logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical
Komentar baru

Buah pala untuk Kolesterol-Diabet

Minggu itu saya ke Nganjuk, Jatim bertemu masyarakat di hutan jati milik Perum Perhutani. Saya belajar apa yang bisa dilakukan untuk pengentasan kemiskinan di sekitar hutan. Sebelumnya saya keliling hutan di Randublatung, Blora, dan Purwodadi, Jateng, untuk mendalami persoalan masyarakat sekitar hutan.

Akan ada kejutan dari Unpad Bandung, khususnya dari fakultas farmasi. Di kampus itu baru ditemukan dua macam obat yang sangat penting bagi dunia: obat kolesterol dan diabetes. Tim Unpad yang menemukan obat kolesterol dan diabetes pertama berbasis non-chemical itu dipimpin ahli yang mumpuni, peneliti yang tangguh, doktor cumlaude, wanita sangat cantik bernama: Keri Lestari Dandan.

Tim Unpad sepakat bersama BUMN mewujudkan penemuan itu untuk Indonesia dan dunia. Berita penemuan penting ini menyebar luas ke kalangan farmasi dunia. Sejak itu Doktor Keri diincar banyak negara. Yang paling serius Korea Selatan. Maklum, obat yang ditemukan Dr Keri paling banyak diperlukan masyarakat, dan yang pertama yang tidak menggunakan bahan kimia.

Mereka berebut mendapatkan hak paten dari Dr Keri. Memang sudah banyak beredar obat untuk dua jenis penyakit itu, namun semuanya berbasis kimia. Padahal, dunia kian menghindari yang serbakimia. Mulai obat kimia, makanan yang mengandung kimia, sampai kosmetik yang berkimia.

Temuan Dr Keri ini berbasis alami. Bahan bakunya buah pala. Hebatnya, Dr Keri tidak hanya bisa mengubah pala menjadi obat-obatan herbal, tapi langsung memprosesnya sebagai obat fitofarmaka: obat tradisional dari bahan alam yang dapat disetarakan dengan obat modern karena proses pembuatannya yang telah terstandar, ditunjang dengan bukti ilmiah sampai dengan uji klinik pada manusia. Pemberiannya kepada pasien harus melalui resep dokter.

Biasanya bahan-bahan alami diolah sebatas untuk jamu atau herbal dan paling tinggi herbal terstandar. Tapi, Dr Keri menemukannya untuk obat fitofarmaka.

Uji klinis sudah dilakukan dan disepakatilah 17/08/2012 sudah harus diproduksi. BUMN sudah menugasi PT Kimia Farma (Persero) Tbk untuk memproduksi dan memasarkannya. Dirut Kimia Farma yang baru, Rusdi Rosman, yang juga lulusan Fakultas Farmasi Unpad, sudah menyanggupinya.

Saya sangat bangga pada kerja sama BUMN dengan Unpad ini. Begitu gigihnya pihak luar negeri ingin mendapatkan penemuan ini. Tapi, Unpad dan Dr Keri tetap mempertahankannya untuk Merah Putih. Kimia Farma kini lebih kuat. Harus mampu mewujudkannya. Labanya 2012 meningkat jadi lebih dari Rp 200 miliar. “Kalau temuan ini dilepas, banyak yang memperebutkannya,” komentar Rusdi Rosman.

Obat antikolesterol adalah obat kedua yang paling banyak dibutuhkan masyarakat. Mencapai 15%. Sedang obat diabetes berada di urutan ketiga yang mencapai 12%. Urutan pertama adalah obat kanker, 18%. Mengingat pasar obat-obatan di Indonesia sangat besar (Rp 50 triliun tahun ini), kita tak rela kalau pasar ini tersedot ke luar negeri.

 

Pabrik-pabrik obat di dalam negeri, termasuk pabrik obat tradisional, harus berjuang mati-matian untuk merebutnya. Temuan Dr Keri adalah salah satu senjata penting untuk pertempuran itu. Kerja sama BUMN-Unpad bermula pada pertengahan tahun lalu. Waktu itu saya diminta memberikan keynote speech di acara besar di Fakultas Farmasi. Hari itu saya tidak mau memberikan pidato. Dari atas podium saya langsung saja menantang para farmasis yang hadir di aula besar itu: apa yang diinginkan dari saya.

Ternyata banyak yang angkat tangan. Dalam hati saya berpikir: lebih penting para farmasis itu bicara daripada saya yang pidato. Belum tentu saya bisa pidato bagus mengenai obat-obatan. Saya tidak tahu banyak bidang itu. Dan lagi, di zaman Twitter ini, siapa yang masih mau mendengarkan pidato?

Ternyata betul. Semua yang angkat tangan itu mengemukakan masalah yang penting di dunia pengobatan. Terutama menghadapi akan berlakunya BPJS: dokter galau, farmasis galau, rumah sakit galau, dan pedagang obat juga galau. Termasuk para peneliti di universitas pun galau. Temuan-temuan mereka kurang mendapat perhatian.

Saat itu juga, I Gede Subawa, Dirut PT Askes (Persero) yang juga hadir, saya minta maju. Saya minta untuk dibentuk tim kecil antara BUMN bidang kesehatan dan ahli-ahli farmasi dari Unpad. Saya beri batas waktu dua minggu untuk merumuskan: apa yang bisa dilakukan bersama.

Kurang dari dua minggu Dr Keri dan tim dari Unpad ternyata sudah datang ke ruang kerja saya membawa konsep lengkap tentang apa yang harus dikerjakan. Saya juga menghadirkan para Dirut BUMN bidang kesehatan.

Mendengar paparan Dr Keri yang begitu hebat, saya langsung berunding dengan tim BUMN kesehatan tersebut. Saat itu juga kami putuskan penemuan Dr Keri tidak boleh lari ke luar negeri. BUMN kesehatan mampu mewujudkan jerih payah tim Unpad ini menjadi kenyataan bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi, uji klinik fase pertama sudah berhasil dilakukan. Uji klinik terakhir sudah hampir selesai, yang nadanya juga sangat positif.

Kami bertekad tidak perlu lagi impor obat kolesterol dan diabetes yang begitu besar. Bahkan, kita harus ekspor. Maka kami putuskan, Agustus tahun ini jadi tonggaknya  (Agus Suryono; Sumber dari Dahlan Iskan; Menteri BUMN)-FR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita