logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Asal Usul Tradisi Peh Cun(1/3)

Asal Usul Tradisi Peh Cun(kebajikandalamkehidupan.blogspot.com)-Tanggal 5 bulan 5 kalender lunar (penanggalan Imlek) itu hari Duan Wu. Di Indonesia lebih dikenal sebagai hari Peh Cun yang terkenal dengan Bacang-nya. Tionghoa, Peh Cun termasuk 1 dari 3 hari besar orang Tionghoa selain Imlek dan Tiong Jiu (kue bulan).

Ada 4 hal yang dilakukan masyarakat Cina bila merayakan Peh Cun : Membuat dan makan Bacang, mendirikan telur, dan mengadakan lomba perahu naga (Dragon Boat Festival) juga Mandi tengah hari.

Festival Peh Cun Jie yang diamati pada hari 5 bulan 5 kalender lunar Cina. Festival ini dikenal di Barat sebagai Festival Perahu Naga, dan ada yang lebih rendah, Festival Dumpling, karena balap perahu berbentuk seperti naga dan konsumsi kue beras itu 2 elemen utama yang mencirikan festival ini.

Sebutan2 lain Festival ini :

a)-Double Ke-5 Festival (Chongwu Jie) karena tanggal (5/5).

b)- Festival Extreme Yang (Duanyang Jie) ; mewujudkan keluar Yang energi terkuat sepanjang tahun.

c)-Festival Bulan Kelima (Wuyue Jie), Festival Hari Kelima (Wuri Jie), dan

d)-Festival Summer (Xia Jie).

 

Asal-usul festival ini, yang paling populer pada tokoh  Qu Yuan (340 SM – 278 SM); sarjana patriotik dan menteri yang setia di negara Chu selama Negara Berperang. Duan singkatan Kai Duan arti awal Chu,  zaman dulu disebut tanggal 1 sebagai Chu Yi, maka tanggal 5 sinonimnya : Duan Wu. Orang kuno biasa menyebut 5 / Wu sebagai siang hari Wu Ri maka dari itu bulan 5 tanggal 5 juga dinamakan Duan Wu.

Qu Yuan disukai kebijakan kerjasama diplomatik dengan kerajaan lain sebagai cara melawan agresi negara Qin yang mengancam akan menaklukkan mereka semua (Qin akhirnya menyatukan seluruh Cina dan kemudian mendirikan Qin dinasti).

Dia berhasil mendapat raja untuk mengadopsi kebijakan, dan ia difitnah dan dibuang ke pengasingan setelah menteri korup lain meyakinkan raja pada tuduhan2 palsu mereka tentang dia. Pada tahun 278 SM, ketika Qu Yuan mendengar bahwa pasukan Qin menyerbu Ying, ibukota Chu, ia tulis puisi Ratapan untuk Ying di derita sebelum menenggelamkan diri di Sungai Miluo (di provinsi Hunan sekarang).

 

Ritual bunuh diriNya untuk memprotes korupsi penyebab jatuhnya negaranya. Penduduk desa meacu perahu mereka di sungai mencari tubuhnya, atau mereka dayung perahu sambil memukul drum untuk me-nakut2i ikan dan/atau roh2 jahat sehingga mereka tidak mengganggu tubuhnya.

 

Mereka juga melemparkan bungkus beras ke sungai untuk makanan ikan sehingga mereka tidak mau makan tubuhnya, atau sebagai persembahan untuk roh Qu Yuan.

Legenda lain Qu Yuan muncul di mimpi teman2nya dan mengatakan ia telah membunuh dirinya dan mereka harus membuang nasi yang dibungkus dalam sutra ke sungai untuk menenangkan sungai naga. Legenda ini memunculkan tradisi balap perahu naga (longzhou) dan makan kue beras (zongzi ) pada peringatan kematian Qu Yuan yang diamati setiap tahun pada hari 5 bulan lunar ke-5.

Legenda Qu Yuan terpopuler disebut asal dari Duan Wu Festival, tetapi ada juga cerita alternatif lain juga melibatkan tokoh2 sejarah. Satu cerita alternatif melibatkan Wu Zixu (526 SM SM; Untuk 484) dari periode Musim Semi; Musim Gugur yang sarjana, setia, dan umum militer negara Wu. Sarannya untuk mencegah invasi negara tetangga telah diabaikan oleh raja dan ia dipaksa bunuh diri dengan pedang.

Dia mengatakan pada raja untuk menghilangkan bola setelah bunuh diri dan menggantung mereka di atas gerbang kota sehingga ia dapat menyaksikan serangan itu. Tubuhnya dibuang ke sungai, tetapi ia lalu didewakan sebagai dewa sungai yang disebut Dewa Gelombang (Taoshen ).

Cerita lain alternatif melibatkan anak perempuan berbakti Cao E (130 CE untuk 143 M) dari dinasti Han yang tenggelam mencari ayahnya, Cao Xu, seorang dukun yang jatuh ke sungai saat melakukan ritual keagamaan untuk dewa sungai – Wu mantan Zixu.

 

Ada teori lain : Festival Peh Cun awalnya festival agraria merayakan panen gandum musim dingin, atau festival keagamaan untuk berlatih menyembah naga atau mencegah penyakit. Kegiatan tradisional  selama Festival Peh Cun adalah menampilkan gambar dari Zhong Kui (dewa Tao yang menangkap hantu dan roh jahat), minum anggur realgar (Jiu xionghuang).

 

Juga  mengambil lama berjalan, memakai sachet herbal wangi (xiangbao), dan menutup telepon jerangau / bendera manis (changpu) dan mugwort Cina-aicao (karena tanaman aromatik digunakan  menangkal serangga yang berkembang biak sebagai cuaca adi hangat di bulan lunar kelima).

 

Semua praktik ini memiliki tema umum mengusir kekuatan negatif dan menjaga kesehatan yang baik. (Bahan dari :  http://kebajikandalamkehidupan.blogspot.com/2011/06/asal-usul-tradisi-peh-cun-bacang.html)-FatchurR * Bersambung……..

One Response to Asal Usul Tradisi Peh Cun(1/3)

  • Harry Reksosamudrasamkek says:

    Legenda perayaan Peh Cun, yg diutamakan adalah kesetiaan orang, kisah heroik membela kerajaan dan hal2 mistis berkenaan dg roh halus. Sikap SETIA ini teramat penting artinya karakter konsskwen dan konsisten sbg hal utama menggapai sukses.
    Sedang kisah heroik memacu org berbuat sesuatu yg bernilai kultur bangsa dlm perjoangan shg memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan dlm kerajaan. Sedang hal2 mistis sbg pengingat jd lah manusia baik, jng mendengar pikiran2 jahat yg datangnya dari setan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita