas pengelola BJBR menyambut kedatangan kapal pesiar.

 

Pemkot, “Tiga Serangkai” perintis BJBR, dan masyarakat, membuktikan, budaya bersih dan senyum mendatangkan untung. Giliran daerah lain, perlu membuka diri dan memberi kesempatan agar kekayaan maritim disulap jadi emas. Tekad harus kuat, pantang menyerah dan memperhatikan kearifan lokal, serta visioner.

 

(Sumber Informasi: https://jawatimuran1.wordpress.com/2013/06/16/wisata-mangrove-kota-probolinggo/ dan Sindonews.com edisi 02-04-2016/ BJBR Ekowisata nan Menakjubkan/
www.beejaybakauresort.com; FB : Arief R. Saleh; Twitter: @ArifSaleh

 

Dan Bahan dari : https://www.kompasiana.com/arrohsa/57f7ea742bb0bddd1f5d13d4/tiga-serangkai-perintis-bjbr-merubah-hutan-mangrove-banger-menjadi-emas)-FatchurR * Stop disini……

One Response to Lagi tentang BJBR dan Tiga Serangkai pencetusnya(2/2)

  • Harry Reksosamudrasamkekj says:

    Terima kasih bg tiga serangkai yg sdh memperindah pantai Mayangan yg dulunya kumuh, sbg mantan habitat sy, tetap melekat kenangan saat remaja yg sering bermain bola dipesisir pantainya diselingi renang.
    Tapi sayangnya ketika napak tilas kepantai & pelabuhan, kondisinya sdh tdk indah spt dulu, lajur jalanan yg menjorok kelaut sdh rusak berantakan dindingnya.
    Seingat saya dulunya tempat menambat & berlabuh perahu dr P Madura & Gili Ketapang, buat kulakan barang keperluan se hari2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita