logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

HE Berbulan madu lagi ke Tanah Lot?

harry effendi dan istri di bali-2tanah lot bali(situsbudaya.id/sejarah-pura)-Tanggal 5/6/18 pagi senior kita HE-P61 yang rutin ngajak poelkoempoel di Megamendung dan Probolinggo tiap tahunnya, mengabarkan berkunjung ke Tanah Lot. Mungkin saja diaa sedang refreshing tapi bisa saja dia berbulan Madu lagi (?). Tapi yuk kita ikuti sejarah Tanah Lot

 

 

Pura Tanah Lot Bali atau disebut Pura luhur Tanah Lot itu tempat suci agama Hindu yang keindahannya  natural dengan Tanah Lot sunset Bali yang memukau. Tanah Lot salah satu tempat terbaik di Bali untuk melihat sunset dan keindahan sunset. Tanah Lot Bali itu salah satu yang terindah di Bali.

 

Lokasi Tanah Lot Bali

Pura Tanah Lot berlokasi di Desa Beraban, Kec-Kediri, Kab-Tabanan Bali, di pesisir selatan Pulau Bali ±25 km dari Denpasar. Pura Tanah Lot terletak di atas batu karang laut besar menghadap ke samudra Hindia. Tempat ibadah ini Pura Hindu untuk memuja Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Dewa Laut atau Dewa Baruna untuk keselamatan dan kesejahteraan dunia serta keseimbangan antara laut dan bumi.

 

Sejarah Pura Tanah Lot Bali

Sejarah Pura Tanah Lot Bali di dalam Dwijendra Tatwa di jelaskan suatu ketika Dang Hyang Nirartha kembali ke Pura Rambut Siwi dalam perjalanannya ke pulau Bali, dimana Beliau pertama kali tiba di Bali dari Blambangan pada tahun Saka 1411 atau 1489 Masehi.

 

Setelah melakukan perjalanan yang panjang Dang Hyang Nirartha tiba dan berhenti di pantai yang terdapat batu karang dan juga terdapat mata air, batu karang itu disebut Gili Beo,  Gili artinya pulau kecil dan Beo artinya burung, jadi Gili Beo berarti pulau kecil yang menyerupai burung.

 

Pada malam sebelum Beliau istirahat, Beliau menyempatkan mengajar agama dan moral ke masyarakat yang datang kepada Beliau, tetapi kehadiran Dang Hyang Nirartha ini tak disukai Bendesa Beraban Sakti (Pimpinan Desa di Kawasan Beraban), karena ajaran2nya tak sesuai dan tak searah dengan ajaran2 dari Dang Hyang Nirartha dan dia undang pengikut2nya mengusir Dang Hyang Nirartha dari kawasan itu.

 

DangHyang Nirartha berusaha melindungi diri dengan supranaturalnya. Beliau memindahkan Gili Beo agak ketengah laut dan Beliau menciptakan ular dari selendang yang Beliau pakai untuk menjaga Gili Beo agar selalu aman dari serangan2 jahat. Setelah kejadian itu Gili Beo berubah nama jadi Tanah Lot (Tanah di laut)

 

Renovasi

Pura Tanah Lot Bali Selama ini terganggu abrasi dan pengikisan akibat ombak-angin. Karena itu, pemerintah Bali melalui Proyek Pengamanan Daerah Pantai Bali memasang tetrapod sebagai pemecah gelombang dan memperkuat tebing di sekeliling pura berupa karang buatan. Daerah di sekitar Tanah Lot juga ditata mengingat peran Tanah lot sebagai salah satu tujuan wisata di bali.

 

Renovasi pertama dilakukan sejak (1987) sebagai proyek perlindungan tahap I. Pada tahap ini, pemecah gelombang (tetrapod) seberat dua ton diletakkan di depan Pura Tanah Lot. Selain itu, bantaran beton serta dinding buatan juga dibangun sebagai pelindung hantaman gelombang.

 

Namun, peletakan tetrapod mengganggu keindahan dan keasrian alam di sekitarnya sehingga diadakan studi kelayakan dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat setempat pada (1989). Desain bangunan pemecah gelombang di bawah permukaan air dan pembuatan karang buatan dibuat (1992) dan diperbaharui lagi pada tahun 1998.

 

Perlindungan pura mulai dilaksanakan sekitar bulan Juni 2000 dan selesai pada Februari 2003 melalui dana bantuan pinjaman Japan Bank for International Cooperation (JBIC). (Harry Effendy-P61; Bahan dari : https://situsbudaya.id/sejarah-pura-tanah-lot-bali/)-FatchurR

3 Responses to HE Berbulan madu lagi ke Tanah Lot?

  • Dan rJenny Rijanto says:

    Sebelum direnov tanah lot sangat indah asli dan kl melihat sun set sangat terkesan tapi sekarang banyak cafe toko2 cinderamata jd spt pasar tdk ada kesan2 keasliannya kl dulu begitu tenang dan bs memandang laut lepas yang luas biru dng ombak2 nya yang ganas

  • Fatkhurr says:

    Tapi bagi pak HE Tanah Lot masih syahdu

  • Harry Reksosamudrasam says:

    Syahdu krn bawa gandengan tersayang, sp digoceki kuatir disumpit yuyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita